Saturday, November 28, 2009

Episode 34 - The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕)) synopsis & video clips including OST 아이유(IU) - 바람꽃 (Wind Flower)


Sinopsis dan video klip Drama Asia (Korea)- The Great Queen Seon Deok Episode 34/ Synopsis and video clips of The Great Queen Seon Deok of Episode 34

Title: Queen Seon Duk
(선덕여왕)
Format: Drama
historical drama

Starring:

Yowon Lee
Hyeonjeong Ko
Yejin Park
Taewoong Uhm
Country of origin South Korea South Korea
No. of episodes 62


Synopsis

Deokman (later known as Queen Seon Deok) was born as a twin but was abandoned as a baby. She was later brought back to the Silla palace, where she joined forces with her twin sister Princess Cheonmyeng to oppose Mi-shil, who wanted to seize power. Mi-shil devised sinister plans to have the two Silla princesses exiled from the kingdom, and in a secretive battle, Princess Chonmyong was assassinated by Mi-shil. However, Princess Deokman shrewdly enlisted the help of General Kim Yusin and eliminated her archenemy Mi-shil. She became the first female ruler of the Silla kingdom.

***********************************************************************

Video clips of OST The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕) - 아이유(IU) - 바람꽃 Wind Flower

***********************************************************************
Cast

Extended Cast


***********************************************************************
Sinopsis The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕)) Episode 34

Deok Man kaget melihat Bi Dam. Guk San Heun berkata bahwa Bi Dam sekarang sedang minta ijin dari Wonsanghwa (Chil Sook) untuk mengijinkannya mengikuti Bi Jae.

Se Jong bertanya apa mereka yakin bahwa Bo Jong akan dapat menjadi Pungwolju. Ha Jong berkata, Bo Jong tidak pernah kalah dalam Bi Jae. Seol Won berkata tidak ada jaminan kemenangan, dalam pertandingan bela diri selalu ada kejutan. Ha Jong berkata apa mereka perlu mempersiapkan sesuatu siapa tahu Bo Jong gagal.

Mi Saeng masuk dengan bersemangat. Mi Shil bertanya ada apa, Mi Saeng mengatur nafasnya dan berkata saat ia menuju tempat ini, ia melihat Bi Dam. Bi Dam menerobos gerbang Hwa Rang dan bermaksud ikut Bi Jae. Se Jong berkata bagaimana Bi Dam berani melakukan itu. Seol Won berkata, sebagai murid Gukseon dia punya kualitas untuk ikut Bi Jae. Ha Jong bertanya apa Bi Dam benar murid Moon Noh atau hanya pelayan saja. Mi Shil diam saja.

Ho Jae berkata pada Bi Dam Bi Jae ini adalah terbatas hanya untuk para Hwa Rang. Ho Jae bertanya apa hak Bi Dam. Bi Dam berkata ia murid Guk Seon. Bi Dam berkata sebagai murid Guk Seon, ia memiliki posisi sebagai Hwa Rang dan hak untuk mengikuti Bi Jae. Ho Jae berkata sudah ada konfirmasi 32 orang Hwa Rang dari perwakilan seluruh negeri. Meskipun Bi Dam memenuhi syarat tapi ia terlambat dan tidak sesuai standar prosedur Hwa Rang. Salah seorang Hwa Rang berkata ini permintaan yang tidak adil, karena mereka semua memenuhi syarat dan sudah berkompetisi dari jauh2 hari. Mereka hanya dengar Bi Dam murid Guk seon dan meskipun benar ia murid Guk Seon, tetap bertentangan dengan dasar2 Hwa Rang. Semua minta Bi Dam pergi.

Bi Dam kemudian mendekati salah seorang Hwa Rang dan meludah di dekatnya dan minta ia keluar dan memprovokasi orang itu. Hwa Rang itu bertanya apa mau Bi Dam dan ia merasa terhina, ia menghunus pedangnya. Bi Dam menyerang Hwa Rang itu dengan kecepatan yang luar biasa sehingga jatuh. Kemudian Bi Dam berkata pada Ho jae bahwa Hwa Rang yang jatuh ke tanah tidak layak mengikuti Bi Jae. Dia bertanya apa ia dapat menggantikannya. Joo Bang dan Go Do menyelinap keluar. Ho Jae berpikir bahwa Bi Dam sungguh berani menggunakan segala cara untuk ikut bertanding. Bi Dam bertanya apa ada yang melihat bahwa Hwa Rang inilah yang menghunus pedangnya dulu.

Moon Noh kaget sekali saat Joo Bang dan Go Do menghadapnya dan memberitahu apa yang dilakukan Bi Dam. Joo Bang minta Moon Noh melihat karena Bi Dam berkata ia murid Guk Seon dan ingin ikut Bi Jae. Moon Noh bertanya Joo Bang yakin Bi Dam mengaku ia muridnya, Joo Bang membenarkan.

Chil Sook berdiri dan bertanya apa Bi Dam benar murid Gukseon. Lalu Moon Noh datang dan bertanya ada apa. Ho Jae berkata bahwa Bi Dam mengaku sebagai murid Gukseon dan ingin ikut Bi Jae. Chil Sook berkata jika Bi Dam memang benar murid Guk Seon, maka ia berhak mengikuti Bi jae, maka jika Moon Noh membenarkan ia akan mengijinkan Bi Dam ikut. Moon Noh dan Bi Dam saling menatap dan berbicara dengan matanya. Bi Dam memperlihatkan bahwa ia harus mengikuti Bi Jae ini. Moon Noh berkata Bi Dam memang benar muridnya. Akhirnya Ho Jae mengumumkan Bi Dam akan ikut Bi Jae. Bi Dam akan menggantikan Hwa Rang yang jatuh tadi. Ho JAe memperkenalkan Bi Dam : Hwa Rang Bi Dam dari resimen Mu Myeong Ji Do atau resimen tanpa nama.

Bi Dam berterima kasih atas ijin berpartisipasi. Ho Jae mengumumkan bahwa ke 32 peserta sudah ditetapkan dan Bi jae akan diadakan siang ini. Mi Saeng berkata bahwa Dae Nam Bo akan segera tiba di Seorabeol. Mi Shil bertanya kapan tepatnya. Mi Shil mendengar bahwa Kim Chun Chu sudah sampai Danhangseong (perbatasan Silla kuno, sekitar 2 jam dari Seoul) mereka sudah menunggu Kim Chun Chu di Seorabeol.

Mi Saeng berkata ia akan memperingatkan Dae Nam Bo nanti jika sudah sampai karena penundaan ini. San Tak datang dan melapor bahwa Bi Jae akan mulai siang ini. Seol won bertanya apa yang terjadi dengan Bi Dam. San Tak berkata, Moon Noh membenarkan jika Bi Dam muridnya. Mi Shil tidak begitu terkejut dan Se Jong berkata bukankah sudah ada 32 peserta. San Tak membenarkan tapi salah seorang Hwa Rang berkelahi dengan Bi Dam dan jatuh ke tanah maka ia dianggap gugur. Jadi Bi Dam mengambil alih tempatnya. Ha Jong bertanya apa ini rencana Moon Noh dengan muridnya, mereka telah berkonspirasi.

Seol Won berkata ini bukan karakter Guk Seon. Ha Jong bertanya bagaimana Seol Won yakin dengan karakter Moon Noh. Seol Won berkata ia akan memeriksa masalah ini. Joo Bang dan Go Do melapor pada Deok Man, Bi Dam benar2 murid Moon Noh. Bi Dam seperti kilat berwarna biru seperti hantu, tanpa menoleh, ia menjatuhkan seorang Hwa Rang ke tanah dan Joo Bang menunjukkan gerakan Bi Dam pada Deok Man. Go Do berkata Bi Dam menggantikan tempat orang yang luka itu. Deok Man ingat Bi Dam berkata padanya, ia akan membuat Kim Yu Shin menjadi Pungwolju.

Para Hwa Rang membicarakan Bi Dam, ia mengaku murid Guk Seon tapi perilakunya tidak baik. Tiba2 seperti hantu Bi Dam muncul di tengah mereka dan bertanya siapa lawan yang akan mereka hadapi. Para hwa Rang berpikir Bi Dam benar2 tidak sopan dengan mereka. Bi Dam berkata apa mereka akan melawannya dan ia berkata siapa yang akan menjadi lawannya harus berhati-hati. Para Hwa Rang berpikir Bi dam gila.

Joo Bang berkata pada Yu Shin jangan terlalu cemas saat Kim Yu Shin mempersiapkan mental menghadapi Bi Jae. Kau sudah cukup berlatih. Semua latihan Yu Shin memukul batu akan berguna. Joo Bang dan Go Do minta Yu shin mengalahkan Baek Eui. Kim Yu Shin berkata mereka sungguh berisik dan minta mereka pergi. Joo Bang bertanya apa Yu Shin merasa tegang syarafnya. Go Do berkata mungkin karena ini ikut sertanya yang pertama dalam Bi jae. Joo Bang berpikir mereka harus menemukan sesuatu untuk meringankan hati Yu shin yang gelisah. Joo Bang menemukan pedang kayu Yu Shin dan membawanya pada Yu shin. Kim Yu shin mengambilnya dan bertemu Al Cheon. Joo Bang dan Go Do memberi semangat pada Al Cheon untuk melakukan yang terbaik karena nangdo Al Cheon dan mereka adalah teman baik. Tapi Al Cheon dan Yu Shin bersikap dingin satu sama lain. Joo Bang berkata Bi Jae pasti sesuatu yang sangat penting sehingga membuat orang sangat tegang. Go Do berkata mereka berdua yang sangat akrabpun tiba-tiba menjadi begitu dingin menakutkan satu sama lain.

Bo Jong tahu Seok bum akan menghadapi Bi Dam dalam ronde pertama. Seok Bum cemas karena ia tahu kemampuan bela diri Bi Dam saat di distrik Iseo. Bo Jong tahu Bi Dam cepat dengan gerakannya, jadi ia minta Seok bum hati-hati. Seok bum akan melakukan yang terbaik dan jika ia gagal, ia akan berusaha untuk tidak cedera sehingga dapat memasuki babak berikutnya. Kemudian Bi Dam muncul di muka mereka dan bertanya siapa yang mereka maksud. Bi Dam seperti hantu gentayangan yang mengganggu para Hwa Rang. Bi dam berkata, Bo Jong dan Seok Bum berasal dari tim yang sama, jadi lebih baik mereka maju bersama sekaligus. Jadi Bi dam dapat membereskan mereka berdua sekaligus. Bi Dam berkata sepanjang yang ia ingat kemampuan bela diri Seok Bum tidak berarti bahkan untuk menyelamatkan nyawanya sendiri.

Seok Bum marah dengan ledekan Bi Dam dan berteriak pada Bi dam karena telah menghinanya. Bi Dam sebaliknya berkata jika Bi Jae adalah pertandingan untuk mencari yang paling bersuara keras maka Seok Bum mungkin akan sukses menjadi Pungwolju dengan suaranya. Bi Dam merasa lucu dan pergi sambil berkata bagaimana orang sependek Seok Bum memilik suara yang begitu keras. Seok bum benar2 merasa terhina dan murka.

Bi Dam menemui Im Jong. Im Jong hampir menghunus pedangnya saat tiba2 Bi Dam melompat mendekatinya dan bertanya apa Im Jong mengenalnya. Bi Dam berkata bahwa Im Jong harus mengenalnya. Im Jong bertanya ada apa dengan Bi dam. Bi Dam bertanya apa Im Jong kapten resimen Ho Guk Seon Do. Ia berkata gurunya Moon Noh dulu adalah kapten resimen yang sama. Moon Noh sudah menciptakan ilmu bertempur khusus resimen ini. Bi dam belum pernah melihat teknik Im Jong, tapi ia berbisik pada Im Jong, jika mereka bertemu saat Bi Jae nanti, sepertinya mereka akan merebutkan siapa yang lebih pantas menjadi murid Guk Seon. Deok Man masuk dan mendengar apa yang dikatakan Bi Dam. Bahwa Im Jong tidak pantas menjadi Kapten resimen ini dan jika ia kalah, ia harus menyerahkan tampuk pimpinan pada Bi Dam. Bi Dam melihat Deok Man. Im Jong dan Bi Dam memberi hormat.

Deok Man memanggil Bi Dam dan bertanya apa maksud Bi Dam dengan semua ini. Apa maksud Putri? Deok Man berkata semua provokasinya, semua taktiknya dan mengganggu para Hwa Rang dengan semua olok-oloknya. Deok Man berkata jika Bi Dam ingin ikut Bi Jae, maka ia harus berlatih. Bi Dam berkata ini adalah persiapan yang terbaik yang ia lakukan. Deok Man heran. Bi Dam berkata ia yakin dengan kemampuannya. Tapi ia belum berpengalaman berhadapan dengan seseorang di Bi Jae, jadi dia harus yakin dengan hasilnya. Deok Man bertanya lalu apa maksudnya. Bi Dam berkata setiap jurus pedang keluar dari dalam hati setiap petarung, maka dengan provokasi, dan mengganggu mental mereka juga dapat mempengaruhi performa permainan pedang mereka. Bi Dam berkata ia mengganggu mereka untuk mendapat hasil yang maksimal. Deok Man berkata taktiknya ini murahan. Bi Dam berkata bahwa Deok Man pernah mengatakan bahwa inti Hwa Rang adalah jangan pernah membedakan antara kehidupan sehari-hari dengan pertempuran. Para Kapten Hwa Rang itu gagal mengetahui aturan itu. Deok Man benar2 tidak dapat mengatakan apapun saat Bi Dam memutarbalikkan kata2nya.

Bi Jae mulai pada siang hari. Bi Dam menghadapi Seok Bum dan melempar Seok Bum ke lantai. Kim Yu Shin dan Phil Dan lolos. Bo Jong juga lolos. Kemudian Al Cheon lolos. Kemudian Bi Dam harus berhadapan dengan bo Jong. (wow..2 anak Mi Shil)

Raja bertanya tentang perkembangan Bi Jae. Kim Yong Chu berkata bahwa Bi Dam juga ikut serta, Ratu Maya bertanya apa Bi Dam adalah anak yang menjadi pengikut Deok Man. Kim Yong Chu membenarkan. Ia juga merupakan murid Guk Seon. Kemudian kasim melaporkan kedatangan Duta Besar Cina yang datang dari Hangju. Raja senang dan bertanya apa Kim Chun Chu juga datang bersama dia. Kasim ragu2 dan ia berkata bahwa Mi Shil sudah mendahului mereka menjemput Kim Chun Chu.

Raja kaget bahwa sekarang Mi Shil menguasai Kim Chun Chu. Ratu Maya bertanya bagaimana Mi Shil dapat menahan Kim Chun Chu. Kim Yong Chu berkata jika Kim Chun Chu sudah berangkat sebelum Duta Besar maka seharusnya Kim Chun Chu sudah tiba di Seorabeol sekarang karena Duta Besar juga sudah sampai. Mengapa ia belum tiba. Ratu Maya mencemaskan cucunya apa mungkin Mi Shil menahan Kim Chun Chu. Raja memerintahkan penyelidikan.

Mi Saeng mendapat laporan bahwa Dae Nam Bo dan Kim Chun Chu sudah melewati Geumohsan dan akan segera tiba di Seorabeol. (Geomohsan, sekarang Namsan di Gyeongju).

Mi Saeng heran, Geumohsan sangat dekat mengapa mereka belum sampai juga. Petugas melapor bahwa Hwa Rang Dae Nambo sudah memberikan posisi mereka. Ia berkata perjalanan jauh sudah membuat Kim Chun chu kelelahan dan sakit sehingga mereka harus beristirahat dan tinggal beberapa hari di Danhangseong untuk pengobatan. Se Jong berkata meskipun begitu, mereka seharusnya sudah tiba di Seorabeol sekarang. Ha Jong juga berkata meskipun mereka jalan kaki, mereka juga seharusnya sudah sampai. Petugas itu ragu2, lalu berkata bahwa Kim Chun Chu tidk bisa naik kuda. Semua shock dan heran bagaimana ia tidak dapat menunggangi kuda.

Mi Saeng berpikir itu omong kosong jika ada orang yang tidak dapat naik kuda apalagi Chun Chu sudah besar. se Jong dan Ha Jong melihat Mi Saeng kemudian Mi Saeng sadar, ia juga tidak bisa naik kuda (bwa...ha..ha). Mi saeng membela diri bahwa biarpun ia tidak bisa naik kuda ia punya bakat yang lain untuk menutupi kekurangannya. Mi Saeng minta Kim Chun Chu dibawa dengan tandu saja.

Dae Nam Bo memimpin rombongan Kim Chun Chu dan terdengar perintah berhenti. Dae Nam Bo melompat dari kudanya dan bertanya ada apa. Kim Chun Chu berkata ia terlalu pusing untuk meneruskan perjalanan dan perlu istirahat. Dae Nam Bo meminta tandu diturunkan. Kim Chun Chu (kelak akan menjadi Raja besar Taejong Muyeol) istirahat sejenak dan menghirup udara dan minta handuk dan air. Kim chun Chu kemudian membasuh wajahnya dan membersihkannya dengan handuk. Dae Nam Bo menunggu dengan gelisah. Ia berkata Kim Chun Chu harus segera meneruskan perjalanan karena mereka sudah ditunggu di Seorabeol. Mereka sudah dekat sekali. Kim Chun Chu berkata bahwa tandunya membuatnya merasa pusing dan ia tidak dapat melanjutkan perjalanan. Ini membuat Dae Nam Bo kesal sekali dengan Kim chun Chu yang cengeng.

Kim Chun Chu memiliki bakat diplomasi yang sangat tinggi dan itu terlihat saat berurusan dengan Dinasti Tang. Sekarang ia mempermainkan penjaganya.

Kim Chun Chu bertanya mengenai Bi Jae yang diadakan di Seorabeol. Dae Nam Bo membenarkan dan Kim Chun Chu berkata bahwa hari ini terlalu panas untuk melakukan perjalanan. Kim Chun Chu mengembalikan handuk basahnya dan Dae Nam Bo seperti ingin memukul wajah Kim Chun Chu.

Babak final Bi Jae, para semi finalisnya : Kim Yu Shin dari resimen Yonghwa akan bertemu Al Cheon dari resimen Bi Jeong Ji Do. Kemudian Bi Dan dari Mu Myeong Ji Do akan bertemu Bo Jong dari Il Wyol Seon Do. Pertandingan semi final akan diadakan sekitar pukul 3-5 sore.


Kim Yu Shin merawat bahunya yang melepuh saat Wyol Ya dan Seo Ji datang dan melihat keadaannya. Seo Ji melihat bahu Yu Shin yang luka dan bertanya apa Yu Shin mampu meneruskan pertandingan. Yu Shin berkata Hwa Rang yang lain juga kondisinya sama. Seo Ji membantu mengobati bahu Yu Shin. Wyol Ya berkata jika Yu Shin berhasil menjadi Pungwolju maka akan mempercepat rencana mereka. Kim Yu Shin harus menang.

Al Cheon juga luka tangannya. Anak buahnya berkata ia akan berhadapan dengan Kim Yu Shin. Al Cheon berkata ia akan melakukan yang terbaik. Jika Al Cheon menang ia akan berhadapan dengan Bo Jong. Bukankah itu akan jadi masalah. Lebih baik Al cheon membuat perjanjian dengan Yu shin demi kerjasama mereka. Al Cheon tidak akan melakukan itu, ia tidak ingin memanipulasi Bi Jae demi keuntungan diri sendiri. Keduanya tidak akan melakukannya karena ini Bi Jae.

Bo Jong berlatih push up. Seok bum datang dan bertanya apa Bo jong baik2 saja. Ia minta maaf karena tidak banyak membantu. Bo Jong menghibur Seok bum dan berkata Bi Dam adalah lawan yang tidak terduga. Seok bum menasihati Bo Jong agar berhati-hati dengan Bi Dam. Bi Dam cepat sekali gerakannya. Seok Bum berkata, Kim Yu Shin danAl Cheon mungkin sudah membuat kesepakatan. Seok Bum berkata bahwa kekuatan terbesar Bi Dam adalah kecepatan refleksnya dan kelincahannya. Tapi Bi Dam sudah terluka pergelangan kakinya. Bi Dam pasti susah menggunakan pergelangan kakinya untuk melakukan gerakan.

Bi Dam...tidur seperti kayu dan mengangkat kaki kanannya agar beristirahat, Dae Pung dan Guk San Heun datang dan membawa air untuknya. Kemudian mereka melihat Bi Dam tidur dengan nyenyak dan tidak peduli dengan dunia, mendengkur, dan tertawa sendiri dalam tidurnya. Guk San Heun berkata Bi dam benar2 tidak memerlukan bantuan dari orang lain. Kemudian mereka melihat luka Bi Dam yang disebabkan oleh Im Jong dan bertanya-tanya apa Bi Dam dapat berjalan dengan luka itu.

Mi Saeng mencari kakaknya dan Mi Shil berkata bahwa Kim Chun Chu belum tiba. Mi Saeng berkata Chun Chu sudah melewati Geumohsan dan sudah dekat sekali. Hanya karena Kim Chun Chu tidak dapat naik kuda dan Mi Saeng berpikir itu aneh. Mi Shil dan Seol Won memandang Mi Saeng dengan aneh. Mi Saeng membela diri bahwa paling tidak ia memiliki kemampuan lain dan tidak seperti Kim chun Chu yang tidak memiliki kemampuan apapun.

Dae Nam Bo mondar mandir saat Kim Chun Chu istirahat. Dae Nam Bo membujuk Chun Chu untuk belajar menunggangi kuda karena itu tidak susah dan semua orang bisa melakukannya. Dae Nam Bo bersedia mengajar Kim Chun Chu naik kuda karena itu pasti sangat menyenangkan. Kim Chun Chu bertanya apa benar menyenangkan. Dae Nam Bo akan memperlihatkannya. Kim Chun Chu berkata ia pernah belajar naik kuda beberapa waktu yang lalu tapi susah sekali dan paling tidak Dae Nam Bo memberikan tali kekang dan ia akan mencobanya. Kim Chun Chu keluar dan belajar naik kuda. Kemudian Dae Nam Bo berkata ia harus menahannya, Kim Chun Chu berkata dia menjadi takut dan ingin turun segera. Dae Nam Bo membujuk Chun Chu agar tinggal di punggung kuda beberapa saat lagi, tapi Chun Chu ingin turun. Saat dibawah Kim Chun Chu berkata belajar naik kuda membuatnya lelah dan ia akan istirahat di penginapan. Dae Nam Bo ..shock!

Kim Chun Chu merasa mual saat di punggung kuda biarpun hanya sebentar, tapi mereka harus segera berangkat tapi Kim Chun Chu berkeras bahwa ia ingin ke penginapan untuk istirahat.

Kim Yu Shin, Bo Jong, dan Al Cheon mempersiapkan diri tapi Bi Dam tidur. Moon Noh datang menemui Deok Man dan bertanya apa ia memerintahkan Bi Dam melakukan ini. So Hwa kaget mendengar nama Bi Dam. Deok Man berkata ia tidak memberikan perintah. So Hwa berkata bahwa Bi Jae akan mulai sebentar lagi dan mereka harus segera berangkat. Deok Man berangkat.

Ho Jae mengumumkan semi final akan mempertemukan Kim yu shin dan Al Cheon. Mereka memberi hormat pada Deok Man. Resimen Yonghwa memberi semangat pada Yu Shin dan resimen Bi Cheon ji do juga sama, mereka menyemangati Al Cheon. Kim Yu shin mulai bertarung dengan Al Cheon. Kim Yu Shin terbukti lebih unggul dan Al Cheon terjatuh dan pingsan. Kim Yu Shin pemenangnya. Kim Yu Shin akan memasuki babak final. Kemudian Kim Yu Shin mengangkat Al Cheon yang pingsan dan mengangkat tangan Al cheon.

Kim Yu Shin dibawa ke belakang untuk istirahat. Resimen Yong Hwa merawat yu shin. Al Cheon masuk dan berkata bagaimana mungkin ia yang kalah bisa berjalan tapi sang pemenang justru terbaring di tempat tidur. Kim Yu Shin berkata tadi benar2 pertempuran yang hebat. Al Cheon berkata Yu shin harus menjadi Pungwolju karena telah mengalahkannya dengan terhormat. Joo Bang berkata al Cheon sebenarnya tidak perlu mati2an seperti itu, tapi anggota resimen Bi Cheon berkata inilah Bi Jae itu. Joo Bang tidak dapat mengerti semua pelukan dan berkata bahwa persahabatan adalah selamanya. Joo Bang merasa semuanya tidak masuk akal.

Dae Nam Bo menemui Kim Chun Chu untuk bertanya apa yang diperlukannya saat ia menemukan kamar Chun Chu kosong. Kim Chun Chu menipu Dae nam Bo dengan boneka yang ditaruh di tempat tidurnya. Dae Nam Bo memerintahkan semua orang untuk mencari Chun Chu. Dae Nam Bo benar2 pusing.

Berikutnya di Bi Jae, Bo Jong akan melawan Bi Dam. Bo Jong ingat Seok Bum berkata Bi dam itu cepat tapi pergelangan kakinya terluka parah. Bo Jong harus menyerang pergelangan Bi Dam. Bo Jong berkata bahwa kemenangan Bi Jae dan keadaan memihaknya. Kemudian Bi Dam melakukan gerakan yang mirip gerakan Tai Chi. Moon Noh kaget dan Chil Sook melihatnya.

Bi Dam menggunakan kekuatan Bo Jong untuk menyerang Bo jong sendiri. Bi Dam melihat ke arah Moon Noh yang terkejut. Moon Noh tidak pernah mengajarkan ilmu ini pada Bi Dam, Bi Dam mencuri belajar karena Moon Noh tampaknya segan mengajar semua ilmu pada Bi Dam. Bi Dam memohon untuk belajar semua ilmu gurunya. Moon Noh berkata Bi Dam menguasai ilmu bela diri hanya dengan melihat.

Bi Dam menggunakan gerakan yang pelan dan mendekat lalu mendorong Bo Jong ke tanah menggunakan kekuatan Bo jong sendiri. Bi Dam menang ! Moon Noh hanya duduk melihat Bi Dam. (Tirza : Tai Chi Cuan diciptakan pertama kali oleh Chang Chun Bao, ia pergi ke gunung Wu Tang untuk bermeditasi, disana ia mendapat pencerahan dan mendirikan Wu Tang Si atau Bu Tong Pay dan mengganti namanya menjadi Chang Sam Fong atau Thio Sam Hong. Ia benar2 pernah hidup. Kisahnya ada di serial silat Ie Thien Tu Long Ci atau To liong To atau Golok Pembunuh Naga)

Ho Jae berkata bahwa babak final akan dilaksanakan besok pagi, tapi Bi Dam berkata bahwa ia akan melawan Kim Yu Shin sekarang dan di sini. Ho Jae memanggil Yu Shin dan bertanya apa ia setuju. Kim Yu Shin berkata jika Bi Dam baik2 saja, ia juga setuju dan akan bertanding sekitar 2 jam lagi.

Kim Yong Chu melapor pada Raja dan Ratu Maya bahwa Bo Jong dikalahkan Bi Dam. Raja terkejut dan Ratu berkata sepanjang pengetahuannya, Bo Jong tidak pernah kalah dalam Bi Jae. Bagaimana Bi Dam mengalahkan Bo Jong dia pasti sangat hebat. Kim Yu Shin berkata jika Bi Dam menang di final ini maka mereka masing2 telah menang sekali. Jadi akan ada pemgambilan suara untuk menentukan Pungwolju.

Raja berkata dengan sisitem pemungutan suara, sepertinya Bo Jong akan menjadi pemenangnya. Ratu Maya berkata Kim Yu Shin harus menjadi Pungwolju untuk memperkuat dukungan pada Putri Deok Man. Ha Jong kecewa Bo Jong kalah. Se Jong heran dan Mi Shil shock karena Bo Jong kalah dari Bi Dam. Se Jong bertanya apa yang akan dilakukan Mi Shil. Ha Jong mengingatkan bahwa Yu Shin dan Bi Dam adalah anak buah Deok Man. Mi Shil berkata ia akan pergi ke lokasi Bi Jae. Ha Jong berkata kehadiran ibunya tidak akan berpengaruh pada hasilnya. Mi Shil pergi dan Ha Jong tidak mengerti.

Mi Shil pergi mengunjungi anaknya yang kalah. Mi Shil kecewa sekali. Bo Jong minta maaf pada ibunya. Mi Shil berkata Bo Jong sudah melakukan yang terbaik. Mi Shil lalu menghibur anaknya yang kecewa dan meyakinkan Bo Jong bahwa ia sudah melakukan hal yang baik sekali.

Kim Yu Shin bertemu dengan Bi Dam. Mereka saling memendang selama sekitar 15 menit (wow..lama juga ya, Yu shin bisa jatuh cinta ama Bi Dam tuh..hehe..)

Joo Bang bertanya apa mereka akan benar2 saling mengalahkan dengan hanya saling memandang. Joo Bang berkata ini adalah pertempuran pikiran dan mereka tidak akan mengerti. Deok Man melihat ke 2 pria itu dan ia ingat berkata pada Bi Dam jika apa yang ia takutkan terjadi, ia tidak akan memaafkan Bi Dam. Bi Dam berkata bahwa Deok Man takut Kim Yu shin kalah dalam Bi Jae. Deok Man berkata dia akan menerima kekalahan Kim yu shin tapi tidak dengan apa yang direncanakan Bi Dam. Jika itu niat Bi Dam, Deok Man minta Bi Dam tidak memikirkannya, khususnya Yu Shin tidak akan menerima jika Bi Dam mengalah. Deok Man berkata dalam hati, Bi Dam tidak boleh mengalah dalam Bi Jae ini.

Kim Yu Shin bertempur dengan Bi Dam dan menyadari niat Bi Dam dan minta agar Bi Dam benar2 melawannya dan memperingatkan jika Bi Dam mengalah ia akan mati. Bi Dam meminta Kim Yu shin untuk melihat dengan perspektif yang lebih luas, antara apa yanh akan ia raih dengan ambisi Putri Deok Man. Bi Jae ini tidak bisa dibandingkan. Kim Yu shin berkata jangan berani2 meremehkan Bi Jae ini. Mi Shil mendatangi lokasi Bi Jae.

Kemudian Bi Dam jatuh ke tanah dan Kim Yu Shin minta Bi Dam bangun. Kemudian Chil Sook menjadi marah dan turun ke lapangan, ia berkata Kim Yu Shin dan Bi Dam menghina Bi Jae. Chil Sook berkata beraninya kalian menyebut diri kalian sebagai Hwarang! Deok Man takut bahwa Chil sook adalah bagian dari rencana Mi Shil. Chil Sook ingat Seol Won berkata ada kemungkinan Guk Seon mengirim Bi Dam untuk mengalahkan Bo Jong agar Kim Yu Shin berhasil menjadi Pungwolju. Chil Sook meyakinkan bahwa Moon Noh tidak akan melakukan hal seperti itu menodai Bi Jae. Seol Won masih tidak yakin dan berharap ia salah. Tapi tetap saja mencurigakan. Chil Sook berkata jika Moon Noh benar2 melanggar Bi Jae, dia akan memaafkan Moon Noh. Mi Shil berkata akan lebih mudah bagi mereka jika Guk Seon memang merancangnya. Chil Sook mengerti maksud Mi Shil.

Mi Shil dan Chil Sook bertemu dan Mi shil bertanya apa maksud Chil Sook. Chil Sook berkata pada semua orang bahwa ia Wonsanghwa Chil Sook telah menghabiskan hidupnya dengan pedang dan jika mereka menghina Bi Jae, ia lebih baik membutakan matanya daripada melihatnya. Chil Sook melihat Moon Noh dan meminta Moon Noh menyatakan pendapatnya apa Bi Jae ini adil dan sah. Chil Sook bertanya apa Guk Seon setuju, jika Guk Seon setuju maka Hwa Rang akan selesai.

Para Nangdo saling bergumam dan berbisik apa artinya ini dengan akhir Hwa Rang, saat itu Kim Chun Shu menyelinap diantara kerumunan orang. Joo Bang mencoba mendengar dan minta teman2nya diam saat Kim Chun Chu datang disamping Joo Bang dan bertanya siapa pemenangnya dan bertanya ini dan itu. Joo Bang sangat terganggu kemudian ia ingin memukulnya tapi ia melihat Kim Chun Chu bukan Go Do seperti yang ia pikir.

Joo Bang : Dan siapa..Anda?
Kim Chun Chu : Aku... adalah Kim Chun Chu.
Kim Chun Chu tersenyum sebagai karakter baru dalam drama ini..

***********************************************************************
Synopsis/summary of The Great Queen Seon Deok Episode 34

Bi Dam gate crash at Hwa Rang & stroll in as he own the place as the other Hwa Rang are astonish by his presence. Ho Jae queries about Bi Dam purpose of gate crashing on that Bi Jae came in uninvited, as they are in the midst of selecting Pungwolju.. Bi Dam announces that he is participating in this Bi Jae. Deok Man is shocked to what Bi Dam is doing at the Bi Jae grounds & wonder what he is up to, how could be in the grounds of Bio Jae. Guk San Heun tell that Bi Dam is now asking the permission from Wonsanghwa (Chil Sook) to allow to enter in participation for the Bi Jae

Se Jong asked whether they can be certain that Bo Jong is guarantee to become Pungwolju. Ha Jong said that it is indeed seen that he has never lost in any Bi Jae prior but asked whether Bo Jong can lift up to expectation & asked if he should lose, then what will they do. Seol Won Rang said that in a fight between martial art exponents there is marginal of unpredictability in defeat is always present, there is no guarantee of definitely victory. Ha Jong asked whether they need to device an escape hatch just in case in ends in failure

Mi Saeng comes in excitement calling out to his sister. Mi Shil asked what is the commotion about as Mi Saeng catches his breath & tell them that enroute to here, he notice Bi Dam. Bi Dam has suddenly gate crash in to Hwa Rang grounds & show up demanding that he wants to participate in the Bi Jae. Se Jong asked how dared Bi Dam request to enter when it is exclusively meant for Hwa Rang. Seol Won Rang said that as a student of Guk Seon he does qualify to participate in the Bi Jae. Ha Jong asked whether Bi Dam is actually Guk Seon’s student or just a mere varlet following Guk Seon around. Someone’s name whose is not even Pungnyu Hwangkwon. Mi Shil is silence in this commotion

Pungnyu Hwangkwon is the name of the Hwa Rang register. According to the book Samguk Yusa, it is a genealogy register listing Hwarang lineage

Meanwhile Ho Jae tell Bi Dam that Bi Jae is exclusively permit to Hwa Rang’s participation only, Ho Jae asked what right of qualification permits Bi Dam’s participation in Bi Jae. Bi Dam tells that he comes as the student of Guk Seon. Bi Dam said that this claim allow his participation into the Hwa Rang rankings & he believes that it give him the right to do so therefore he claim his right to participate in the Bi Jae 7 asked them to let him through. Ho Jae said that they already confirmed the 32 participants from every county in this nation who successfully qualify their way through to come to the Bi Jae. Although Bi Dam is qualify but he is too late & it goes against standard operating procedure of Hwa Rang. One of the Hwa rang think that he is unfair to demand admittance when they are all qualify through the series of competition furthermore they only had Bi Dam’s word that he claim that he is Guk Seon’s student, even he is Guk Seon’s student, this demands goes against fundamental principles of Hwa Rang. The Hwa Rang asked Bi Dam to leave the grounds

Bi Dam then goes to the Hwa Rang & spit near him & asked him to get out from his sight & provoke the Hwa Rang. The Hwa Rang asked what is Bi Dam trying to do as this is a provoke insult to Hwa Rang as he draw his sword. Bi Dan then attack the Hwa rang with lightning speed onto the ground. Then Bi dam tells Ho Jae that the Hwa Rang that fall onto the ground is deem unfit to participate, he suggest whether he can replace him as a participant. Joo Bang & Go Do then sneaks away. Ho Jae think it is absurd that Bi Dam dare use such trickery to gain participation. Bi Dam asked did everyone here saw that it was the Hwa Rang who draw his sword first at him

Moon Noh jumps up as Joo Bang & Go Do goes to inform him of Bi Dam’s disturbances at Hwa Rang ground. Joo Bang asked Moon Noh to take a look as Bi Dam claim that he is a student of Moon Noh & suddenly demands that he wants to participate in the Bi Jae. Moon Noh asked that Bi Dam has claim to be his student of Moon Noh. Joo Bang confirms that Bi Dam claims that he is the student of Guk Seon in which qualifies him to participate in the Bi Jae

Chil Sook stood up & question whether Bi Dam is indeed the Gukseon’s student. Then Moon Noh comes to the grounds to ask what is all this commotion about. Ho Jae said that Bi Dam claim that he is the student of Guk Seon & request admittance to the Bi Jae. Chil Sook affirms that if Bi Dam is the student of Guk Seon that he is qualify to participate in the Bi Jae, so if Moon Noh confirms the claim then Chil Sook will allow Bi Dam. Ho Jae asked whether Bi Dam is indeed Moon Noh’s student as he claims. Moon Noh & Bi Dam exchanges glances as they made conversation with their eyes as Bi Dam show that he must participate in this Bi Jae. Moon Noh relent to say that he is indeed his student. Then Ho Jae announce that Bi Dam will replace the unfit Hwa Rang as the Hwa Rang Bi Dam from Mu Myeong Ji Do cadre will participate in his place

Mu Myeong Ji Do means No name cadre corps

Bi Dam acknowledged the permission & the gratitude for his participation. Ho Jae announce that the 32 participants had been decided & the Bi Jae commence in the afternoon, the Hour of O. Mi Saeng while being distracted by Bi Dam presence changes the subject that he had received news that Dae Nam Bo will be arriving to Seorabeol soon. Mi Shil asked Mi Saeng how “soon” is the definite arrival date. Mi Shin had heard that Kim Chun Chu has been alleged to see in the proximity of Danhangseong for so long that they are just now setting his departure for Seorabeol

Danhangseong is the ancient Silla Fortress in Gubongsan in Chuncheon capital of Gangwon Do. It is 2 hours east from Seoul.

Mi Saeng said so it seems that he will seriously reprimand Dae Nam Bo after he return for the delay. San Tak comes in to inform that the Bi Jae will commence in the hour of O (noon). Seol Won Rang enquire about what has happened to Bi Dam. San Tak said that Moon Noh came to affirm that Bi dam is his student. Mi Shil is not all that surprise as Se Jong said that isn’t the 32 participant had already be accountable for. San Tak confirms but one of the Hwa Rang has a quarrel with Bi Dam & in the end Bi Dam knocks him out as quick as lightning to the ground & he had to defer & retire from his entry, so Bi dam will takes his placing. Ha Jong asked whether this is Moon Noh’s scheme of plans in this incident that this was a conspiracy done together with his student

Seol Won Rang said that it is not in the character of Guk Seon Moon Noh to scheme. Ha Jong asked how can Seol Won Rang vouch for Moon Noh’s character. Seol Won Rang said he will look further to the matter. Joo Bang & Go Do goes to report to Deok Man that Bi Dam had always said that he was the student of Guk Seon & now it seem it is confirmed, Bi Dam looks like he is determined as bolt of blue lightning like the ghost, without a glance, he grounded the Hwa Rang onto the floor as Joo Bang shows Deok Man the movements of Bi Dam as Go Do said that Bi Dam will taken in replacement of the injured Hwa Rang. Deok Man recalls Bi Dam telling her at the Bi Jae he will make her wishes realise by making Kim Yu Shin the next Pungwolju

The Hwa Rang discussing about Bi Dam that he was lying that he said he was the student of Guk Seon but complaints about his insolent behaviour. Then suddenly Bi Dam jumps on them asking who am I & asked who is their opponent they are going to confront. The Hwa Rang thinks that Bi Dam is rude being so casual with them. Bi Dam provoke whether they are going to fight against him or not then reminds himself that he always refer to the chart, but then turns around to warn them should they by chance be confronting him in the Bi Jae to just be caution about the ass as they is what is going to aim for as he punt with fun over the ass. The Hwa Rang thinks that Bi Dam is mad in provoking fun at them

Joo Bang assures Kim Yu Shin not to get too worry as Kim Yu Shin mentally prepare for the Bi Jae

You practiced enough, as Joo Bang said that all the practises whacking at boulder will be successful. Joo Bang tells the opponent that Kim Yu Shin going to face Baek Eui that Jo Bang & Go Do don’t have a liking or downright hatred for Baek Eui & asked Kim Yu Shin to give him a trashing & win over Baek Eui

Kim Yu Shin tells them they are a little too noisy & disturbing his concentration & leaves. Joo Bang asked whether Kim Yu Shin is feeling too tense with nerves. OG do said it may because it is his 1st maiden Bi Jae. Joo Bang thinks that experience counts as important in Bi Jae, they must find something to ease Kim Yu Shin’s anxiety attacks. Joo Bang finds that Kim Yu Shin forgot about this wooden sword & takes to bring it out to him. Kim Yu Shin taking a stroll & meets with Al Cheon. Then Go Do & Joo Bang caught up with Kim Yu Shin & they cheer Al Cheon to do his best since their cadres are almost kins. But Al Cheon & Kim Yu Shin are cold towards each other. Joo Bang said that the Bi Jae must be something serious to have people so tense beyond imagination. Go Do said that those who were so friendly in acquaintance suddenly turn frightening cold towards each other

Bo Jong learns that Seok Bum will meet with Bi Dam for his 1st round. You are that Bi Dam’s first contender. Seok Bum worries as he witness Bi Dam’s martial arts skill in Iseo County. Bo Jong warns that Bi Dam is known by them that he is fast & quick with his movement, so asked Seok Bum to be cautious. Seok Bum said he will do this best effort for Bo Jong not to meet him in this round. But if he can’t defeat Bi Dam, he makes certain that he will be free of any injuries to the next round. Then Bi Dam pop up in their face to asked who are they referring to. Bi Dam looks like the restless phantom twirling at other Hwa Rang conscience. Bi Dam asked him Seok Bum & Bo Jong are in the same league team together, it is best they both come together, so that Bi Dam can settle this once & for all. Bi Dam agitates that as far as he can recall Seok Bum fighting skill is not worth event o save his own life. Seok Bum is upset over the provoke & shouts that Bi Dam has insulted him. Bi Dan in turn tell that if the Bi Jae is contesting who is the loudest, then Seok Bum may succeed in becoming Pungwolju with that voice of his. Bi Dam got his fun & leaves telling how can a man of short stature like Seok Bum has such a vocal voice. Seok Bum is left fuming over Bi dam insults

Bi Dam goes to meet with Im Jong. Im Jong nearly draw his sword when Bi Dam jump on him & asked if he know him. Bi Dam said that Im Jong should know him instead since his outburst performance at the Hwa Rang ground earlier. Im Jong asked what is wrong with Bi Dam. Bi Dam asked that Im Jong is the Captain of Ho Guk Seon Do. Bi Dam said that to his knowledge, that his teacher Moon Noh once was the Captain of Ho Guk Seon Do & created & compose the cadre technique style of fighting. Bi Dam has not seen Im Jong techniques but as he whisper to Im Jong, if they meet in the Bi Jae, it is like they are fighting for the right of who is worthy recipient of the Ho Guk Seon Do style. Deok Man comes in & over hears. Bi Dam does his rubbing saying that Im Jong didn’t go under the tutelage of Moon Noh, so Im Jong is not qualify to be Captain of the corps, so if he loses, he needs to hand the rein of the cadre corps to him. Im Jong is provoke on what Bi Dam had suggested. Bi Dam advice that Im Jong that he should have learn how to appease his concentration & nerves before a fight. Bi Dam notices Deok Man as Im Jong & Bi Dam pay her greetings

Deok man calls Bi Dam up for questioning & asked what his intention in his provoke. Bi Dam asked what is she referring to. Deok Man asked of his provoke & pester tactics & teasing the Hwa Rang captains with his punts & jokes. Deok Man said that if he wish to participate in the Bi Jae, he should conduct himself properly. Bi Dam tells her that this is the most proper conduct that he is doing now. Deok man is surprise. Bi Dam said that he is confident in his own skills but yet he has no experience in encountering someone in a Bi Jae, since there is significant difference between Bi Jae & actual battle, he needs to be certain of the eventual outcome. Deok Man asked then what with this as Bi Dam tells her every strike of a swordsplay starts from the heart, provoking & disturbing their mental thought will also infect their physical swordsplay. Bi Dam said that he is giving his utmost effort in his provoke to get his ultimate result. Deok Man tells that his tactics is below the belt in the way of his provoke. Bi Dam said that Deok Man had told him that the core the Hwa Rang code of conduct was to never differentiate between daily life or battle in war. The Hwa Rang captain are just inferior to reads that code. Deok Man is left speechless as Bi Dam twist her words

Deok man asked what is intention of participating in Bi Jae. Bi dam asked isn’t her wish for Kim Yu Shin to become Pungwolju, this is the way to go about & guarantees that Kim Yu Shin will become Pungwolju as she wish. Mi Shil meets with Moon Noh that she heard that his student has participate in the Bi Jae. Moon Noh confirms that this is what seems to have happened. Mi Shil said that his expression sounded that he wasn’t aware that this was going to happened & since Bi Dam is his student, why isn’t he make aware of his student’s movement & behaviour. Mi Shil said that Moon Noh should have restraint Bi Dam & not let him what he has done. Moon Noh reminds that a student of Guk Seon is qualify to participate in the Bi Jae & said that it will be lets to happen. Mi Shil trust that it must be so & believe of Moon Noh’s fair judgement in the Bi Jae. Moon Noh assures that he will. Mi Shil tells that the 1st moment that they met & since for a long while there doesn’t go without a day that she had great admiration & respect for Moon Noh, she hope that Moon Noh who had earn her high regards will not falter in the very end

The Bi Jae starts at the hour of O where the Hwa Rang goes to their individual bouts to eliminate their opponent . Bi Dam goes for Seok Bum & thrash Seok Bum to the floor. Kim Yu Shin & Phil Dan through. Bo Jong means with his opponent & went through the bout at ease. Then Al Cheon is through. Bo Jong with his bout as he clears the bout. Kim Yu Shin & Bi Dam also done away with their opponent. Then the rounds comes that Bi Dam will meet with Bo Jong

King Jinpyeong asked about the progress of the Bi Jae. Kim Yong Chu said that the Bi Jae had been fought with close contention & inform that Bi Dam had also participate in the Bi Jae. Queen Maya asked whether Bi Dam is that person who is under Deok Man as a vassal. Kim Yong Chu affirms it as he is participating then as student to Guk Seon. Then King Jinpyeong’s Eunuch announce that the Chinese Emissary Ambassador from Hangju had arrive, King Jinpyeong hearing this is delight to asked whether Kim Chun Chu is in the entourage

Hangju is Hangzhou in the province of Zhejiang, China (founded city under Sui Dynasty & the silk route network to Gyeongju)

Eunuch hesitates in his reply that as King Jin Pyeong & Queen Maya asked what is the matter, as the Eunuch tells that Mi Shil had beat us one step ahead in escorting Kim Chun Chu. King Jinpyeong is shocked that Mi Shil had now apprehended Kim Chun Chu away. Queen Maya asked how can Mi Shil had take custody of Kim Chun Chu. Kim Yong Chu access that if Kim Yong Chu had already depart before the Chinese Emissary Ambassador then he should have arrive in Seorabeol by now since the Emissary Ambassador has already arrive in Seorabeol. Kim Yong Chu will be definitely in Seorabeol, why isn’t any sign of them arriving. Queen Maya is worried that by chance maybe Mi Shil has house arrest Kim Chun Chu. King Jinpyeong order on a surveillance of Mi Shil’s faction movement then enquire in Danhangseong if Kim Chin Chu did arrive in that fortress

Mi Saeng is inform by a messenger that Dae Nam Bo & Kim Chun Chu had just pass Geumohsan & will be arriving to Seorabeol soon

Geumohsan is the former name of Namsan in Gyeongju

Mi Saeng surprise that Geumohsan is just right around the corner why did the just a messenger arrive before them with the report. The messenger said that he had received order from Dae Nam Bo to give their coordinate of their current location. The messenger inform that the long journey has made Kim Chun Chu ill with motion sickness to incompetent to travel & needed to rest & recuperate for days in Danhangseong to seek treatment. Se Jong said that even with that included, they should have arrived in Seorabeol way out in on time waiting for their arrival. Ha Jong said that if he set on foot with that time give, he should have arrives in Seorabeol by now. Then the messenger hesitate in reveal on what actually happen as Ha Jong demands he cough it out. The messenger informs that Kim Chun Chu can’t ride a horse. They are shock & surprise that he can’t ride a horse.

Riding a horse is from of transport in ancient times like presently able to drive a car, in which most people in the modern era can drive a vehicle, so they are surprise to learn that Kim Chun Chu can’t drive or ride in this case

Mi Saeng thinks it is utter nonsense to find a person who can’t ride a horse in his age. Se Jong 7 ha Jong looks at Mi Saeng then Mi Saeng realise that he too is another person who can’t ride a horse. Mi Saeng cover himself that he had other talent to compensate in his incompetent on horseback. Mi Saeng asked that Kim Chun Chu should be carried in sedan chair then

Dae Nam Bo leading Kim Chun Chu’s entourage as an command shouts to order a halt. Dae Nam Bo jumps from his horse & asked what is the matter, Kim Chun Chu tells his that he is too nauseous to continue the journey & needs rest. Dae Nam Bo order that the sedan chair be lowered. Kim Chun Chu emerge from the sedan chair & introduce as Kim Chun Chu, soon to be the Great King Taejong Muyeol as he rest on a chair set for him to take some fresh air & asked for a towel & water to be brought to him. As the ladies in waiting dampened the towel for Kim Chun Chu to wipe his face & cool his face with the towel, while Dae Nam Bo is getting anxious in making time & tells that Kim Chun Chu must hasten this journey & arrived in Seorabeol as soon as possible as they are within the proximity of the capital. Kim Chun Chu said that the sedan chair is making him ill with nauseous & he can proceed any further. This drive Dae Nam Bo up the wall with the wimpy Kim Chun Chu

Kim Chun Chu later King Taejong Muyeol is known to possess a great diplomatic skill & it shows during his engagement with Tang Dynasty. Now he is playing the clown to set the adversary off guard

Kim Chun Chu enquire about the Bi Jae that is commencing at Seorabeol & Dae Nam Bo conforms it as Kim Chun Chu makes the excuse that the day is too hot to travel in this scorching afternoon sun. Kim Chun Chu return to his wet towel facial mask while Dae Nam Bo really wants to throw a punch at Kim Chun Chu wimpy fancies

In the end the Bi Jae decides on the semi finals that Kim Yu Shin of Yonghwa Hyangdo will meet Al Cheon of Bi Jeong Ji Do while Bi Dam of Mu Myeong Ji Do meets with Bo Jong as Ho Jae of Il Wyol Seon Do announce to the participants of the respective contenders. The semi finals will take place in the hour of Shin Shi (Monkey is 3-5pm) at hwa Rang grounds

Cha Jang Sheon is the semi final rounds

Kim Yu Shin nurse his inflamed shoulder tendon from all the bouts that he is fighting as Wyol Ya & Seo jin comes to check on him & asked him how he is doing. Seo Ji had a look at Kim Yu Shin inflamed shoulder tendon & see how seriously the condition is & asked if he able to compete with that bad shoulder. Kim Yu Shin is certain that the other Hwa Rang are just as batter as he is. Seo Ji help to nurse Kim Yu Shin’s shoulder. Wyol Ya tells him that if Kim Yu Shin makes it to become Pungwolju, it will speed up & expedite their plans by the least 3 years of planning. Kim Yu Shin must need to win on this at all cost. Seo Ji conforms that he must as he shoulder a heavy responsibility of burden on his shoulders

Al Cheon is facing hand injuries as his valet tells him that he will be facing Kim Yu Shin in this semi final bout & how does he feel about the bout. Al Cheon said that he will do his best. The varlet tell him that if he goes all out with Kim Yu Shin & wins then the next opponent he meets will be Bo Jong, wouldn’t there be a problem as the valet asked whether Al Cheon had made a pact with Kim Yu Shin on the advancement to the next bout. Al Cheon reprimand his valet on what he is trying to imply that Al Cheon will go & manipulate & doctor the Bi Jae for his own benefits. Al Cheon & Kim Yu Shin has never come across any of this thought to do so as this is Bi Jae & they will abide to the rules as it is a Bi Jae.

Bo Jong doing push up. Seok Bum comes to see Bo Jong to asked how he is doing & whether he is alright. Seok Bum apologise that he wasn’t of much help. Bo Jong comfort him that Bi Dam is formidable opponent to be reckon. Seok Bum then advice that Bo Jong must overcome Bi Dam quick movement if he wants to advance to the finals. Seok Bum said that Kim Yu Shin & Al Cheonn may have come to some scheme arrangement, Seok Bum tells Bo Jong that Bi Dam’s greatest strength is his quick reflexes & his agility but however that Bi Dam had hurt his ankle, he will find it hard to use his right ankle to execute his movement

Bi Dam sleeping like a log & resting his right leg when Dae Pung & Guk San Heun comes to serve him water. Then they find Bi Dam sleeping peaceful without a care in the world, snoring & laughing to himself in his sleep. Guk San Heun said that he already said he needed no one to service on his side & Bi Dam seems alright on his own. Then notice Bi Dam injuries that was inflicted by Im Jong & wonder if he can still walk with that injury

Mi Saeng goes around looking for his sister only to find her in her chamber. MI Shil tell her brother that Ha Jong has send news about Kim Chun Chu but yet she is still waiting for Kim Chun Chu supposed arrival in the palace & asked whether Kim Chun Chu has reach the palace. Mi Saeng said that he has not as they just pass Geumohsan in the morning & nearing the Seorabeol as they speak. Mi Shil is surprise as Seol Won Rang said that Geumohsan is just a around the corner from Seorabeol. MI Saeng said that it is due to the fact that Kim Chun Chu can’t ride a horse & he thinks it is absurd. Mi Shil & Seol Won Rang looks at Mi Saeng strangely as he is referring to himself as it kettle calling the pot black. Mi Saeng defends himself that the least he has other ability & not like Kim Chun Chu who is non existence in any field

Dae Nam Bo pacing as Kim Chun Chu rest as Dae Nam Boo coax Kim Chun Chu to ride on horseback as it is nothing so difficult that anyone is able to do it as Dae Nam Bo volunteer to teach Kim Chun Chu to ride on horseback that it will be an enjoyable experience. Kim Chun Chu asked whether it is indeed that riding on horseback is deemed enjoyable. Dae Nam Bo will show Kim Chun Chu on how to do it. Kim Chun Chu said he did try to learn a long time ago but it sure was a hard task to master & the least Dae Na Bo show him the ropes as he will give this a try. Kim Chun Chu goes & mounts on a horse, then as Dae Nam Bo said that he is to hold the reins, Kim Chun Chu claims that he is getting frighten & he wants to dismount as soon as possible. Dae Nam Bo tries to persuade Kim Chun Chu to stay longer mounted but Kim Chun Chu insist of dismount then as he dismount he told Dae Nam Bo that the horse ride had made him tired & he will rest in inn. Dae Nam Bo shock that Kim Chun Chu to claim fatigue when he only been in a horse for just a moment, as they need to hurried back to the capital but Kim Chun Chu insist that he want to go to an inn at once

Then Kim Yu Shin, Bo Jong & Al Cheon prepare themselves but Bi Dam is sleeping. Moon Noh comes to see Deok Man & asked if she had given an order Bi Dam. Deok Man asked what is Moon Noh is trying to imply as Moon Noh explains that Bi Dam participation is done without any form of prior consent from him & asked whether Deok Man had order Bi Dam to do so. So Hwa jitter on the name Bi Dam. Deok Man said she order no such matter. So Hwa informs that the Bi Jae will soon start & they must hasten their step to see it. Deok Man leaves as Moon Noh makes way

Ho Jae announce that semi final bout about to commence with Kim Yu Shin of Yonghwa Hyangdo versus Al Cheon of Bi Cheon Ji Do as they come forward as they pay greeting to Deok Man as they go out to the grounds to battle it out ferociously. Yonghwa Hyangdo cheer Kim Yu Shin on like football fans as Bi Cheon Ji Do does the same to cheer their Captain on. As both Kim Yu Shin & Al Cheon are equally tested then eventually Kim Yu Shin came out a better man from the bout as Al Cheon collapse from fatigue. Then Kim Yu Shin is declare the winner then proceed to Jang Won Cheon. Yonghwa Hyangdo cheers for their Captain. Kim Yu Shin went to pick up the fatigue Al Cheon & raise Al Cheon’s hand to acknowledge the cheers as they embraces each other

Jang Won Cheon is the finals

Kim Yu Shin is carry back to have a rest as Go Do tell how great Kim Yu Shin was. Joo Bang said that since his skill is so good, why that he had never wanted to participate in the Bi Jae before. Dae Pung 7 Guk San Heun help Kim Yu Shin to hydrate with fluid when Al Cheon comes in & said how is that the loser is walking & the winner of their bout is lying in bed. Kim Yu Shin said it was a great bout. Al Cheon tell that he must become Pungwolju since he had graciously defeat him. Yonghwa Hyangdo applause Al Cheon remarkable speech. Joo Bang said that if Al Cheon is going to conceit defeat he should have gone easy & not beat Kim Yu Shin it such ferocious strike until he pulps & then tell him that he can proceed to become Pungwolju. The Bi Cheon Ji Do tell this is why Bi Jae is all about. Joo Bang can’t understand the gesture of embracing each other & telling that friendship is forever. Dae Pung think he know the answer that it is the feeling of bosom comrade in arms fighting in bout has in true sense of significant meaning. Joo Bang thinks it is utter nonsense that Bi Jae makes them all excited & righteous & give a demonstration of Bi Jae with him

Dae Nam Bo goes to Kim Chun Chu’s room to asked that they need to start their journey as it is getting late & need to hasten their journey to the capital as he call out to Kim Chun Chu then finds there is no answer from the room, Dae Nam Bo enters to find Kim Chun Chu is missing from the room as he place a dummy on the bed. Then Dae Nam Bo’s men comes to report that Kim Chun Chu is nowhere to be found even at the latrine. Dae Nam Bo said that this can’t happened & order a search for Kim Chun Chu at once

The next semi final is Bo Jong versus Bi Dam as Bo Jong recalls what Seok Bum said that Bi Dam’s greatest advantages are his quick and his agility but however he had injure his ankle, he may not full extend the full ability of the movement. Bo Jong goes to attack Bi Dam injure ankle then tell Bi Dam that he the victor of 10 Bi Jae & that the environment sides him. Then Bi Dam comes out with some technique that looks like taijiquan that got Moon Noh up on his chair & Chil Sook take notice

As I too has several years in my belt practicing this arts, it is an hard & soft technique in dealing in the forces of attack that since Bo Jong wield a very strong striking blows, Bi Dam needs to counter this with a soft blow & to protect his own injuries. Bi Dam needs to use Bo Jong’s aggressive force & momentum & work against Bo Jong rather than him. I can go on but this is not a taijiquan lesson. Although Taijiquan wasn’t invented in the 7th century but the Shaolin monastery is already established. Bi Dam looks at Moon Noh to asked his teacher to look that he has master his martial art without his tutoring. Moon Noh reprimand Bi Dam for stealing peek at his martial arts as Bi Dam begs that he wants to learn everything from his teacher Moon Noh while is teacher is reluctant to teach him anything. Moon Noh said that Bi Dam has master the martial arts by mere observation

Bi Dam using the position of an advantage position with a seamless movement then goes into a close contact & block then in a circular motion pushes Bo Jong to the ground like the force of a projectile. Bo Jong is defeated as Bi Dam declares the winner & proceed to the finals. Moon Noh just sat in a thud back to his seat. Ho Jae tells that the final will commence tomorrow morning but Bi Dam request that he will fight Kim Yu Shin now & here. Ho Jae calls for Kim Yu Shin to ask if he agree to fight this final bout as of now. Kim Yu Shin said if Bi Dam is fine with, he doesn’t disagree with that proposal then in a time period of Han (2 hours) in the hours of Sul (Dog 7-9pm) the final will commence

Kim Yong Chu goes to report to King Jinpyeong & Queen Maya that Bojong has lost in the Bi Jae. King Jinpyeong surprise that to whom did Bo Jong lost to. Kim Yong Chu reports that it is Bi Dam who defeated him. Queen Maya said to her knowledge that Bo Jong has never lost in a Bi Jae before & how could Bi Dam defeated him. King Jinpyeong said that if Bi Dam can overcome Bo Jong, he must be excellently skilled. Kim Yu Shin said that if Bi Dam wins this final then each of them had won once in the Bi Jae section then it will be a tie & Pungwolju will be voting ballot of Jung Mang Kyeol

Jung Mang Kyeol voting ballot by the majority

King Jinpyeong said that with that voting system; then Bo Jong would be the likeable winner. Queen Maya said that Kim Yu Shin must become Pungwolju in order to has stronghold support for Deok Man. Ha Jong comes in disappointed that Bo Jong has lost the Bi Jae as he has predicted. Se Jong is surprise as Mi Shil is shocked that Bo Jong has lost to Bi Dam. Ha Jong said on what the boasting Bo Jong has said that he had never lost in Bi Jae & Ha Jong said that he knew that his arrogance will lead to defeat & downfall. Se Jong then said that the final will be Kim Yu Shin versus Bi Dam. Se Jong asked what Mi Shil is suppose to go about in handling this arise situation as Mi Shil puts on her thinking cap. Ha Jong then remind that both Kim Yu Shin & Bi dam are vassal under Princess Deok Man. Mi Shil said that she will head herself to the Bi Jae grounds as Ha Jong tell that his mother’s presence will not influence the said result. Mi Shil leaves as Ha Jong can’t comprehend his mother’s gesture.

Mi Shil goes to see her defeated son who is really disappointed in his lost as Bo Jong apologise for his lost. Mi Shil tells that her son has done well to the best of his effort he can. Mi Shil then goes & comfort her disappointing son & pacify him that he did indeed do well

In the hours of Sul where Kim Yu Shin meets with Bi Dam pause for 15 mins without striking at each other

A time period of a han (2 hours) is divided into 8 segment or ‘Gak” so 1 segment is 15 min

Joo Bang asked whether they are going to defeat each other by just gazing at each other. Joo Bang said this is a fight of mind over matter & tell that they know nothing of the in depth of martial arts. Deok Man looking at the 2 man as she recalls telling Bi Dam if it should what she thinks & fear on what Bi Dan’s intention are, she will not forgive Bi Dam. Bi Dam said that what fear Deok Man has is that of Kim Yu Shin losing in this Bi Jae. Deok Man said she is willing to accept Kim Yu Shin lost but not what Bi Dam’s is intending to do, if what he is intention is of that, Deok Man ask him not even think about it, especially Kim Yu Shin will not accept it serve on a given platter. Deok Man tells in her heart that Bi Dam must not give this Bi Jae on a platter. Kim Yu Shin fights Bi Dam & realise what his intention 7&asked him to fight this for real & warn if he doesn’t he is dead meat. Bi Dam asked Kim Yu Shin to take his perspective wider the comparison of what he is achieve to that of what Princess Deok Man’s ambition that she needs to, this Bi Jae is nothing in comparison. Kim Yu Shin said don’t he dare under mind this Bi Jae. Mi Shil comes to the Hwa Rang ground to see the final bout

Then Bi Dam falls on the ground as Kim Yu Shin asked Bi Dam to get up then Chil Sook gets angry & walks down to the ground to tell that Kim Yu Shin & Bi Dam is making a mockery out of the Bi Jae. Chil Sook tell them how dare they still call themselves Hwarang. Deok Man fear that the influence of Chil Sook may be part of Mi Shil’s plan. Then a recall scene that Seol Won Rang tells Mi Shil that there is a possibility the Guk Seon has sent Bi Dam to defeat Bojong in order to allow Kim Yu Shin to succeed as Pungwolju. Chil Sook assures that Moon Noh will do no such thing in honour of the Bi Jae. Seol Won Rang can”t be certain & hope that he is wrong but the play of suspicion is highly in regards to the current situation that is unfolding. Chil Sook said that if Moon Noh indeed violate the Bi Jae, he will forgive Moon Noh’s action. Mi Shil said it will make things easier for them if Guk Seon had mastermind this. Chil Sook understands Mi Shil’s intention

Mi Shil & Chil Sook goes on the theatrics act on the Hwa Rang ground asking Chil what does he mean with his implication that they are trying to doctored the results of the Bi Jae. Chil Sook tell the crowd that he Wonsanghwa Chil Sook has spend his life with a sword & if they should be such doctored in the Bi Jae is beyond his fearful thought, he will blind his eyes that to see this spectacle & to atone for my insolence. Chil Sook turns to Moon Noh & asked him to voice out whether this Bi Jae is fair & eligible.Chil Sook asked if by chance Guk Seon the beacon of Hwa Rang said it is so then Hwa Rang will come to & end. The cadres are all buzzing what with the end of Hwa Rang, when Kim Chun Chu sneaks in among the crowd. Jo Bang tries to hush them down when Kim Chun Chu comes beside Joo bang & asked who is the winner & asked him many question & Joo Bang is irritated then want to hit him but finds it is Kim Chun Chu instead he thought it was Go Do

Joo Bang: And who might you …be?

Kim Chun Chu: I…..am Kim Chun Chu.

Kim Chun Chu smiles as the next main character is introduced to the drama

***********************************************************************
The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕))Episode 34


The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕))Episode 34 Part 1


The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕))Episode 34 Part 2


The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕))Episode 34 Part 3


The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕))Episode 34 Part 4


The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕))Episode 34 Part 5


The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕))Episode 34 Part 6

***********************************************************************
Source of synopsis/summary of The Great Queen Seon Deok is taken from: (Thank you and credits to http://bimbibap.com/ & http://kadorama-recaps.blogspot.com/2009/)

(Terima kasih dan kredit diberikan kepada http://www.indosiar.com, http://www.koreanmovie.com, http://forum.koreandramas.net dan semua pihak atas sumber maklumat dan video)

(Thank you and credits to http://www.indosiar.com, http://www.koreanmovie.com, http://www.viikii.net/, http://en.wikipedia.org and all sources for the information and videos)

Friday, November 27, 2009

Episode 33 -The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕)) synopsis & video clips including OST 아이유(IU) - 바람꽃 (Wind Flower)


Sinopsis dan video klip Drama Asia (Korea)- The Great Queen Seon Deok Episode 33/ Synopsis and video clips of The Great Queen Seon Deok of Episode 33

Title: Queen Seon Duk
(선덕여왕)
Format: Drama
historical drama

Starring:

Yowon Lee
Hyeonjeong Ko
Yejin Park
Taewoong Uhm
Country of origin South Korea South Korea
No. of episodes 62


Synopsis

Deokman (later known as Queen Seon Deok) was born as a twin but was abandoned as a baby. She was later brought back to the Silla palace, where she joined forces with her twin sister Princess Cheonmyeng to oppose Mi-shil, who wanted to seize power. Mi-shil devised sinister plans to have the two Silla princesses exiled from the kingdom, and in a secretive battle, Princess Chonmyong was assassinated by Mi-shil. However, Princess Deokman shrewdly enlisted the help of General Kim Yusin and eliminated her archenemy Mi-shil. She became the first female ruler of the Silla kingdom.

***********************************************************************

Video clips of OST The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕) - 아이유(IU) - 바람꽃 Wind Flower

***********************************************************************
Cast

Extended Cast

***********************************************************************
SinopsisDrama Asia (Korea)- The Great Queen Seon Deok Episode 33
Tayang: 25-Dec-2009 16:30 WIB

Setelah batas waktu tiga hari habis, para hwarang kembali berkumpul dan Munno (Jung Ho-bin) mengulangi pertanyaannya mengenai makna ketiga dari nama Shilla. Melihat semuanya terdiam, Mishil (Go Hyeon-jeong) dengan penuh kemenangan menyebut kalau ronde tersebut berakhir imbang.

Tiba-tiba Yushin (Uhm Tae-woong) angkat bicara dengan dengan terperinci menjelaskan makna ketiga Shilla. Mata Munno langsung berbinar-binar, namun ia harus menahan kecewa ketika Yushin menyebut belum bisa menjelaskan artinya secara detil. Dengan suara mantap, Munno menetapkan Yushin sebagai pemenang ronde kedua.

Mishil tidak mudah dibohongi, ia sadar kalau Putri Deokman (Lee Yo-won) dan Yushin sudah tahu apa arti makna ketiga nama Shilla. Ketika berdiskusi dengan Munno, Putri Deokman dengan tepat mampu menebak alasan kenapa sang penasehat menentangnya menjadi pemimpin Shilla : sebagai wanita, Putri Deokman dianggap tidak akan mampu memenuhi cita-cita pendiri Shilla.

Keinginan untuk memenuhi para pendahulu Shilla juga dirasakan oleh Yushin. Saat berdiskusi dengan ayahnya Kim Seohyeon (Ju Sung-mo), Yushin menyebut bahwa untuk memenuhi cita-cita tersebut, keinginan bangsa Gaya untuk menjadikannya sebagai raja harus dilepas demi mengejar cita-cita yang lebih besar : mempersatukan tiga kerajaan.

Perdebatan antara Putri Deokman dan Munno makin sengit, apalagi ketika sang penasehat secara tersirat menyatakan bahwa secara kemampuan, Mishil lebih pantas jadi pemimpin. Namun dengan mantap Putri Deokman menyebut bahwa Mishil sama sekali tidak pantas, karena ia tidak pernah punya cita-cita untuk memenuhi impian para pendahulu Shilla.

Mendengar ucapan Putri Deokman, ingatan Bidam (Kim Nam-gil) langsung melayang ke masa lalu, dimana Munno telah menyiapkan peta geografi Goguryeo dan Baekje. Namun, sebuah kejadian membuat peta tersebut sempat jatuh ke tangan kelompok penjahat, dan pada akhirnya mengubah hubungan Munno dan Bidam selamanya.

Untuk memastikan kalau peta geografi yang pernah diperjuangkan mati-matian masih ada ditempatnya, Bidam mengunjungi biara empat peta tersebut disimpan. Tidak sengaja menemukan sebuah surat bertuliskan nama Hyeonjong, Bidam terkejut saat tahu tanggal kelahiran Hyeonjong sama persis dengannya.

Mishil kembali melakukan langkah yang mengejutkan, ia mengunjungi Yushin yang tengah berlatih keras sambil menyatakan harapannya supaya sang hwarang berusaha keras memenangkan duel melawan Bojong (Baek Do-bin) yang notabene adalah putranya sendiri.

Demi menyelidiki asal-usulnya, Bidam meminta ijin pada Putri Deokman untuk masuk ke perpustakaan istana. Aksinya terlihat oleh Seolwon (Jun Noh-min), yang terkejut saat tahu apa yang telah dibaca pria itu. Saat berjalan keluar, Bidam berpapasan dengan Mishil.

Pembicaraan antara keduanya tidak bisa dihindari, wajah Mishil sempat berubah saat Bidam menceritakan kalau Munno pernah mengatakan dirinya mirip dengan wanita itu. Sebelum berpisah, Mishil memberikan satu nasehat kecil, yang membuatnya merasa semakin ada ikatan dengan Bidam.

Begitu sampai ke kediamannya, Bidam dimarahi habis-habisan oleh Munno karena lancang membuka-buka peta Tiga Kerajaan. Tidak tahan lagi mendapat perlakuan tidak adil, Bidam mencurahkan isi hatinya yang merasa diacuhkan Munno sejak tragedi dimana dirinya yang masih kecil membantai para perampok yang sempat mencuri peta Tiga Kerajaan.

Kejadian tersebut membuat Bidam semakin terluka, ia menemui Putri Deokman sambil berjanji bakal membuat Yushin sebagai pungwolju alias kepala divisi hwarang. Untuk itu, Bidam nekat mendatangi balai pertemuan dan didepan semua orang menyebut ingin bergabung di ronde ketiga kompetisi yang ditetapkan Munno : duel antara para hwarang.

***********************************************************************
Sinopsis Drama Asia (Korea)The Great Queen Seon Deok Episode 33
Tayang: 25-Dec-2009 16:30 WIB

Setelah batas waktu tiga hari habis, para hwarang kembali berkumpul dan Munno (Jung Ho-bin) mengulangi pertanyaannya mengenai makna ketiga dari nama Shilla. Melihat semuanya terdiam, Mishil (Go Hyeon-jeong) dengan penuh kemenangan menyebut kalau ronde tersebut berakhir imbang.

Tiba-tiba Yushin (Uhm Tae-woong) angkat bicara dengan dengan terperinci menjelaskan makna ketiga Shilla. Mata Munno langsung berbinar-binar, namun ia harus menahan kecewa ketika Yushin menyebut belum bisa menjelaskan artinya secara detil. Dengan suara mantap, Munno menetapkan Yushin sebagai pemenang ronde kedua.

Mishil tidak mudah dibohongi, ia sadar kalau Putri Deokman (Lee Yo-won) dan Yushin sudah tahu apa arti makna ketiga nama Shilla. Ketika berdiskusi dengan Munno, Putri Deokman dengan tepat mampu menebak alasan kenapa sang penasehat menentangnya menjadi pemimpin Shilla : sebagai wanita, Putri Deokman dianggap tidak akan mampu memenuhi cita-cita pendiri Shilla.

Keinginan untuk memenuhi para pendahulu Shilla juga dirasakan oleh Yushin. Saat berdiskusi dengan ayahnya Kim Seohyeon (Ju Sung-mo), Yushin menyebut bahwa untuk memenuhi cita-cita tersebut, keinginan bangsa Gaya untuk menjadikannya sebagai raja harus dilepas demi mengejar cita-cita yang lebih besar : mempersatukan tiga kerajaan.

Perdebatan antara Putri Deokman dan Munno makin sengit, apalagi ketika sang penasehat secara tersirat menyatakan bahwa secara kemampuan, Mishil lebih pantas jadi pemimpin. Namun dengan mantap Putri Deokman menyebut bahwa Mishil sama sekali tidak pantas, karena ia tidak pernah punya cita-cita untuk memenuhi impian para pendahulu Shilla.

Mendengar ucapan Putri Deokman, ingatan Bidam (Kim Nam-gil) langsung melayang ke masa lalu, dimana Munno telah menyiapkan peta geografi Goguryeo dan Baekje. Namun, sebuah kejadian membuat peta tersebut sempat jatuh ke tangan kelompok penjahat, dan pada akhirnya mengubah hubungan Munno dan Bidam selamanya.

Untuk memastikan kalau peta geografi yang pernah diperjuangkan mati-matian masih ada ditempatnya, Bidam mengunjungi biara empat peta tersebut disimpan. Tidak sengaja menemukan sebuah surat bertuliskan nama Hyeonjong, Bidam terkejut saat tahu tanggal kelahiran Hyeonjong sama persis dengannya.

Mishil kembali melakukan langkah yang mengejutkan, ia mengunjungi Yushin yang tengah berlatih keras sambil menyatakan harapannya supaya sang hwarang berusaha keras memenangkan duel melawan Bojong (Baek Do-bin) yang notabene adalah putranya sendiri.

Demi menyelidiki asal-usulnya, Bidam meminta ijin pada Putri Deokman untuk masuk ke perpustakaan istana. Aksinya terlihat oleh Seolwon (Jun Noh-min), yang terkejut saat tahu apa yang telah dibaca pria itu. Saat berjalan keluar, Bidam berpapasan dengan Mishil.

Pembicaraan antara keduanya tidak bisa dihindari, wajah Mishil sempat berubah saat Bidam menceritakan kalau Munno pernah mengatakan dirinya mirip dengan wanita itu. Sebelum berpisah, Mishil memberikan satu nasehat kecil, yang membuatnya merasa semakin ada ikatan dengan Bidam.

Begitu sampai ke kediamannya, Bidam dimarahi habis-habisan oleh Munno karena lancang membuka-buka peta Tiga Kerajaan. Tidak tahan lagi mendapat perlakuan tidak adil, Bidam mencurahkan isi hatinya yang merasa diacuhkan Munno sejak tragedi dimana dirinya yang masih kecil membantai para perampok yang sempat mencuri peta Tiga Kerajaan.

Kejadian tersebut membuat Bidam semakin terluka, ia menemui Putri Deokman sambil berjanji bakal membuat Yushin sebagai pungwolju alias kepala divisi hwarang. Untuk itu, Bidam nekat mendatangi balai pertemuan dan didepan semua orang menyebut ingin bergabung di ronde ketiga kompetisi yang ditetapkan Munno : duel antara para hwarang.

***********************************************************************
Sinopsis The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕)) Episode 33

Kemudian Deok Man melihat 4 kaligrafi :

Deok (kebajikan/berbudi tinggi), Eop (enterprise/perusahaan/negri), Il Shin (Era baru), Mang Ra (mengembangkan), Sa Bang (4 penjuru mata angin/ujung dunia).
Deok Man menyimpulkan membawa era baru untuk negara yang berbudi tinggi agar berkembang ke 4 penjuru mata angin di seluruh dunia.

Kemudian mereka tahu bahwa kata Silla diambil dari kalimat Shin (baru) dalam Deok Eop Il Shin, sedang la (jaringan) dari Mang Ra Sa Bang. Kim Yu Shin berkata jadi ini pasti maksud dari arti ke 3 Silla. Deok Man berpikir apa kalimat ini benar berarti Silla. Kemudian Kim Yu Shin menemukan kaligrafi di belati: Sam Han Il artinya 3 negara.

Deok Man kaget dengan pewahyuan ini, berarti menyatukan 3 negara Silla, Baekje, dan Goguryeo dibawah Silla. Itulah arti Silla yang ke-3.
Tiba saatnya mereka menjawab pertanyaan Moon Noh. Seok Bum berkata mereka hanya menemukan 2 arti yang sudah diketahui semua orang. Im Jong juga menjawab sama. Moon Noh membuka kesempatan untuk semua orang. Apa ada yang tahu arti yang ke-3. Deok Man melihat ekspresi Mi Shil.

Mi Shil melihat tidak ada jawaban lagi dan berkata bahwa untuk babak ini tidak ada pemenangnya. Saat Moon Noh akan mengumumkan, Kim Yu shin membaca kalimat Deok Eop Il Shin, Mang Ra Sa Bang. Deok Man melihat ekspresi Mi Shil saat Yu Shin menyatakan kalimat itu dan terlihat Mi Shil tercekat dan itu membuktikan bahwa mereka benar. Itu arti ke-3 dan Mi shil tahu. Kim yu Shin berkata Shin dan la dalam kalimat itu yang membentuk Silla.

Moon Noh berkata itu adalah jawaban yang benar, lalu apa artinya. Kim Yu Shin berkata untuk membawa era baru dari negara kesatuan yang besar yang berkembang dari 4 penjuru bumi di dunia. Lalu Moon Noh bertanya pada Yu Shin arti lebih dalamnya. Kim Yu Shin terlihat ragu2. Moon Noh mendesak agar Kim Yu Shin memberikan jawaban. Kim Yu Shin menahan kebenarannya mengenai rencana penyatuan dan berkata bahwa kalimat itu benar berarti seperti yang tertulis. Tidak ada maksud lainnya. Moon Noh terlihat kecewa dan Deok Man melihat Mi shil yang pucat.

Moon Noh biarpun sedikit kecewa dapat menerima penjelasan Yu Shin dan berkata bahwa dalam Bi Jae yang lalu2, para Hwa Rang melakukan duel dan pertempuran untuk menghormati dan mengingat rencana Raja Jinheung yang sebenarnya dibalik pendirian Hwa Rang, dan itu sudah dilupakan, jadi Moon Noh memutuskan untuk mengajukan pertanyaan itu dalam Bi Jae kali ini. Sudah takdir dan keberuntungan kalau Kim Yu shin menemukan arti yang sebenarnya dari Silla. Moon Noh mengumumkan bahwa babak ke III akan diadakan 10 hari lagi, biarlah arti Hwa Rang tersimpan dalam hati dan jiwa mereka. Moon Noh menyatakan Kim Yu Shin sebagai pemenangnya.

Joo Bang dkk resimen Yonghwa punya kesempatan untuk membalas nangdo lain. Dia bahkan minta salah satu nangdo yang bernama San Tan untuk mengubah namanya menjadi Chon Dak (orang desa yg bodoh) karena mereka tidak mengerti arti ke-3. Bagaimanapun mereka berdebat, Kim Yu Shin yang memenangkan babak II.

Sekarang posisi satu sama. Para nangdo saling mengejek dan ada yang berkata Yu Shin tidak tahu apa2 tentang pertempuran, ia hanya tahu memukuli batu dsb. Go Do bertanya pada Sam Tak apa ia kelebihan sensor yang rasanya asam. Sam Tak tdk mengerti dan Joo Bang mengoloknya. Mereka saling mengolok. Sampai Deok Man muncul.

Joo Bang melihatnya dan menemui Deok Man. Joo Bang berkata ia senang sekali Kim yu Shin menang babak ini. Deok Man tidak menggunakan kalimat resmi saat berbicara dengan Joo Bang. So Hwa berpikir tidak pantas berbicara seperti itu. Joo Bang berkata tidak apa2 karena mereka sudah dekat. Lalu Joo Bang mengalihkan perhatian pada So Hwa dan senang melihat So Hwa sudah dapat berbicara dan ternyata So Hwa sangat cantik. Deok Man tersenyum saat Joo Bang membuat So Hwa tersipu-sipu. So Hwa melihat Joo Bang dan Joo Bang berdebar mendengar suara So Hwa dan resimen Yonghwa yang lain menjadi heran melihat Joo Bang karena bertingkah aneh.

Ha jong kecewa dengan hasil babak II. Mi Saeng heran melihat ekspresi Moon Noh sepertinya ia benar2 tidak tahu arti ke-3. Mi Saeng berkata, Moon Noh itu orang jujur dan tidak mungkin langsung mengarahkan niatnya jika ia ingin Kim Yu Shin menang dalam Bi Jae ini. Bukan karakter Moon Noh. Se Jong berkata apa Moon noh benar2 berniat menemukan arti ketiga dari Silla. Mi Shil berpendapat sebaliknya, Kim Yu Shin dan Putri Deok Man sekarang sudah tahu artinya. Mi Saeng bertanya jika mereka tahu mengapa mereka tidak mengatakannya. Mi Shil mengingatkan mereka bahkan jika keduanya tahu artinya, mereka tidak akan mampu mengatakan jawabannya. Ha jong berkata Bi Jae benar2 kompleks.

Mi Shil berpikir, apa Moon Noh mencoba mengatakan sesuatu pada Deok Man atau dia mencoba berkata bahwa Deok Man tidak memenuhi syarat untuk ambisi itu dan apa maksud Moon Noh dengan pertanyaannya itu.

Deok Man menemui Moon Noh. Moon Noh menanyakan maksud kedatangannya. Deok Man datang dan berkonsultasi masalah kalimat itu. Moon Noh terdiam. Kim Seo Hyeon heran saat Yu Shin tahu kalimat itu. Mengapa Yu Shin tidak mengatakan artinya. Yu Shin berkata ia tidak berhak mengatakannya.

Deok Man menghadapi keberatan Moon Noh atas pengangkatannya sebagai Ratu Silla mungkin saja ia mampu melaksanakan ambisi besar itu sebagai Penguasa. Moon Noh berkata ini bukan masalah gender, Moon Noh minta maaf ia percaya wanita juga mampu memegang kekuasaan dengan baik, Mi Shil contohnya. (Tirza: woman power..rocks!). Kemudian Deok Man bertanya lalu apa alasannya.

Moon Noh berkata mereka sekarang mendiskusikan mengenai ambisi besar dan mengapa Deok Man mengacu pada keuntungan pribadinya.

Deok Man berkata saat Raja Jinheung menemui ajalnya, ambisi ini telah membuat Raja Jinheung sangat prihatin atas masa depan dari negrinya, sehingga ia berkeringat dingin dan gemetar karena negrinya akan musnah dan lenyap karena lemah dan tidak berdaya dan ia takut negri ini akan lenyap dari sejarah. Itu yang dirasakan Raja Jinheung sebelum kematiannya. Deok Man berkata Mi Shil tidak akan mengorbankan keuntungan pribadinya dan mempertaruhkan semuanya untuk ambisi besar ini demi kemajuan Silla karena ambisi ini sangat mustahil. Ini karena ia tidak memiliki darah Seonggol yang akan memaksanya untuk mengambil tantangan itu. Deok Man berkata ia benar2 Seonggol dan jika itu tidak ada artinya untuk Moon Noh, paling tidak ini adalah batu loncatan untuknya agar dapat mencapai visi yang Moon Noh maksudkan.

Deok Man berkata bahwa Moon Noh perlu mempertimbangkan apa yang akan ia lakukan untuk masa depan bangsanya. Apakah Moon Noh ingin otoritas kerajaan yang besar atau diserahkan pada para bangsawan yang akan menentukan masa depan negri ini. Moon Noh mengiyakan tentu saja di tangan Otoritas kerajaan tapi bukan Ratu. Sementara itu, Kim Yu Shin berkata pada orang tuanya bahwa mereka harus menjadi cakar naga. Kim Seo Hyeon bertanya apa mereka harus ditentukan jalannya, seperti yang dilakukan Raja Guhae (penguasa terakhir Geumgwan Gaya, Raja ke-10 Daegaya. Raja Guhae adalah kakek buyut Kim Yu Shin).

Kim yu Shin berkata mereka harus mengerti mengenai bangsawan Silla dan semua keluarga Silla yang lain sehingga mereka dapat mengalahkan mereka dengan kesabaran dan ketahanan. Mereka harus berhasil mencapai takhta Silla dan menurunkan ambisi mereka, sebagai hasilnya mereka akan mendapat banyak. Putri Man Myeong mengingatkan Yu Shin, bahwa sementara Yu Shin melayani Putri Deok Man ia memiliki kesempatan untuk menjadi menantu Raja, dia akan memiliki akses menduduki takhta. Kim Yu Shin berkata itu tidak akan terjadi. Bagaimana seseorang keturunan Gaya akan dapat duduk di takhta Silla. Kemudian semua bangsawan Silla akan mendukung Mi Shil dan akan memberontak dan mereka dapat memicu perang antara Gaya dan Silla. Kim Yu Shin berkata pada ayahnya, mereka harus mempertaruhkan hidupnya, dia akan bersedia menerima segalanya dengan semua resikonya tapi ia tidak memiliki alasan untuk menggunakan rakyat Gaya sebagai taruhannya. satu2nya solusi adalah mereka berdiri disisi Putri Deok Man dan mendukungnya untuk menduduki takhta. Ini satu-satunya cara agar rakyat Gaya dapat bertahan di Silla.

Kim Yu Shin berkata bahwa takhta Silla tidak akan pernah menjadi miliknya, tapi mereka dapat menjadi tokoh penyatuan Silla. Kim Yu Shin ingin mengambil peran penting dalam penyatuan Silla biarpun ia tidak akan hidup untuk melihat apa yang telah ia capai.

Debat antara Deok Man dan Moon Noh masih berlanjut.
Moon Noh bertanya mengapa Deok Man percaya bahwa wanita bisa menjadi penguasa tapi mengapa belum ada wanita yang berkuasa sebelumnya.(Tirza: ada loh..Ratu Izebel dari Babel, terus Cleopatra, Ratu Sheba dari Selatan...haha, Moon Noh blom lahir sih..). Moon Noh bertanya mengapa Deok Man percaya bahwa Raja Nulji (Raja ke-19 Silla) membuat perintah bahwa takhta hanya untuk keturunan pria. Ini untuk menghindari lebih banyak konflik politik. Karena jika wanita yang menjadi Ratu, maka akan ada perebutan diantara bangsawan untuk menjadi Pangeran Pendamping Ratu.

Moon Noh memberi contoh, saat Deok Man membangun Cheomseongdae dengan tujuan untuk meneliti bintang, rakyat datang untuk meminta berkat, mereka berharap keinginannya terkabul. Seperti meminta anak lelaki. Moon Noh bertanya apa Deok Man berharap orang2 ini mau menerima penguasa wanita. Deok Man berharap dapat mencapai ambisi besar tapi akan memecah sentimen publik dan memecah mereka apa ia merasa ambisi ini dapat tercapai.

Moon Noh berkata saat ini, mereka sudah memiliki ahli strategi wanita yang belum pernah ada, yaitu Mi Shil, ia adalah kandidat untuk mencapai ambisi itu. Deok Man berkata Mi Shil tidak akan pernah dapat mencapainya, Moon Noh bertanya mengapa, apa karena ia bukan Seonggol. Bukan itu, karena Mi shil tidak memiliki ambisi itu. Mi Shil mungkin berkualitas sebagai penguasa tapi ia tidak pernah terinspirasi atas takhta dan itulah mengapa ia tidak akan pernah bisa menjadi penguasa. Mereka yang memiliki ambisi akan mencoba untuk melakukan segalanya demi tercapainya ambisi itu tidak peduli apa yang akan terjadi dan akan mencari cara untuk melakukannya.

Deok Man berkata ia akan membuat kemarahan yang ada dalam dirinya menjadi kekuatan untuknya. Kemarahannya akan dapat menenangkan orang2 yang ditekan Mi Shil. Kedua, dengan darah Seonggolnya, ia akan dapat mengendalikan bangsawan. Moon Noh bertanya yang ketiga apa? Yang ketiga adalah Moon Noh sendiri. Deok Man berterima kasih pada 2 pertanyaan Moon Noh dan berkata ia sudah menemukan jalannya dan akan meneruskan perjalanannya. Moon Noh bertanya apa itu mungkin.

Deok Man berkata meskipun itu adalah ambisi yang tidak masuk akal tapi dia akan membuat ambisi itu sebagai mimpi Silla untuk dicapai. Ia akan mengubah semua mitos dan legenda yang tidak bisa dibandingkan dengan ambisi ini. Moon Noh bertanya dengan apa. Deok Man menjawab dengan harapan. Moon noh kaget dengan jawabannya. Deok Man berkata, apa kau orang Silla, pejuang atau bahkan Hwa Rang, pasti ada sesuatu yang membakar hatimu untuk suatu resolusi bahwa tidak ada yang dapat memusnahkannya.

Deok Man berkata biarpun Moon Noh berkata dia tidak mungkin bisa mencapainya, Deok Man akan membuat ambisi besar Silla menjadi sebuah harapan. Kim Yu shin berkata mereka harus percaya bahwa nantinya mereka akan menyatukan 3 kerajaan menjadi satu, ini satu-satunya cara untuk membawa keselamatan bagi rakyatnya Gaya, untuk Deok Man dan negeri Silla. Kim Seo Hyeon mengangguk setuju.

Deok Man berkata pada Moon Noh, bahwa penyatuan tiga kerajaan adalah harapan untuknya, para bangsawan, dan rakyat. Harapan atas tanah yang luas yang akan membuat kehidupan menjadi lebih baik dan cerah dan kelimpahan atas tanah yang bersatu. Deok Man bertanya apakah itu benar arti dari Deok Eop Il Shin, Mang Ra Sa Bang. Kim Yu Shin berkata pada dirinya, dia harus menjadi Pungwolju dengan cara apapun.

Joo Bang sedang bercanda dengan Go Do saat ia melihat So Hwa diluar kediaman Moon Noh. Go Do bertanya mengapa Joo Bang tidak menemuinya, Joo Bang hanya bergumam, So Hwa terlihat lebih cantik sekarang. Dae Pung mengingatkan, So Hwa adalah pengasuh Putri Deok Man. Go Do aneh melihat reaksi Joo Bang, ia tidak pernah melihat Joo Bang spt ini. (Tirza: that's call: love struck..). Joo Bang memberanikan diri dan mendekati So Hwa dan ragu2 berbicara. So Hwa berpikir Joo bang ingin bertemu Deok Man. Saat Joo Bang mencoba berbicara dengan So Hwa, Chil Sook datang dan mendekati So Hwa, tiba2 terlihat seperti cinta segitiga.

So Hwa bertanya apa maksud kedatangan Chil Sook. Chil Sook berkata ia akan mendiskusikan masalah Bi Jae dengan Moon Noh. So Hwa berkata saat ini Moon Noh sedang bersama Deok Man. Moon noh mengerti dan Deok Man meninggalkan kediamannya. Deok Man melihat Chil Sook. So Hwa dapat merasa bahwa situasinya menjadi tegang dan berkata apa Deok Man ingin kembali ke kediamannya. Deok Man berkata ia akan ke kuil Putri Cheon Myeong. Deok Man hanya melirik sedikit pada Chil Sook saat melewatinya. So Hwa berbalik dan menatap seseorang. Joo Bang berpikir So Hwa melihatnya, tapi sebenarnya ia melihat Chil Sook. Joo bang heran dengan pandangan Chil Sook pada So Hwa.

Deok Man menghadap lukisan Putri Cheon Myeong, berdoa untuk kakaknya yang benar dirindukannya dan meminta dukungan kakaknya apa ia dapat menyelesaikan tugasnya dan akan membuatnya terjadi dan akhirnya dapat menyatukan ketiga negara. Sementara itu Bi Dam memikirkan pertanyaan mengenai penyatuan 3 negara dan sadar ini adalah yang sudah dipersiapkan Moon Noh selama ini.

Bi Dam ingat saat ia masih muda dan bertanya apa yang sedang mereka persiapkan dengan pergi ke wilayah beresiko seperti Goguryeo dan bahkan ke Baekje. Moon Noh berkata sekarang belum saatnya untuk menyatakan diri dan ia melakukan ini semua sebagai persiapan untuk Bi Dam dan dia hanya perlu menunggu saat itu tiba. Bi Dam muda tidak dapat mengerti maksud gurunya. Moon Noh berkata Bi Dam harus terus berlatih dengan pelajaran bela dirinya dan Moon Noh tidak akan membuatnya menjadi sia-sia. Bi Dam berkata ini semua untuknya, Moon Noh mengiyakan. Bi Dam bertanya apa buku itu miliknya juga, Moon Noh mengiyakan. Moon Noh minta Bi Dam mempelajari buku Wi Ryeong Gong Pyeon (15 kata2 bijak Kong Hu Cu pada Raja Gao Yun atau wei Ling Gong, Raja yang jahat)

Bi Dam mempelajari buku itu dan Moon Noh bertanya apa artinya. Kemudian Bi Dam kecil menunggu Moon Noh di tempat minum. Wanita penjaga disana berkata Moon Noh belum datang. Kemudian Bi Dam akan kebelakang. Wanita itu bertanya jika Bi Dam mau kebelakang mengapa membawa bungkusan, Bi Dam berkata bungkusan ini berisi barang yang sangat berharga untuknya. Beberapa orang mendengarnya dan ingin mencuri bungkusan Bi Dam. Bi Dam kecil berusaha mempertahankan barangnya tapi kalah.

Saat Moon Noh datang, pemilik kedai minum menceritakan kejadian itu dan ia berkata Bi Dam mencari orang2 yang sudah mengambil barangnya. Moon Noh berkata bagaimana wanita itu dapat memberikan tempat orang2 itu pada Bi Dam. Wanita itu berkata Bi Dam akan menukarnya dengan makanan jadi ia berpikir mereka tidak akan melukai Bi Dam. Moon noh berkata apa orang2 itu akan menerimanya begitu saja, hanya dengan makanan. Moon Noh bertanya dimana persembunyian mereka.

Moon Noh mencari Bi Dam dan sampai ke sebuah gua. Ia melihat orang2 terbaring dan meraung sekarat. Ia melihat Bi Dam kecil terbaring pingsan. Moon Noh membawa Bi Dam keluar dan bertanya apa ia baik2 saja. Bi Dam kecil mulai sadar dan berkata ia sudah membunuh mereka semua. Moon Noh kaget apalagi saat Bi Dam berkata ia menaruh racun Chu Do dalam makanan mereka dan meracuni mereka semua.

Bi Dam kecil berkata bahwa Moon Noh berkata tidak seorangpun boleh melihat barang ini. Moon Noh benar2 shock dan bertanya apa Bi Dam meracuni mereka dengan racun. Bi Dam berkata mereka menyerangnya dan memukulinya lalu mencuri barangnya dan mereka tidak boleh melihat isinya jadi mereka harus dibunuh. Bi Dam berkata saat ia memberikan makanan dan mereka menyantapnya dengan cepat tanpa curiga dan tidak tahu makanan itu beracun. Moon Noh melihat ke dalam gua dan pemandangannya seperti pembantaian besar2an. Isi bungkusan itu adalah peta dan topografi wilayah 3 kerajaan. Bi Dam kecil melihat buku itu dan tertawa.

Kembali ke masa kini, Bi Dam pergi ke kuil Deok Il Sa dan menemui bhiksu. Bi Dam berkata gurunya memintanya mengambil buku dari kuil ini. Bhiksu ragu2 karena Moon Noh tidak akan mengijinkan orang masuk ke kamar itu. Bi Dam beralasan gurunya sibuk dengan urusan negara di istana dan tidak bebas keluar. Bi Dam menambahkan bahwa gurunya ingin memberikan buku itu pada Raja Jinpyeong dan Bi Dam dikirim untuk mengambilnya. Bhiksu itu memikirkan sejenak, kemudian mengijinkan Bi Dam masuk.

Bi Dam masuk ke kamar, dan tahu apa yang ia cari. Bi Dam membuka buku dan mengeluarkan petanya dan topografi 3 negara, bab I dan Bi Dam membaca keseluruhan halaman. Bi Dam menyadari bahwa inilah yang dipersiapkan Moon Noh untuk menyatukan 3 kerajaan dan ia berkata gurunya melakukannya untuk kepentingan dirinya? Kemudian saat melihat lagi, ia menemukan 2 amplop dan membukanya dengan judul In Myeong atau tanggal kelahiran.

In Myeong adalah nama yang diberikan untuk Deok Man saat lahir, dan tanggal lahirnya adalah pada tahun Anjing air 602 M, bulan Shimmyo atau Februari tanggal 14 kalender bulan (atau 15 Masehi) pada jam 9-11 malam.

Bi Dam membacanya dan bertanya-tanya siapa In Myeong, kemudian membuka amplop satunya dengan nama Hyeongjong.

HyeongJong adalah nama Bi Dam sebagai Pangeran. Lahir pada tahun 584 M, tahun pertama Geon Bok, tanggal 7 bulan 7 kalender bulan (Chil Seok), jam 23.00 - 01.00. (Tirza : ada discrepancy di sini, kalo benar berarti Bi Dam ama deokman selisih 18 th, knp ada adegan Bidam yang balita mengelus deokman yg masih bayi? hrsnya Bidam 18th, baru deokman lahir...confuse mode on..)

Bi Dam membaca tanggal lahirnya dan bertanya siapa Hyeongjong dan ia ingat So Hwa pernah berkata tidak mungkin mengijinkan Bi Dam menikah dengan Deok Man karena mereka tahu anak siapa Bi Dam itu.

Bo Jong sedang berlatih dan beristirahat saat Seok Bum masuk dan bertanya apa yang ia pikirkan. Kim Yu Shin heran dengan kunjungan Mi Shil dan ia memberi salam pada Mi Shil. Mi Shil berkata besok adalah final Bi Jae. Seok Bum bertanya apa insiden di distrik Iseo masih mengganggu Bo Jong. Seok Bum berkata tidak perlu cemas karena saat itu ia terluka. Bo Jong mengamati tangannya dan berpikir apa mungkin kekalahannya waktu itu karena tangannya.

Kim Yu Shin heran karena Mi Shil menasihatinya. Mi Shil minta Yu Shin bersungguh-sungguh, karena 10 orang akan menghadapi 1 orang sebagai rival mereka. Mereka tidak mempertaruhkan hidupnya hanya untuk seorang pria dan pertempuran hidup mati. Tapi jika seorang pria menghadapi 10 orang lawan situasinya akan berbeda, ini merupakan panggilan bagi pria itu untuk mempertahankan hidupnya agar dapat bertahan dengan alasan tidak ada seorangpun kecuali pria itu untuk menghadapi lawan yang banyak dan itu akan memberikan perbedaan besar bagi orang itu. Bagi yang menang akan memberikan kepercayaan diri besar dan kepastian untuk menang menghadapi lawan lagi.

Bo Jong berkata pada Seok Bum tentang kejadian di ditrik Iseo bahwa tidak penting ia kalah atau menang tapi Bo Jong dikalahkan karena dia tidak memiliki tujuan dan keinginan untuk mempertahankan hidupnya seperti Kim Yu Shin. Mi Shil berkata begitulah keadaan hati manusia. Mi Shil berkata bahwa Bo Jong bagaimanapun adalah lawan yang lemah, bukan berarti ia tidak terkalahkan dan kuat, jadi ia menasihati Yu Shin agar jangan bimbang dengan tujuannya.

Kim Yu Shin bertanya apa tujuan Mi Shil menasihatinya. Mi Shil tidak suka melihat segala sesuatu yang berat sebelah. Jika Yu Shin kalah maka ia akan jengkel sekali karena ia berharap melihat pertempuran yang mati-matian dan kejam. Alasan lainnya adalah ia tidak bermaksud bermusuhan dengan Kim Yu Shin. Mi Shil pergi setelah selesai berbicara. Bo Jong berkata bahwa untuk pertama kalinya dalam hidupnya dia akan mempertaruhkan semuanya untuk menang dalam Bi Jae ini. Seok Bum mengangguk.

Kim Yu Shin berlatih memukul saat Wyol Ya dan Seo Ji yang berpakaian Hwa Rang datang. Wyol Ya berkata setelah Yu Shin membantunya menjadi anak angkat ayahnya Kim Seo Hyeon, dia juga menjadi Hwa Rang. Kim yu Shin berkata sekarang mereka saudara.

Wyol Ya berkata sekarang ia sudah memasuki Seorabeol dan karena Yu Shin akan memenangkan Bi Jae dan menjadi Pungwolju maka mereka dapat menambah kekuatan. Kim Yu Shin berkata masih terlalu cepat. Wyol Ya menasihati Yu Shin agar mengikat pernikahan dengan Putri Deok Man dan meraih mahkota Silla dengan jalan sebagai menantu Raja, bukankah itu alasan Yu Shin membantu Deok Man menjadi Ratu. Kim Yu Shin berkata ia tidak berniat melakukannya. Wyol Ya berkata iya dia tahu Yu Shin tidak berniat melakukan itu, tapi ia akan memberikan dukungan pada Yu shin jika diperlukan karena mereka sebangsa. Tidak soal, mahkota akan jatuh ke tangan Yu Shin atau dirinya, ia tidak masalah asal ada keturunan Gaya duduk di takhta Silla, jadi Kim Yu Shin harus menang dan menjadi Pungwolju demi kepentingan Gaya. Wyol Ya pergi.

Deok Man melihat Yu shin yang berlatih dari jauh kemudian Bi Dam menyelinap dibelakangnya dan bertanya apa Kim Yu Shin akan memenangkan Bi Jae, Deok Man menoleh ke belakang. Bi Dam meyakinkan Deok Man jika Yu shin menghadapi Bo Jong seperti terakhir kali di distrik Iseo maka tidak perlu cemas, Bo Jong tidak ada apa2nya. Deok Man berkata ini beda karena ini Bi Jae. Situasinya benar2 berbeda dengan waktu di distrik Iseo. Bo Jong belum pernah kalah sebelumnya. Deok Man berkata Kim yu Shin harus menjadi Pungwolju.

Seol Won Rang datang dan melihat Bi Dam yang memberikan bunga untuk Deok Man. Deok Man bertanya untuk apa bunga itu. Bi Dam bertanya bukankah ini hari ulang tahun Deok Man jadi ia memetiknya saat perjalanan kesini. Bi Dam berkata biasanya wanita suka bunga. Deok Man berkata untuk apa bunga (well..Deok Man was grown up in a desert, and spent most of her time as a boy..Bi Dam). Deok Man bertanya apa yang dilakukan dengan bunga. Bi Dam berkata bunga ini bisa dimakan (bwa ha..ha tapi benar juga kaya bunga pepaya gitu ya..) atau digunakan sebagai hiasan baju. Deok Man berterima kasih bagaimanapun juga dan berkata ini bukan ulangtahunnya.

Deok Man berkata ia lahir hari ke 14 Jeongchuk bulan Februari. Bi Dam teringat dengan surat yang ia temukan (smart.).Bi Dam berkata ia berpikir hari ini adalah ulang tahun Deok Man dan berkata ia bodoh. Deok Man berkata ia mengenakan baju pria begitu lama dan dia tidak pernah benar2 merasa sebagai wanita tapi Bi Dam menyadarkannya. Bi Dam berbisik pada Deok Man bahwa ia perlu belajar seperti Kim Yu Shin dan Al Cheon dan minta Deok Man mengijinkannya untuk belajar di perpustakaan istana karena ia ingin belajar. Deok Man setuju dan Bi Dam ingin segera belajar. Deok Man dan rombongannya pergi. Seol won menyaksikan keduanya dari jauh.

Deok Man membawa Bi Dam ke perpustakaan. Deok Man sudah berpesan pada penjaga jadi ia berkata pada Bi Dam, bahwa Bi Dam bebas membaca semua buku. Deok Man pergi. Bi Dam mulai memeriksa setiap rak. Kemudian Bi Dam menemukan Guksa saat Raja Jinji memerintah, kemudian membacanya. Ia menemukan pada tahun pertama Geonbok (584 M), Chil Seok tanggal 7 bulan 7 kalender bulan, seorang pangeran lahir untuk Raja Jinji dan Mi Shil, dinamakan Hyeongjong. Bi Dam melacak nama Hyeongjong dikertas dan menyimpannya. Kemudian mengembalikan buku itu kembali ke raknya dan pergi. Seol Won Rang kemudian masuk ke perpustakaan dan memeriksa, ia menemukan buku itu dikembalikan di rak dengan susunan yang salah dan Seol Won Rang melihat buku itu telah dikacaukan dan ia memeriksa tiap halamannya dan menemukan kolom yang berisi Hyeongjong.

Bi Dam bertemu Mi Shil. Saat Mi Shil melewatinya dia menanyakan apa namanya Bi Dam dan ia adalah murid Moon Noh. Bi Dam membenarkan. Mi Shil berkata Moon noh telah mengajari Bi Dam dengan baik, ia cepat dan cerdas. Bi Da berkata ia masih kalah dibanding Mi Shil. Mi Shil bertanya apa ia membuat perbandingan dengannya. Bi Dam tertawa dan bertanya memangnya tidak boleh membandingkan diri. Bi Dam berkata gurunya tidak pernah benar2 suka dengan perbuatannya dan melihatnya sebagai anak bandel dan berkata ia berhati dingin dan tanpa ragu2 akan membunuh jika teprovokasi. Bi Dam pernah dibilang ia memiliki kecenderungan mirip dengan Mi Shil. Mi Shil bertanya apa memang benar bahwa Bi Dam dapat membunuh dengan begitu saja. Bi Dam berkata dia tidak tahu tapi setiap ia membunuh, kesedihannya berubah menjadi senyuman dan ia bertanya apa ini maksud Mi Shil. Mi Shil minta Bi Dam tidak menertawakannya tapi sedikit senyuman sudah cukup. Ini akan membuatmu telihat lebih kuat. Bi Dam memperlihatkan sedikit senyuman di bibirnya dan bertanya apa ini maksud Mi Shil. Mi Shil pergi tapi ekspresinya benar2 terganggu.

Mi Shil duduk di kediamannya dan dapat merasakan siapa Bi Dam sebenarnya dan ia shock. Bi Dam melihat dan berkata jadi ini benar Mi Shil. Seol Won Rang bertemu Bi Dam dan Bi Dam memberi salam. Bi Dam menemui Moon Noh yang marah besar dengan kelakuan Bi Dam. Bi Dam mengingatkan gurunya bahwa buku itu adalah miliknya. Bukankah guru pernah berkata semua itu demi dirinya. Jika benar, mengapa Bi Dam tidak boleh melihatnya. Moon Noh benar2 marah tapi Bi Dam memotong kemarahan gurunya dan berkata ia akan mengikuti Bi jae besok pagi. Moon noh heran mengapa ikut Bi Jae. Jika ia ikut Bi jae, maka Moon Noh akan mengusir Bi Dam dan tidak mengakui Bi Dam sebagai muridnya. Bi Dam berkata memangnya Moon Noh pernah menganggapnya sebagai murid, jika ia tidak pernah mengangkatnya sebagai murid, maka Moon Noh juga tidak dapat mengeluarkannya. Apa ini karena insiden waktu itu, itu karena aku masih kecil kata Bi Dam. Moon Noh berkata dalam hati, justru karena kau masih kecil dan melakukan hal seperti itu, maka Moon Noh tidak tahu bagaimana mendidik Bi Dam.

Bi Dam berkata sejak insiden itu, ia hanya murid secara kulitnya saja tapi Moon Noh tidak pernah menunjukkan kehangatan seorang guru pada muridnya. Orang yang telah ia anggap sebagai ayah tiba-tiba menjadi orang asing baginya. Paling tidak Moon Noh dapat berkata apa kesalahannya. Bi Dam hanya ingin Moon Noh memujinya. Moon Noh bertanya apa Bi Dam hanya peduli dengan tanggapan Moon Noh daripada merasakan penyesalan atau belas kasihan. Bi Dam bertanya apa karena alasan ini dari sejak saat itu dan sampai sekarang bahwa Moon Noh selalu memperlihatkan ketakutan pada Bi Dam. Bi Dam bertanya apa ada di dunia ini seorang guru takut dengan muridnya sendiri. Bi Dam pergi dan mengingatkan Moon Noh bahwa dulu ia hanya anak kecil, paling tidak Moon Noh dapat memeluknya sekali dan pergi. Moon noh berteriak memanggilnya dan ia terduduk kembali di kursinya.

Bi Dam lari cepat kemudian tangisnya mulai pecah (oh my...). Kemudian Bi Dam lari ke kuil Putri Cheon Myeong mencari Deok Man. Deok Man bertanya ada apa. Bi Dam berkata bahwa ia akan ikut Bi Jae besok. Deok Man bertanya apa yang ingin dilakukan Bi Dam. Bi Dam berkata ia akan membuat Kim Yu Shin menjadi Pungwolju.

Besoknya, Ho Jae mengumumkan Bi Jae akan dilaksanakan pada jam 11.00-13.00 siang. Akan diberikan pedang kayu istimewa dari Kementerian Pertahanan. Jika ada yang jatuh dan tidak mampu berdiri akan dianggap kalah dari Bi Jae. Jika ada 2 pemenang maka akan diberikan pada Moon Noh dan Chil Sook untuk diputuskan siapa pemenangnya. Bi Jae ini akan memilih Pungwolju baru dan tidak hanya untuk para Hwa Rang di Seorabeol tapi seluruh Hwa Rang dapat ikut serta.

Chil Sook bangun saat Ho Jae mengumumkan untuk menghormati Chil Sook sebagai Wonsanghwa. Bi Dam menuju Bi Jae. Deok Man membakar dupa untuk berdoa bagi Cheon Myeong. Deok Man berkata bahwa putra Cheon Myeong yaitu Kim Chun Chu akan segera tiba di Seorabeol. Deok Man berkata ia sedikit takut dan cemas dan bertanya apa dia akan baik2 saja. Deok Man juga berkata hari ini adalah Bi Jae babak III. Mereka berharap Kim yu Shin akan menjadi Pungwolju. Deok Man ingat Bi Dam meyakinkannya dan itu juga harapannya kalau Kim Yu Shin menjadi Pungwolju.

Para Hwa Rang mengambil undian. Seok Bum mendapat no.31, lalu Yu Shin dipanggil. Kim Yu Shin mendapat no.1. Al Cheon berkata Kim Yu Shin akan bertemu Baek Eui untuk putaran pertama. Bo Jong berharap Kim Yu Shin akan bertemu dengannya di pertandingan final. Seok Bum mengejek apa Kim Yu Shin dapat bertahan sampai final. Bo Jong berkata pada Kim Yu Shin untuk berusaha sampai final kemudian mereka akan menentukan siapa yang akan menang diantara mereka. Kemudian Bi Dam menerobos gerbang Hwa Rang dan masuk seperti miliknya sendiri.

Guk San Heun berlari menemui Deok Man dan memintanya datang ke lokasi Bi Jae karena sesuatu sudah terjadi. Sementara itu Ho Jae bertanya apa yang diinginkan Bi Dam dengan muncul di sini tanpa diundang. Bi Dam mengumumkan bahwa ia ikut serta dalam Bi Jae. Deok Man kaget melihat Bi Dam di lokasi Bi Jae dan heran apa yang akan dilakukan Bi Dam


***********************************************************************

The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕)) Episode 33 Part 1


The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕)) Episode 33 Part 2


The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕)) Episode 33 Part 3


The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕)) Episode 33 Part 4


The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕)) Episode 33 Part 5


The Great Queen Seon Deok ( Queen Seon Duk (선덕여왕)) Episode 33 Part 6

***********************************************************************
Source of synopsis/summary of The Great Queen Seon Deok Episode 33 is taken from: (Thank you and credits to http://bimbibap.com/ & http://kadorama-recaps.blogspot.com/)

(Terima kasih dan kredit diberikan kepada http://www.indosiar.com, http://www.koreanmovie.com, http://forum.koreandramas.net dan semua pihak atas sumber maklumat dan video)

(Thank you and credits to http://www.indosiar.com, http://www.koreanmovie.com, http://www.viikii.net/, http://en.wikipedia.org and all sources for the information and videos)

Online Visitors

Thank you for dropping by