Sinetron Demi Cinta Episode 31 (Episode Akhir)
Sinetron Demi Cinta Episode 31 Part 1
Sinetron Demi Cinta Episode 31 Part 2
Sinetron Demi Cinta Episode 31 Part 3
Sinetron Demi Cinta Episode 31 Part 4
Sinetron Demi Cinta Episode 31 Part 5
(Terima kasih dan kredit diberikan kepada RanniaCollectionz Channel dan semua pihak atas sumber maklumat dan gambar)
Sinetron Demi Cinta Episode 31 Part 6
Sunday, October 11, 2009
SINETRON DEMI CINTA EPISODE 31 (EPISODE AKHIR)
Posted by
sapphire blu
at
Sunday, October 11, 2009
0
comments
Labels: Demi Cinta/sinetron
22 year-old Bishan Nelson Lee is the new Mister Singapore 2009

Mister Singapore 2009
Bishan Nelson Lee is the new Mister Singapore
Singapore, October 9, 2009 - This evening, during one of the year's most exciting annual events, a star-studded panel of judges chose Mister Bishan Nelson Lee as MISTER SINGAPORE 2009 at the 10th Annual MISTER SINGAPORE pageant from Zirca.
22-year-old Nelson was born in Singapore but migrated to Melbourne, Australia when he was 10. He was also a national swimmer and tennis player with the Victoria All Boys team. Due to national service, he returned to his birth place to serve his duties. After completing his degree in Biomedical Science from Bradford University, Nelson worked as a scientist and hopes to advance in the field of Biomedical Research and Development. He was also voted one of 50 most gorgeous men in Singapore last year.
The judging panel for the MISTER SINGAPORE 2009 pageant included: Shenzi Chua, Founder and Director of NewUrbanMale.com; George Leong, renown music composer, producer and arranger; Chris Chew, Owner of fitness portal SgFitness.com; Ken Hong, award winning hairstylist and Creative Director of Anthony Hair Boutique; Lim Yi Fang, Senior Marketing Executive of Cannery Leisure; Longcheng Low; Chairman for Love, a fundraising gala organized by Action for AIDS; and Clarissa Ellice Rae Lim, Miss Singapore Global City 2007.
Throughout the two-hour event, the contestants competed in three categories: swimwear, evening wear and interview. During these competitions, the “Top Five” were selected before the crowning. MISTER SINGAPORE 2008 Alex Zhang crowned his successor at the conclusion of the two-hour pageant, before an estimated viewing audience of more than 1,200.
Final Results:
First Runner-up: Mister Punggol Tang Jin Wei, will assume the duties of MISTER SINGAPORE 2009 if the Titleholder is named MISTER INTERNATIONAL 2009 or for some reason cannot fulfill his duties.
Second Runner-up: Mister Tampines Kingsley Ang
Third Runner-up: Mister Marine Parade Nicholas Teo
Fourth Runner-up: Mister Jurong Darryl Goh Tampines Kingsley Ang
Rest of Top Ten:
Mister Bedok Sid Hamid
Mister Sembawang Koh Mingxuan
Mister Sengkang Isaac Wong
Mister Serangoon Troy Teo
Mister Woodlands Jovin Lim
Courtesy Melissa Wang
Manager, Public Relations
The Mister Singapore Organization
(Thank you and credits to http://www.globalbeauties.com)
Posted by
sapphire blu
at
Sunday, October 11, 2009
0
comments
Sinopsis FTV Drama - Miss Popular pada 12 October 2009 pukul 9.30 WIB di Indosiar
Sinopsis FTV Drama - Miss Popular
Tayang: 12-Oct-2009 09:30 WIB
Adalah MILI, cewek yang pingin populer yakni jadi ketua cheers padahal background-nya nggak nendang. MILI yang cuma anak tukang tarik gerobak sampah, bisa masuk di sekolah favorit berkat beasiswa. MILI punya dasar tari karena MILI bergabung di komunitas yang suka kumpul-kumpul nge-dance. Komunitas ini dipimpin oleh LODI yang ternyata anak IKJ. Selain itu ada IRA dan DESI dan yang lainnya. LODI, meski belum ada komitment tapi semua komunitas tahu kalau LODI pacar MILI.
Setiap ajaran baru, maka cheers akan membuka audisi karena kan yang kelas tiga udah pada lulus. MILI bertekad ikut diam-diam karena komunitasnya under estimed sama cheers, yang notabene isinya cuma cewek atau cowok borju yang suka hura-hura!
MILI diterima masuk cheers karena SARAH, ketua cheers melihat MILI membawa 'angin segar'. Selain SARAH, ada pentolan lain, WINA dan TITA. MILI membawa gerakan komunitas yang memang beda sama cheers yakni lebih sporty, sementara cheers lebih keganjen-ganjenan.
Konsekwensinya, waktu MILI tersita untuk latihan, untuk sebuah event sama anak cheers dan gaul gaya mereka ke mal dan kongkow di cafe! Anak-anak komunitas kehilangan keberadaan MILI. Sekali, dua kali, tiga kali, MILI masih bisa kasih alasan. Dan temen-temen komunitasnya bisa ngerti.
Masalah nggak cuma MILI dengan komunitasnya, tapi juga MILI dengan keluarganya. MILI harus punya seragam. Nggak mungkin MILI ngaku kalau dia nggak punya uang karena yang sekolah di situ orang kaya. Tapi MILI juga nggak mungkin memaksa orangtuanya untuk segera punya uang, buat beli seragam cheers!
Akhirnya, MILI curhat sama anak-anak komunitas. Yang ada, mereka malah marah dan merasa dikhianati! MILI berusaha membela diri. LODI ada di persimpangan, antara mau belain MILI, atau komunitasnya!
Pinjem sana sini, ortu MILI bisa kasih uang untuk MILI beli seragam cheers. Tapi masalah belom selesai. ANDRE, cowok jago basket yang popular di sekolah mulai ngelirik MILI. SARAH cemburu. Nggak ada aturan tertulis, tapi biasanya pentolan cheers ya pasangannya pentolan basket!
MILI kecewa sama LODI yang berpihak pada komunitasnya daripada mendukung dirinya. Tak sampai di situ, LODI pun merasa MILI membajak hak kreatif komunitasnya dengan membawa gerakan itu untuk koreo cheers.
MILI mendapat sandaran di ANDRE. SARAH yang cemburu dapet kartu truft begitu tahu, MILI cuma anak tukang sampah! MILI dipermalukan dicekal hingga jatuh trus dikata-katain, bahkan di tengah lapangan. MILI berpikir ANDRE akan membelanya. Tapi ternyata ANDRE juga melecehkannya.
'Jadi, memang kenapa kalau gue emang anak tukang sampah?! Apa ada hubungannya anak tukang sampah sama gerakan yang gue buat?!' MILI terpukul banget! Larinya ke LODI. LODI yang memang masih punya rasa tentu saja merangkul dengan nasehat-nasehat. MILI pun mengaku, kalau dia udah salah langkah meninggalkan temen-temen sejatinya. Di sekolah borju, yang ada cuma kepalsuan, bukan ketulusan.
Tapi karena ulahnya di lapangan itu, SARAH mendapat teguran dari BU MIEKE yang pelatih cheers. SARAH dicopot jadi ketua cheers sehingga ia tentunya mencak-mencak, apalagi mau ada event antar sekolah se-Jakarta. Dan sebagai gantinya, BU MIEKE malah nunjuk MILI. Sayang, MILI nggak hadir di lapangan.
WINA dan TITA yang akhirnya ngaku, kalau yang dilakukan SARAH, menjegal MILI adalah bahaya, lari menemui MILI. Semula MILI menolak apa yang selama ini jadi impiannya yakni jadi ketua cheers. Tapi, kini justru LODI yang mendukungnya. Ternyata LODI dan komunitasnya sadar, kalau mereka juga nggak punya hak untuk melarang MILI berkembang.
(Terima kasih dan kredit diberikan kepada http://www.indosiar.com)
Posted by
sapphire blu
at
Sunday, October 11, 2009
0
comments
