Wednesday, June 9, 2010

Sinopsis Si Mamat Anak Pasar Jangkrik Episode 80 - 127 pukul 18.00 WIB di TPI


Sinopsis Si Mamat Anak Pasar Jangkrik

SILA KLIK DI SINI UNTUK MENGIKUTI EPISODE 112 HINGGA 127 SI MAMAT ANAK PASAR JANGKRIK

Pemain :

Ramzi (Bang Sidik)
Adam Jordan (Sanip)
Derry 4 Sekawan (Kusni)
Sarah Shafitri (Ustadzah Anisa)
Desi Florita (Neneng)
Ony SOS (Amsir)
Fairuz A Rafiq (Sarti)
Dona Amelia (Rita)
Ilham Aji Santoso (Si Mamat)
Baron Yusuf Siregar (Samsu)
Sheina Abdat (Ella)
Meny Agus Nori (Ida)
Fathur Rahman Hadi (Eko)

Si Mamat Anak Pasar Jangkrik Episode 94
Tayang : Sabtu, 20 Februari 2010, pukul 18.00 WIB

Samsu Cs baru pulang sekolah dan melihat ada bola sepak jatuh dari sebuah mobil mewah. Samsu heran karena di bola sepak itu ada sebuah tanda tangan. Samsu Cs langsung memainkan bola sepak itu, saat melihat Mamat, Samsu Cs melempar bola sepak itu ke arah Mamat. Mamat menghindar dan bola sepak itu mengenai kepala penjual bola sepak keliling yang membawa bola sepak sampai dua karung. Semua bola sepak di karung terjatuh dan bercampur dengan bola sepak bertanda tangan. Pedagang mengomeli Samsu Cs, Samsu Cs kabur. Mamat membantu pedagang membereskan semua bola sepak ke dalam karung, termasuk bola sepak bertanda tangan yang kondisinya masih mulus dan bagus. Pedagang bola itu bernama Johan (10th), karena terjatuh dari sepeda, ia jadi terluka. Mamat membawanya ke rumah Sidik.
Di rumah Sidik, ada seorang penagih hutang yang meminta Sidik membayar hutang almarhum Ibunya. Penagih hutang itu meminta vespa antik Sidik untuk membayar hutang namun Sidik tidak mau. Sidik pun belum mendapatkan gaji, ia berjanji akan segera membayar hutang secepatnya. Mamat membetulkan sepeda Johan yang rusak setelah itu mengobati luka Johan. Johan pun istirahat sebentar di rumah Mamat.

Samsu pulang ke rumah Pak Kusni, di rumah Pak Kusni, teman Pak Kusni sedang bingung sekali karena bola legendaris yang ia beli di Brasil hilang saat di jalan! Di bola legendaris itu ada tanda tangan David Beckham dan Ronaldo, pemain bola yang legendaris dan harganya mencapai lima ratus juta rupiah. Bola itu pernah dimainkan dalam piala dunia. Samsu Cs kaget mendengar hal itu. Samsu pun berbisik pada Sanip, Sanip menyuruh Samsu untuk mencari bola legendaris itu. Karena temannya Pak Kusni akan memberikan hadiah lima juta rupiah buat siapa aja yang menemukan bola legendaris itu.

Samsu Cs langsung mencari Mamat. Samsu Cs menuduh Mamat sudah mengambil bola itu karena Samsu melemparkan bola itu ke arah Mamat. Mamat tidak tahu menahu mengenai bola legendaris itu. Samsu Cs pun mencari-cari pedagang bola dan mengacak-acak dagangannya.

Di rumah Sidik, penagih hutang bolak-balik datang dan akhirnya menunggu di teras rumah Sidik. Aisyah datang dan memberikan makanan kepada Sidik, sayangnya Sidik harus segera kembali ke kantor sehingga membuat Aisyah kecewa. Di jalan, Sanip sedang melakukan pendekatan terhadap Lulu namun Lulu tidak menggubris. Metha yang naksir berat dengan Sanip langsung berantem dengan Lulu. Saat melihat Sidik lewat, Lulu langsung menghadang dan menggandeng tangan Sidik. Sanip marah kepada Sidik.

Temannya Kusni menelusuri sepanjang jalan masuk ke komplek dan di sana ia tidak menemukan bola legendaris itu. Amsir yang sedang membersihkan jalan dijadikan tersangka oleh Pak Kusni. Pak Kusni pun mengobrak-abrik kontrakan Amsir. Teman Pak Kusni kembali berkeliling dengan mobilnya, tepat di depan rumah Sidik, mobilnya mogok. Johan yang ingin berjualan lagi langsung menawarkan bola kepada Temannya Pak Kusni namun Temannya Pak Kusni menolak dengan sombong bahwa ia tak suka bermain bola murahan.

Tiba-tiba Metha melintas, Pak Kusni yang sedang mendorong mobil malah menggoda Metha. Saat itulah, datang seorang Anak kampung yang membeli bola sepak pada Johan dan tanpa disadari Pak Kusni dan temannya, bola sepak yang dibeli oleh anak kampung itu adalah bola legendaris.

Motor Vespa Sidik mogok lagi saat Sidik hendak pulang dari kantor. Selly mengantarkan Sidik pulang dari kantor dengan alasan Selly kangen dengan pisang goreng yang dijual di dekat rumah Sidik. Sidik pun pulang bersama Selly, hal itu membuat hati Aisyah yang ingin memberikan makan malam jadi sedih dan bergegas pulang. Saat mengajar di sekolah pun, Aisyah nampak murung membuat anak-anak menjadi jemu.

Menjelang petang, anak-anak kampung bermain bola termasuk Mamat. Ela memberikan dukungan pada Mamat. Tanpa disengaja oleh Mamat bola yang ia tendang masuk ke dalam got, Mamat berusaha mengambilnya namun susah. Air got itu mengalir, meski sudah menggunakan kekuatan tangannya, tetap saja bola itu terbawa arus. Bola itu pun pergi hingga ke kali.

Samsu Cs dan Sanip akhirnya berusaha memalsukan tanda tangan di bola-bola sepak. Namun tak ada satu pun tanda tangan dari bola sepak mereka yang persis dengan tanda tangan Beckham dan Ronaldo. Temannya Kusni pun memilih bergadang di kampung. Aisyah sedih memikirkan Sidik, ia pun berdiam diri di tepi kali, saat ingin berbalik badan, Aisyah tergelincir dan jatuh. Aisyah berteriak minta tolong. Kebetulan Sidik dan Mamat baru pulang dari sholat isya. Mamat menolong Aisyah, Sidik menemukan bola legendaris yang bagus. Dari kejauhan, Temannya Pak Kusni melihat hal itu. Untuk memastikannya ia berniat menyelinap ke rumah Mamat di malam hari.

Sidik mengetahui bahwa bola itu adalah bola mahal. Sidik pun membersihkan dan menyimpannya. Diam-diam temannya Pak Kusni memeriksa bola sepak yang dipakai Mamat. Mamat mengira itu adalah pencuri. Mamat menggunakan kekuatan tangannya untuk meringkus temannya Pak Kusni. Pak Kusni pun datang dan memberikan penjelasan. Temannya Pak Kusni menangis sedih karena bola legendarisnya hilang, saat itu Sidik baru selesai mengelap bola legendaris. Temannya Pak Kusni melihat hal itu dan langsung memeluk bola itu. Temannya Pak Kusni pun memberikan Sidik hadiah sebesar lima juta rupiah. Samsu Cs kesal pada Mamat. Saat itulah Metha datang dan langsung menagih uang kreditannya sampai satu juta rupiah.

Si Mamat Anak Pasar Jangkrik Episode 97
Tayang : Jumat, 5 Maret 2010, pukul 18.00 WIB

Keponakan Aisyah, Jesica yang perfeksionis datang untuk berlibur. Jesica sangat cerewet dan senang sekali berkaca. Ke mana-mana pasti bawa cermin antik warisan nenek moyangnya cuma untuk membetulkan poninya. Jesica suka Mamat karena Mamat menolongnya saat dia hampir tertabrak motor. Mamat juga yang memperbaiki cerminnya saat cerminnya jatuh. Achi dan Jesica bermusuhan karena Jesica meledek Achi kampungan dan tidak bisa bergaya. Achi kesal dan langsung pergi ke salon untuk berdandan habis-habisan supaya sama kerennya seperti Jesica. Tapi Samsu cs malah sengaja ngerjain Achi sehingga dandanannya tampil berantakan. Tapi Achi tak tahu kalau dia dikerjain.
Achi menunjukan dandanan terbarunya kepada Mamat. Tapi Mamat dan Ela malah mentertawakan dandanannya yang seperti ondel-ondel. Samsu cs bersorak senang. Jesica mengeluarkan cerminnya. Achi melihat wajahnya seperti ondel-ondel. Achi menjerit kaget dan menangis. Mamat mengambil cermin Jesica lalu menyentuhnya sehingga kaca itu berubah cembung dan setiap yang melihat kaca itu akan terlihat cantik dan tampan sehingga mereka jadi percaya diri. Achi berteriak senang. Samsu cs bengong. Mereka mengambil kaca Jesica dan bercermin. Seketika mereka terlihat tampan. Samsu cs jadi banyak tingkah dan bersikap kepedean. Warga yang melihatnya hanya mencibir.

Sidik sedang melamunkan Selly dan ustadzah. Sidik sedih karena percintaannya yang selalu gagal. Mamat kasihan lalu memberikan kaca Jesica. Sidik pun bercermin dan jadi percaya diri. Ketika Selly datang ke rumahnya dan membawakannya buah-buahan, Sidik senyum-senyum terus. Diam-diam Mamat mengerjai Selly sehingga hak sepatunya bergoyang. Selly hampir terjatuh untung Sidik sigap menyelamatkannya. Selly dan Sidik sama-sama tersenyum tersipu-sipu.

Samsu cs mengejar Mamat dan meminta kembali cermin itu. Mamat tidak mau memberikannya. Lulu bingung kenapa mereka memperebutkan cermin Jesica. Samsu cs lalu cerita tentang kehebatan cermin itu. Lulu melongo senang kemudian merampas cermin dari Mamat. Terjadi perebutan cermin. Rupanya Sanip, Amsir dan Meta mendengar tentang kehebatan cermin Jesica.

Mereka ingin memakai cermin itu untuk mengambil hati pasangannya masing-masing. Cermin itu berpindah-pindah pemiliknya terus. Jesica kesal karena cerminya jadi incaran banyak orang dan dia tidak bisa lagi berdandan. Jesica mengambil kembali cerminnya. Samsu cs memaksanya dan merampasnya. Alhasil, cermin di tangan Samsu cs pun jadi rebutan. Suasana kampung Jangkrik jadi heboh karena cermin itu. Warga ikut heboh membicarakan kehebatan cermin itu.

Mereka berkelahi memperebutkan cermin itu. Untung Mamat datang menenangi mereka dengan menghancurkan cermin tersebut. Cermin itu tiba-tiba pecah. Warga pun berhenti berkelahi dan menyesali pecahnya cermin. Mamat tersenyum-senyum puas karena tak ada lagi cermin yang membuat heboh kampungnya. Sementara itu, Jesica menjerit karena cerminnya hancur.

Si Mamat Anak Pasar Jangkrik Episode 98
Tayang : Jumat, 6 Maret 2010, pukul 18.00 WIB

Heboh Breakdance.

Warga kampung Jangkrik baik anak-anak maupun orang tua dihebohkan dengan kedatangan seorang artis yang jago dalam breakdance. Mamat, Samsu Cs juga Sanip getol melihat aksi artis itu. Mereka mulai mencoba tetapi lama-lama mereka pun ingin belajar. Kebetulan artis itu membuka pendaftaran anggota breakdance. Mamat dan anak-anak lain pun mendaftar. Mereka lalu belajar tapi gerakan-gerakannya sangat susah. Samsu Cs sampai putus asa, tapi Mamat tidak kenal putus asa apalagi Sidik sampai menghutang untuk pendaftaran. Mamat harus menghargai jerih payah Sidik.

Sanip dan Amsir juga ikut latihan. Ada saja ulah mereka yang bikin geli. Untung artis itu sangat sabar. Lalu mereka pun akan mengadakan kontes breakdance. Mamat, Samsu Cs, Achi, Ela, Sanip dan Amsir rajin latihan. Samsu tidak ingin Mamat menang. Maka, saat latihan, Samsu menekel Mamat sampai kaki Mamat terkilir. Namun, Mamat akhirnya bisa sembuh. Kini mereka sibuk mencari kostum dan persiapan pentas. Ternyata pentas bukan di kampung Jangkrik, tapi di kota Jakarta. Mereka akan diangkut memakai mobil losbak. Seorang lelaki tak dikenal yang mengaku utusan panitia breakdance menjemput Samsu Cs. Samsu tidak ingin Mamat ikut. Sebelum berangkat, Samsu memberikan rujak kecubung semangkok kepada Mamat. Samsu Cs, Ela, Achi dan anak-anak lain berangkat. Setelah memakan rujak itu, Mamat langsung ingusan dan teler seperti orang mabok.

Pak Kusni jadi bingung. Disangkanya Mamat kerasukan jin iseng. Amsir menyusul Sidik ke kantornya. Setelah Sidik pulang, Mamat bangun dan dia langsung sembuh karena pengaruh racun dalam kecubung sudah habis. Ternyata Samsu dan anak-anak lain bukan dibawa ke Jakarta. Mereka disekap dalam gudang. Mereka mau dijual keluar negeri. Hal itu diketahui ketika artis itu datang marah-marah mencari Mamat dkk karena mereka tidak datang ke acara audisi. Pak Kusni kaget karena Samsu Cs sudah berangkat. Kini mereka tahu ada sesuatu yang tidak beres. Akhirnya Sidik, Mamat, Sanip, Amsir, Pak Kusni serta dua pemuda itu mencari Samsu Cs dan dapat bertemu. Pentas breakdance dilanjutkan kembali. Kali ini Samsu Cs yang menang.

Si Mamat Anak Pasar Jangkrik Episode 99
Tayang : Jumat, 12 Maret 2010, pukul 18.00 WIB

Asyiknya Warteg Boyz.
Band Warteg Boyz yang baru-baru ini sedang naik daun merencanakan roadshow ke kampung-kampung. Namun cara roadshow mereka unik dan menarik. Tidak menggunakan panggung ataupun mobil yang mewah. Namun mereka berkeliling dengan membawa gerobak yang berisikan peralatan DJ, menari dan bernyayi keliling kampung berpakaian khas Warteg Band.

Hingga suatu saat mereka berkeliling sambil bernyanyi di kampung Pasar Jangkrik. Tidak sedikit warga Pasar Jangkrik yang tahu band Warteg Boyz. Ketika Warteg Boyz bernyanyi warga sangat menikmati dan anak-anak banyak yang menari. Samsu Cs yang tidak mengetahui Band Warteg Boyz menganggap kampungan dan tidak metal. Eko yang awalnya suka dengan Warteg Boyz dipaksa Samsu untuk tidak suka.

Samsu Cs mencoba mengerjai Band Warteg Boyz ketika tengah makan di warteg. Alat musik mereka dirusak dan hendak dibawa kabur. Samsu Cs dikejar-kejar personel Warteg Boyz. Di tengah jalan, ketika Samsu Cs tengah berlari tertabrak Mamat yang tengah berjalan. Samsu Cs menyerang Mamat namun masih bisa dihadapi hingga Warteg Boyz menghampiri Mamat, Samsu Cs lari kembali. Mamat memberikan pengertian kepada Warteg Boyz, kalau Samsu Cs itu memang anak yang sedikit bandel namun baik. Warteg Boyz menerima penjelasan dari Mamat dan melanjutkan aktivitasnya.

Warteg Boyz keliling lagi di tengah kampung Pasar Jangkrik. Mereka juga kena sial selain kena siram dari Lulu mereka juga diminta uang keamanan oleh Sanip. Belum lagi ulah Samsu Cs yang terus mengerjai Warteg Boyz saat bernyanyi di tengah kampung. Namun demikian Warteg Boyz terus bernyanyi dan menghibur Warga Pasar Jangkrik.

Suatu ketika Warteg Boyz kecapaian dan kelelahan. Warteg Boyz diajak ke rumah Mamat. Sidik tidak keberatan. Sebagai tanda terima kasih, Mamat diajarkan ngerap oleh Agooz dan Ari bahkan diajarkan pula nge-DJ oleh Bongky. Mamat, Achi dan Ela sangat menikmati pelajaran yang mereka tidak dapat di sekolah. Warga dari daerah lain yang mengetahui kalau mereka itu adalah personel Warteg Boyz lantas mengerubungi untuk minta tanda tangan maupun foto bareng.

Di sisi lain, karena Sidik terbiasa hidup susah, ketika Selly mengajak Sidik untuk makan di restoran mewah namun Sidik menolak dan malah mengajak Selly untuk makan di sebuah warteg. Awalnya Selly menolak namun karena Selly memiliki perasaan suka, akhirnya Selly ikuti kemauan Sidik.

Di warteg tersebut, Sidik mertemu Warteg Boyz yang tengah makan. Sidik sangat senang sekali. Namun perasaan Sidik jadi terbagi dua ketika Aisyah juga datang dan makan di warteg. Aisyah dan Selly berusaha untuk membayar makan mereka. Sidik jadi bingung, hingga Sidik yang membayar. Namun ketika Selly dan Aisyah keluar dari warteg. Sidik minta ke Bongky untuk membayari mereka, sebab Sidik lagi bokek. Warteg Boyz tertawa seraya berkata ”OKE LAH KALO BEGITU”.

Sampai satu saat, Bongky salah satu personel Warteg Boyz kecopetan. Kontes Warteg Boyz jadi terhenti. Bongky, Agooz dan Ari mengejar copet dan warga ikut membantu mengejar copet namun copet berlari dengan cepat dan cerdik. Samsu Cs menggunakan kesempatan itu untuk mengambil gerobak yang berisikan alat DJ dan kostum Warteg Boyz. Sementara itu Mamat yang mengetahui anak-anak Warteg Boy kecopetan mencoba membantu hingga copet bisa dilumpuhkan dan digiring warga yang ikut mengejar.

Warga yang sudah mengetahui Warteg Boyz adalah Band yang terkenal, mereka meminta izin kepada Kusni untuk mengadakan acara khusus untuk Warteg Boyz. Kusni setuju karena Kusni juga suka lagu Warteg Boyz. Semua warga berpakaian ala Warteg Boyz, mereka bernyanyi.

Teror Muncul Gara-gara Ngelindur.
Di kampung tengah ada pasar kaget selama dua hari. Banyak lapak-lapak berjualan. Malam hari, para pedagang hanya menutup lapak-lapak mereka dengan terpal, agar saat berjualan pedagang tidak repot. Pagi-pagi warga kampung sudah ribut-ribut di depan rumah Pak Kusni. Pedagang protes karena semalam lapak mereka diobrak-abrik oleh maling. Maling tersebut mengacak-ngacak lapak dan mengambil beberapa barang-barang dagangan mereka. Para pedagang kesal karena mereka merasa diteror. Pak Kusni memerintahkan Sanip untuk menyelidiki pelaku yang suka mengacak-acak lapak warga. Warga pun ingin ikut menyelediki pelaku yang suka mengacak-acak lapak para pedagang. Warga sempat menuduh Metha sebagai pelakunya, karena Metha takut jika barang kreditannya tidak laku akibat adanya pasar kaget.

Samsu Cs ingin menjebak Mamat. Samsu mengirim pesan pada Mamat dengan berkata ia ingin meminta maaf atas segala perbuatannya selama ini pada Mamat, namun Mamat harus menemui Samsu di warung dekat pasar kaget pada malam hari. Saat Mamat datang bersama Achi, Samsu Cs segera berlari menelusup masuk ke lapak yang menjual baju-baju yang telah ditutup, Mamat mengikuti, Samsu Cs lalu berlari keluar secara diam-diam, kemudian berteriak-teriak memanggil-manggil warga yang tengah berjaga, warga berkumpul, Samsu Cs meneriaki bahwa mereka melihat Mamat ada di dalam lapak yang menjual baju, warga membuka paksa terpal, terlihat Mamat ada di dalam lapak. Warga tidak percaya, Sidik sedih dan kecewa ternyata Mamat adalah pelakunya. Sidik memarahi Mamat, Sidik merasa bersalah karena tidak dapat memenuhi keinginan Mamat, namun Sidik tidak pernah mengajarkan Mamat mencuri.

Warga membenci Mamat, namun ada sebagian yang percaya pada Mamat, Samsu Cs senang. Sidik juga tidak percaya pada Mamat, bahkan Ela pun tidak percaya pada Mamat lagi. Mamat menceritakan kejadian sebenarnya pada Aisyah. Aisyah percaya pada Mamat, bersedia membantu Mamat. Aisyah juga mencoba menjelaskan duduk perkaranya kepada Sidik, setelah adu argumen dengan Sidik, akhirnya Sidik mau memaafkan Mamat. Namun dengan syarat Mamat harus bisa membuktikan bahwa Mamat tidak bersalah, Mamat bersedia. Mamat tetap mencoba menjelaskan pada Ela, namun Ela masih enggan mendengarkan ucapan Mamat, Samsu Cs semakin memanas-manasi Ela. Ida kasihan pada Mamat, namun Ida takut pada Samsu Cs. Usai sholat isya Mamat pergi ke pasar, Mamat menunggu kedatangan pelaku pencurian yang sebenarnya. Namun Mamat ketiduran, muncul sebuah bayangan tengah membongkar salah satu lapak yang tertutup terpal, lalu bayangan tersebut terlihat mengambil sebuah benda dari dalam lapak, lalu pergi. Sanip datang, Sanip terkejut melihat Mamat tengah tertidur di pasar, warga semakin jadi menuduh Mamat sebagai pelakunya. Mamat tambah sedih, namun Mamat tetap berjanji akan membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah. Mamat menggunakan kekuatan tangannya untuk dijadikan kamera pengintai, meski Mamat tertidur maka Mamat akan melihat pelakunya dari kamera pengintai. Saat bayangan pencuri muncul kembali dan membongkar salah satu lapak, tiba-tiba muncul Samsu bersama Ida, tangan Samsu membawa pakaian, mata Mamat terbelalak.

Paginya Mamat menemui Samsu, Mamat menegur Samsu. Samsu marah pada Mamat, saat Ela datang Samsu menuduh Mamat cemburu padanya karena Ela dekat dengan Samsu. Ela kesal pada Mamat, Ela tidak suka pada orang yang lempar batu sembunyi tangan. Samsu Cs merasa menang. Mamat bercerita pada Sidik tentang kejadian semalam yang Mamat lihat, Mamat juga menunjukkan hasil pengintaian semalam, Sidik terkejut melihat Samsu adalah pelakunya. Sidik kesal melabrak Sanip, namun warga memisahkan, Pak Kusni dan Lulu datang, Sidik mengadukan kejadian yang sebenarnya, Pak Kusni menyuruh Sanip memanggil Samsu Cs dan Sidik memanggil Mamat. Samsu Cs tidak terima karena di fitnah oleh Mamat. Terjadi perseteruan antar kubu warga yang mempercayai Mamat dan kubu warga yang mempercayai Samsu Cs. Pak Kusni bingung melihat warganya tawuran, Pak Kusni memutuskan untuk menggeledah rumah Sidik dan Sanip, namun Sidik, Mamat, dan Samsu Cs tetap bersama Pak Kusni. Ida kembali kasihan pada Mamat, Ida ingin membantu Mamat, namun Eko mencegah. Pertama kali warga menggeledah rumah Sidik, Mamat dan Sidik saling berpegangan tangan erat sambil berdoa, berharap tidak satu pun barang curian ada di dalam rumahnya. Warga keluar, hasil nihil tidak ditemukan apa pun di rumah Sidik. Sidik dan Mamat lega. Diam-diam Sanip mengendap pergi ke rumahnya, Sanip melihat banyak barang-barang yang hilang dicuri berserakan di kamar Samsu, Sanip segera mengepaknya dan menumpuknya bersama kardus barang bekas di samping rumahnya. Warga memeriksa rumah Sanip, namun hasilnya nihil juga. Mamat curiga hasil curian disembunyikan Samsu.

Warga merasa dibuat bingung. Akhirnya Pak Kusni memerintahkan warganya malam nanti untuk diam-diam mengintai tanpa diketahui Samsu Cs dan Mamat. Malam hari Mamat diam-diam kembali ke rumah samsu, Mamat menggunakan tangannya sebagai alat pendeteksi pencari benda hilang, tiba-tiba muncul cahaya infra red dari kardus, Mamat membongkar kardus, Mamat menemukan barang bukti curian dan melaporkannya ke Pak Kusni. Saat warga mengintai, warga melihat bayangan yang tengah mulai membuka ikatan terpal lapak sambil membawa handycam yang menyala. Warga segera menghambur, memergoki pelaku, warga terkejut melihat Ida tengah tertidur, namun tangannya tetap bergerak membuka tali, warga membangunkan Ida. Meski tertangkap basah, Ida tetap tidak mau mengakui, Samsu, Eko membela Ida, datang Mamat, Pak Kusni dan Lulu, Mamat menunjukkan barang bukti, Ida tetap tidak mau mengakui. Lulu akhirnya menceritakan kejadian sebenarnya kepada warga. Lulu minta maaf pada warga dan pedagang lapak. Mamat mengambil handycam, terlihat Ida tengah membongkar lapak sembari tidur, Samsu kesal, mengacak-acak rambut Ida, Ida terkejut, menangis, Ela dan warga minta maaf pada Mamat.

Si Mamat Anak Pasar Jangkrik Episode 100
Tayang : Jumat, 13 Maret 2010, pukul 18.00 WIB

Teror Muncul Gara-gara Ngelindur.

Di kampung tengah ada pasar kaget selama dua hari. Banyak lapak-lapak berjualan. Malam hari, para pedagang hanya menutup lapak-lapak mereka dengan terpal, agar saat berjualan pedagang tidak repot. Pagi-pagi warga kampung sudah ribut-ribut di depan rumah Pak Kusni. Pedagang protes karena semalam lapak mereka diobrak-abrik oleh maling. Maling tersebut mengacak-ngacak lapak dan mengambil beberapa barang-barang dagangan mereka. Para pedagang kesal karena mereka merasa diteror. Pak Kusni memerintahkan Sanip untuk menyelidiki pelaku yang suka mengacak-acak lapak warga. Warga pun ingin ikut menyelediki pelaku yang suka mengacak-acak lapak para pedagang. Warga sempat menuduh Metha sebagai pelakunya, karena Metha takut jika barang kreditannya tidak laku akibat adanya pasar kaget.

Samsu Cs ingin menjebak Mamat. Samsu mengirim pesan pada Mamat dengan berkata ia ingin meminta maaf atas segala perbuatannya selama ini pada Mamat, namun Mamat harus menemui Samsu di warung dekat pasar kaget pada malam hari. Saat Mamat datang bersama Achi, Samsu Cs segera berlari menelusup masuk ke lapak yang menjual baju-baju yang telah ditutup, Mamat mengikuti, Samsu Cs lalu berlari keluar secara diam-diam, kemudian berteriak-teriak memanggil-manggil warga yang tengah berjaga, warga berkumpul, Samsu Cs meneriaki bahwa mereka melihat Mamat ada di dalam lapak yang menjual baju, warga membuka paksa terpal, terlihat Mamat ada di dalam lapak. Warga tidak percaya, Sidik sedih dan kecewa ternyata Mamat adalah pelakunya. Sidik memarahi Mamat, Sidik merasa bersalah karena tidak dapat memenuhi keinginan Mamat, namun Sidik tidak pernah mengajarkan Mamat mencuri.

Warga membenci Mamat, namun ada sebagian yang percaya pada Mamat, Samsu Cs senang. Sidik juga tidak percaya pada Mamat, bahkan Ela pun tidak percaya pada Mamat lagi. Mamat menceritakan kejadian sebenarnya pada Aisyah. Aisyah percaya pada Mamat, bersedia membantu Mamat. Aisyah juga mencoba menjelaskan duduk perkaranya kepada Sidik, setelah adu argumen dengan Sidik, akhirnya Sidik mau memaafkan Mamat. Namun dengan syarat Mamat harus bisa membuktikan bahwa Mamat tidak bersalah, Mamat bersedia. Mamat tetap mencoba menjelaskan pada Ela, namun Ela masih enggan mendengarkan ucapan Mamat, Samsu Cs semakin memanas-manasi Ela. Ida kasihan pada Mamat, namun Ida takut pada Samsu Cs. Usai sholat isya Mamat pergi ke pasar, Mamat menunggu kedatangan pelaku pencurian yang sebenarnya. Namun Mamat ketiduran, muncul sebuah bayangan tengah membongkar salah satu lapak yang tertutup terpal, lalu bayangan tersebut terlihat mengambil sebuah benda dari dalam lapak, lalu pergi. Sanip datang, Sanip terkejut melihat Mamat tengah tertidur di pasar, warga semakin jadi menuduh Mamat sebagai pelakunya. Mamat tambah sedih, namun Mamat tetap berjanji akan membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah. Mamat menggunakan kekuatan tangannya untuk dijadikan kamera pengintai, meski Mamat tertidur maka Mamat akan melihat pelakunya dari kamera pengintai. Saat bayangan pencuri muncul kembali dan membongkar salah satu lapak, tiba-tiba muncul Samsu bersama Ida, tangan Samsu membawa pakaian, mata Mamat terbelalak.

Paginya Mamat menemui Samsu, Mamat menegur Samsu. Samsu marah pada Mamat, saat Ela datang Samsu menuduh Mamat cemburu padanya karena Ela dekat dengan Samsu. Ela kesal pada Mamat, Ela tidak suka pada orang yang lempar batu sembunyi tangan. Samsu Cs merasa menang. Mamat bercerita pada Sidik tentang kejadian semalam yang Mamat lihat, Mamat juga menunjukkan hasil pengintaian semalam, Sidik terkejut melihat Samsu adalah pelakunya. Sidik kesal melabrak Sanip, namun warga memisahkan, Pak Kusni dan Lulu datang, Sidik mengadukan kejadian yang sebenarnya, Pak Kusni menyuruh Sanip memanggil Samsu Cs dan Sidik memanggil Mamat. Samsu Cs tidak terima karena di fitnah oleh Mamat. Terjadi perseteruan antar kubu warga yang mempercayai Mamat dan kubu warga yang mempercayai Samsu Cs. Pak Kusni bingung melihat warganya tawuran, Pak Kusni memutuskan untuk menggeledah rumah Sidik dan Sanip, namun Sidik, Mamat, dan Samsu Cs tetap bersama Pak Kusni. Ida kembali kasihan pada Mamat, Ida ingin membantu Mamat, namun Eko mencegah. Pertama kali warga menggeledah rumah Sidik, Mamat dan Sidik saling berpegangan tangan erat sambil berdoa, berharap tidak satu pun barang curian ada di dalam rumahnya. Warga keluar, hasil nihil tidak ditemukan apa pun di rumah Sidik. Sidik dan Mamat lega. Diam-diam Sanip mengendap pergi ke rumahnya, Sanip melihat banyak barang-barang yang hilang dicuri berserakan di kamar Samsu, Sanip segera mengepaknya dan menumpuknya bersama kardus barang bekas di samping rumahnya. Warga memeriksa rumah Sanip, namun hasilnya nihil juga. Mamat curiga hasil curian disembunyikan Samsu.

Warga merasa dibuat bingung. Akhirnya Pak Kusni memerintahkan warganya malam nanti untuk diam-diam mengintai tanpa diketahui Samsu Cs dan Mamat. Malam hari Mamat diam-diam kembali ke rumah samsu, Mamat menggunakan tangannya sebagai alat pendeteksi pencari benda hilang, tiba-tiba muncul cahaya infra red dari kardus, Mamat membongkar kardus, Mamat menemukan barang bukti curian dan melaporkannya ke Pak Kusni. Saat warga mengintai, warga melihat bayangan yang tengah mulai membuka ikatan terpal lapak sambil membawa handycam yang menyala. Warga segera menghambur, memergoki pelaku, warga terkejut melihat Ida tengah tertidur, namun tangannya tetap bergerak membuka tali, warga membangunkan Ida. Meski tertangkap basah, Ida tetap tidak mau mengakui, Samsu, Eko membela Ida, datang Mamat, Pak Kusni dan Lulu, Mamat menunjukkan barang bukti, Ida tetap tidak mau mengakui. Lulu akhirnya menceritakan kejadian sebenarnya kepada warga. Lulu minta maaf pada warga dan pedagang lapak. Mamat mengambil handycam, terlihat Ida tengah membongkar lapak sembari tidur, Samsu kesal, mengacak-acak rambut Ida, Ida terkejut, menangis, Ela dan warga minta maaf pada Mamat.

Si Mamat Anak Pasar Jangkrik Episode 101
Tayang : Jumat, 19 Maret 2010, pukul 18.00 WIB

Sanip Jadi Jenius.

Seorang mahasiswa, Andre, melakukan uji coba terhadap otak tikus bodoh dan lemah dengan mengembangkan simulasi otak sehingga otak yang bodoh bisa menjadi pintar. Di mana otak asli manusia disimulasi di komputer lalu diujikan kembali ke otak manusia yang tidak normal dengan cara operasi.

Tikus berhasil dibuat menjadi agresif dan liar. Adrenalin ikus meningkat lebih pesat setiap harinya. Andre ingin mengembangkannya dan menguji cobakannya ke manusia. Andre pun bertemu Sanip dan merasa Sanip cocok untuk dijadikan bahan eksperimennya karena Sanip kepalanya tengleng. Gossip Sanip bakal dioperasi untuk membuatnya pintar pun santer terdengar di kampung jangkrik. Banyak yang mendukung seperti Kusni dan Amsir tapi Aisyah dan Sidik malah khawatir hasilnya tidak bagus. Tapi Sanip tetap ingin dioperasi karena dia ingin pintar.

Di saat bersamaan, seorang lelaki bernama Enda mencari-cari profesor palsu yang sudah mencelakakan adiknya. Enda mendapatkan bantuan Mamat saat menempelkan selebaran tentang profesor palsu tersebut.

Sementara itu, meskipun ada pro dan kontra, Sanip pun dioperasi. Dan semua terkejut ketika selesai operasi otak, ternyata Sanip pun menjadi pintar bahkan melebihi pintarnya Mamat. Sanip menjadi sangat gesit dan lincah. Sanip jadi terkenal. Samsu cs tentu saja senang apalagi Metha. Dia makin genit dan genjen mengambil hati Sanip. Semua orang jadi heboh dan bangga karena otak Sanip jadi normal begitu juga cara dia berbicara. Sanip bahkan berani menggantikan Aisyah mengajar karena menurutnya dia jauh lebih pintar. Anak-anak senang diajari Sanip yang pintar tapi masih gampang dikerjain. Andre gembira karena hasil eksperimennya berhasil. Dia dan teman-temannya berniat memberitahu stasiun TV tentang keberhasilan eksperimen mereka. Sanip jadi semakin senang menindas Sidik. Untung ada Mamat yang selalu menolong Sidik sehingga setiap kali Sanip ingin mencelakai Sidik, Mamat membalikannya.

Andre terkejut ketika suatu ketika melihat tikus eksperimennya mati. Adrenalin tikusnya yang semakin tinggi mengakibatkan sikap tikusnya kehilangan kontrol sehingga tikus pun jadi lelah dan tewas. Semua orang pun jadi gelisah takut Sanip meninggal. Sanip mulai sering mengalami pusing dan bertingkah diluar kontrol sehingga sering membuat kekacauan. Andre sebagai biang keladi dari masalah ini pun ketahuan gagal melakukan percobaan. Untung Mamat berhasil menangkap Andre yang melarikan diri.

Andre pun ditangkap. Andre diminta mengembalikan Sanip seperti semula. Kini warga menanti dengan tegang saat Sanip mulai bertingkah seperti orang gila kemudian seperti orang meregang nyawa. Samsu cs menangis ketakutan. Tiba-tiba Sanip kembali hidup. Samsu senang walaupun harus menghadapi kenyataan semula karena ternyata Sanip kembali tengleng. Enda yang mencari-cari profesor palsu datang menangkap Andre bersama dengan pihak keamanan.

Si Mamat Anak Pasar Jangkrik Episode 102
Tayang : Jumat, 20 Maret 2010, pukul 18.00 WIB

Demam Paranawe

Semua orang asyik melihat aksi paranawe yang digelar di sudut pasar Jangkrik, lengkap dengan aksi beladiri, gendang, dan semburan api. Yang menyita perhatian warga adalah kehadiran Volland. Selain atlit, Volland juga sering bermain film laga. Mereka meminta Volland untuk mengajari mereka. Tidak terkecuali Sanip, Amsir, dan para pemuda lainnya. Tapi, Volland langsung terkesiap saat melihat Aisyah muncul. Aisyah pun demikian. Ternyata, ketika SMA Volland dan Aisyah pernah sempat jatuh cinta, meski mereka tidak jadian karena Volland pindah sekolah ke luar negeri. Kedekatan mereka tercium Sidik karena Sidik yang pulang untuk makan siang, melihat Volland dan Aisyah makan bakso bersama. Hati Sidik tiba-tiba saja sakit melihat pemandangan itu. Dia tampak kesal makan siang dengan Mamat. Hal ini membuat Mamat bertanya-tanya.

Semua anak berkumpul di lapangan untuk mencoba Paranawe mereka. Samsu tidak mau kalah memperlihatkan kemampuannya pada Mamat. Dan, dia mengajak Mamat untuk berkelahi dengan menggunakan gaya Paranawe. Sayangnya, Mamat jatuh karena tidak bisa melayang sambil telungkup di udara. Begitu juga Samsu yang tersandung kakinya sendiri begitu dia pasang aksi gocekan Paranawe. Semua anak tertawa melihat keduanya. Untungnya, Volland dan Aisyah muncul. Volland mengajarkan semua anak beladiri Paranawe. Sementara itu, Sidik yang ingin pergi ke kantor, tertawa melihat Sanip dan Amsir latihan Paranawe. Bersamaan dengan itu, hadir Lulu dan Metha. Yang paling mengejutkan, Neneng hadir kembali. Penampilan Neneng seperti Artis. Neneng yang melihat Sidik segera menghampirinya dan mendorong Lulu. Terjadi perebutan atas diri Sidik. Tapi, Sidik berhasil kabur.

Anak-anak senang karena mereka bisa latihan Paranawe gratis. Tapi, mereka dimintai uang oleh Samsu CS. Kalau tidak dia akan menghajar semua anak dengan beladiri Paranawenya. Karena tahu Samsu paling bisa Paranawe, akhirnya anak-anak memberikan uang. Mamat menyuruh Samsu untuk mengembalikan uang itu lagi pada semua anak, tapi Samsu tidak mau. Samsu malah menantang Mamat untuk kembali bertanding Paranawe. Mamat mau, tapi dia kalah. Baju Paranawe Mamat dirobek Samsu.

Di kantor, Sidik istighfar dengan kehadiran Neneng. Tapi, bayangan Neneng segera dipukul Sidik dan bayangan Aisyah yang tadi sempat makan bakso dengan seorang laki-laki tampan datang menghampiri Sidik. Tampak Sidik melamun dan membuat Selly bingung. Tanpa sadar, Sidik menceritakan keluhannya mengenai laki-laki yang bersama Aisyah. Selly menahan cemburu, tapi ketika berada di ruangannya, Ray habis diomelin Selly. Ray kesal dengan Sidik karena tahu penyebabnya adalah Sidik.

Mamat minta diajarkan secara khusus Paranawe pada Volland. Dan, tentu saja Volland bersedia karena Mamat menggunakannya untuk kebaikan. Mamat mulai latihan dengan Volland hingga akhirnya Mamat mengetahui bagaimana tekhnik yang baik belajar Paranawe. Dengan lihai, Mamat memperagakan Paranawe. Dan yang paling berguna, dengan Paranawe Mamat serta Volland mampu membuat 2 Preman yang mencuri uang Metha jadi KO!! Metha senang.

2 Preman Remaja tidak berhasil minta uang Metha, beralih sasaran dengan minta uang pada Neneng. Sanip, Amsir, dan Pak Kusni yang sempat menolong Metha dan kalah memilih kabur begitu melihat 2 Preman Remaja. Samsu dan Mamat muncul, keduanya melumpuhkan mereka. Karena Samsu tidak suka kalau Mamat membantunya, maka Samsu ingin tanding Paranawe. Keduanya berkelahi dan Mamat menang. Volland muncul mendamaikan Samsu serta mengingatkan bahwa Paranawe yang dia ajarkan bukan untuk menyombongkan diri, melainkan untuk kebaikan. Kalau Samsu paham akan itu, Volland akan mengajaknya untuk ikut pertunjukkan Paranawe bersama Mamat. Samsu paham dan mau ikut mempertunjukkan Paranawe. Ketika semua sudah tenang, Sidik muncul dan sinis menatap Volland. Aisyah memperkenalkan Volland sebagai teman SMA-nya sekaligus pengajar Paranawe.

Mengetahui gelagat Sidik suka Aisyah, Mamat akhirnya memaksa Sidik mengakui perasaannya pada Aisyah saat malam pertunjukkan Paranawe digelar. Aisyah mendengarnya. Sidik Malu berat.

Si Mamat Anak Pasar Jangkrik Episode 103
Tayang : Jumat, 27 Maret 2010, pukul 18.00 WIB

Kantin Kejujuran.
Suatu hari Lulu berinisiatif membuka warung makanan. Lulu ingin mendapat penghasilan sampingan. Pak Kusni tidak keberatan. Sanip dan Amsir ikut senang melihat Lulu membuka warung. Lumayan bisa buat menghutang. Mamat dan beberapa anak kampong antri jajan di warung milik Lulu yang baru. Mamat melihat Samsu cs sedang jajan juga tetapi tidak jujur.

Makanan yang masuk ke kantong diam-diam dan hanya membayar satu biji. Hal ini juga dilakukan oleh Achi yang ternyata juga bandel. Ela menegur Achi, tapi malah Achi yang menuduh Ela fitnah. Mamat juga dituduh oleh Samsu untuk menyuruh Ela menegur di depan orang banyak. Samsu menyerang Mamat diikuti Eko, sementara Ida mengintimidasi Ela. Perseteruan berhenti ketika Lulu memukul-mukul mangkok. Lulu akhirnya melihat dagangannya hilang beberapa bungkus. Samsu cs yang mau diperiksa keburu kabur.

Esoknya Lulu melapor sambil marah-marah pada Pak Kusni karena dikerjain si Samsu cs. Ketika Samsu cs mau pergi, Lulu kaget jajanannya habis tepat ketika Metha ada di situ sedang memilih makanan. Lulu menuduh Metha yang mau menipunya. Metha kabur dikejar Lulu. Aisyah mengusulkan membuat kantin kejujuran, yang bisa melatih anak-anak dan semua warga sadar akan kejujuran dan belajar tentang apa itu korupsi. Pak Kusni setuju dan memberi pengumuman pada semua warga. Warung Lulu dibawah pengawasan RT. Siapa yang ketahuan tidak jujur akan mendapat sanksi termasuk Sanip dan Amsir.

Warung Kejujuran dibuka. Samsu Cs semakin menjadi bahkan bisa mengecoh Sanip. Dalam catatan Lulu setelah warung tutup,warung itu mengalami kerugian. Itu berarti masih banyak warga kampung yang tidak jujur. Warga tidak terima dan minta dibuktikan. Pak Kusni kesulitan.

Mamat mendapat hadiah dari Selly sebuah handycam ketika diajak jalan-jalan ke mall. Karena tidak mau gratis, Mamat menggantinya sebagai tukang cuci mobil Selly setiap sore. Samsu menjadi iri. Tapi Mamat menggunakan handycam itu untuk merekam di warung Lulu tanpa sepengetahuan siapapun. Dan ketika Pak Kusni dan Lulu mengumumkan hasil keuntungan warng yang ternyata rugi lagi, Pak Kusni dan Lulu berniat menutup warung karena banyak yang tidak jujur. Warga lagi-lagi protes dan minta bukti. Pak Kusni bingung. Mamat datang sambil membawa handycam yang isinya rekaman warung. Dari situ terlihat siapa saja yang beli tidak membayar. Ada Sanip, Amsir sesekali, dan tentu saja paling sering adalah Samsu cs. Warga kesal, Lulu minta ganti rugi. Mereka kabur dikejar warga.

sumber:(Terima kasih dan kredit diberikan kepada http://www.tpi.tv)

0 comments :

Online Visitors

Thank you for dropping by