Thursday, June 9, 2011

Sinopsis sinetron Dia Anakku Episode 1 - 180 - Sinetron Dia Anakku Mulai Minggu, 5 Desember 2010 Pukul 19.00 WIB


Sinetron Dia Anakku Mulai Minggu, 5 Desember 2010 Pukul 19.00 WIB

Cast

Aryani Fitria , Andrew Andika , Estelle Linden , Paramitha Rusady , Revand T. Narya , Gracia Indri , Marini Burhan , Della Puspita , Krisna Murti Wibowo , Enno Lerian , Herdin Hidayat



Sinopsis

Fathiyah aslinya bernama Kinar, putri tunggal pasangan kaya Ramlan dan Maya. Saat masih bayi, Ramlan dan Maya membawa Kinar menemui Rahma (ibu Ramlan). Dalam perjalanan, pesawat Ramlan mengalami kecelakaan. Pembantu mereka yang ikut dalam perjalanan tersebut, yaitu Hasan dan Lastri berhasil menyelamatkan diri dengan membawa anak mereka dan Kinar.

Namun, Hasan dan Lastri memiliki niat jahat. Mereka menghanyutkan Kinar ke sungai, lantas mengakui putri mereka sebagai Kinar dan membawanya ke Rahma. Rahma yang belum pernah bertemu cucunya, percaya saja. Dengan penuh kasih sayang Rahma merawat Kinar palsu hingga besar. Sementara Kinar asli terdampar di hutan dan tumbuh besar di tengah sekelompok orang utan. 18 tahun kemudian, Kinar asli tumbuh menjadi gadis yang cantik, lincah namun berperangai liar dan bertingkah seperti monyet. Suatu hari, Kinar asli tak sengaja menyelamatkan nyawa Fadly, pengusaha sukses yang tengah mencari lokasi batu bara. Fadly merasa berhutang budi, lantas menamai Kinar asli sebagai Fathiyah, artinya sang penyelamat.

Fadly membawa Fathiyah tinggal bersama keluarganya. Pada saat yang sama istri Fadly kembali dari luar negeri. Dia ternyata Maya, ibu kandung Kinar! Dulu saat kecelakaan terjadi, Maya rupanya terlempar keluar dan selamat. Ia sempat berusaha mencari tahu keberadaan Ramlan dan putri mereka namun kabar yang diterimanya justru keduanya tewas. Maya yang syok dan sedih takut disalahkan, mengurungkan niatnya menemui Rahma. Ia lalu ke luar negeri dan menikah lagi dengan Fadly, duda satu anak.

Maya mau pun Fathiyah tak saling menyadari mereka sebetulnya ibu-anak. Maya yang masih trauma dengan kecelakaan di hutan, selalu menghindari Fathiyah. Sebaliknya Fathiyah yang merindukan sosok ibu, berusaha dekat dengan Maya. Akibatnya, Maya sering memarahi dan menimpakan kekesalannya pada Fathiyah. Selain Maya, Fathiyah terlibat konflik dengan putra tiri Maya, Fathan. Fathan tak suka Fathiyah yang liar, ceroboh dan seringkali bikin onar. Dari saling benci, keduanya akhirnya jatuh cinta. Namun Fathiyah mesti bersaing dengan gadis lain yang juga mencintai Fathan, Kinar palsu! Kinar palsu yang tumbuh jadi gadis lembut dan perasa, jatuh hati pada pandangan pertama kepada Fathan. Meski sama-sama mencintai Fathan, Fathiyah dan Kinar palsu justru bersahabat dekat dan saling mengasihi satu sama lain.

Bagaimana kisah selanjutnya? Akankah rahasia belasan tahun yang dipendam rapat Hasan dan Lastri akan terbongkar? Dan kalau Rahma tahu Fathiyah cucu aslinya, bagaimana ia bertindak? Lalu akankah Maya menyadari gadis yang selama ini selalu jadi bulan-bulanan kekesalannya adalah buah hatinya sendiri? Bagaimana kisah cinta Fathiyah-Fathan-Kinar? Saksikan kepolosan Fathiyah yang mengundang tawa dan kisah cinta yang mengharu-biru dalam Dia Anakku!

Sinopsis sinetron Dia Anakku Episode 1

Fathan kaget melihat ada perempuan aneh dikamarnya. Fathan memanggil satpam untuk mengusir Fathiyah. Fathiyah pergi dari rumah dan sangat ketakutan dengan banyaknya mobil di jalan raya.

Oma Rahma mengusir Gracia dan Della, tentu saja mereka sangat kesal. Lastri hanya memperhatikan dan terlihat senang dengan terusirnya mereka. Oma Rahma memberikan kalung pada Kinar, kalung itu adalah kalung yang dipakai Kinar saat bayi, mungkin kalung itu adalah pemberian orang tua Kinar sejak lahir.

Dela dan Gracia akan pergi, tetapi Kinar memanggilnya dan bilang mereka masih boleh tinggal disana. Gracia dan Della sangat senang dan meminta Lastri membawakan semua barang - barangnya masuk ke dalam rumah. Lastri terlihat sangat kesal.

Maya kembali dari luar negeri. Di jalan Maya melihat Lastri, Maya ingat Lastri dan suaminyalah yang memegang bayinya. Lastri melihat Maya dan lari ketakutan. Maya mengejarnya dan bertemu dengan Hasan, yang merupakan suami Lastrisuami Lastri. Maya kehilangan jejak, Lastri dan Hasan bersembunyi di atas pohon.

Oma Rahma memandang foto Ramlan dan menangis. Oma menyalahkan Maya dan menganggap dia lah penyebab kematian Ramlan.

Fadly marah pada Fathan, karena Fathan mengusir Fathiya. Maya minta agar jangan terlalu keras pada Fathan, karena meskipun Fathan anak tirinya, tapi Maya telah menganggap Fathan sebagai anaknya sendiri. Fadly bilang Fathiya adalah orang yang telah menyelamatkan nyawanya dan Fadly tetap meminta agar membawa Fathiya kembali ke rumah.

Oma Rahma memberikan uang pada Fathiya dan pergi.

Mobil yang ditumpangi Oma Rahma mengalami kecelakaan. Fathiya dan orang - orang melihat dan berlari ke tempat kejadian. Mobil Oma Rahma terbakar. Fathiya menangis.

Kinar menangisi Oma Rahma yang dimakamkan karena kecelakaan. Gracia dan Della pura - pura sedih juga, padahal mereka sangat senang sekali. Hasan yang merupakan ayah kandung Kinar menenangkan Fathiya dan mengajaknya pulang. Kinar tidak mau dan bilang ingin tetap dipemakaman. Lastri sangat senang,karena saat - saat yang dinantikan akan tiba. Lastri membayangkan Kinar yang merupakan anak kandungnya akan mewarisi harta warisan Oma Rahma.

Fathiya melihat pemakanan Oma Rahma dari jauh. Fathan datang dan mengajak Fathiya pulang. Fathiya mau pulang dengan sogokan sebungkus permen.

Pembantu rumah tangga di rumah Fathan sangat kesal melihat Fathiya kembali ke rumah.

Maya sedng salat dan berdoa memohon diberi petunjuk bila suaminya dan anaknya masih hidup. Sementara itu Fathiya masuk dan duduk dibelakang Maya dan mengikuti semua gerakan Maya. Maya ingin dipertemukan dengan anaknya. Maya lalu mengakhri doanya, dan kaget saat berbalik Ia melihat Fathiya, dan Fathiya hanya tersenyum.
sumber sinopsis Episode 1: http://niazuramaria.blogspot.com/
(Special thanks and credits to/Terima kasih dan kredit diberikan kepada: http://niazuramaria.blogspot.com/)


Episode 03, Selasa, 07 Desember 2010

Fadly menghampiri Fathiyah yang sedang termenung sendirian. Di sana Fadly meyakinkannya bahwa dia pasti akan memiliki teman karena Fathiyah lebih dari sekedar teman bagi Fadly jadi Fadly meminta Fathiyah untuk tidak bersedih lagi.

Vony langsung memicingkan mata dan mencurigai Lastri. Vony berpikir Lastri bekerja sama dengan Kinar agar Kinar dapat kabur dari rumah tersebut.

Episode 05, Kamis, 09 Desember 2010

Fadly mendekati Fathan dan berbicara perlahan agar tidak terdengar Fathiyah. Fadly meminta Fathan untuk mengajari Fathiyah semua hal agar sikapnya berubah menjadi baik. Fathan kaget saat mendengarnya.

Setelah merebut semua milik Kinar, Vina masih saja merasa tidak puas dan kini menjadikan Kinar sebagai OB di kantornya.

Episode 06, Jumat, 10 Desember 2010

Gelang Vonny menggelinding dari kamar pas, dan bergerak, lalu berhenti tepat di dekat kaki seorang perempuan yang tengah melangkah.

Dokter meminta Fadly dan Fathan untuk segera cari donor darah yang cocok dengan ibu Maya karena keadaannya sangat kritis. Kalau tidak segera mendapat transfusi, keadaannya bisa tambah gawat.

Episode 07, Sabtu, 11 Desember 2010

Siska senang karena Rafky berhenti mengejar dirinya untuk mencari informasi mengenai Taxi. Tetapi Rosa menjelaskan bahwa Rafky menemukan tersangka yang lain.

Haji Leman menceritakan kepada Rafky bahwa Jefry melihat Kevin keluar dari apotek setelah berbelanja peralatan bayi.

Nadin tidak bisa berkata-kata saat Kevin mengungkapkan perasaan bahwa Rafky seharusnya menjadi kakak dari dulu agar mereka berdua tidak perlu jatuh cinta dengan perempuan yang sama.

Episode 09, Selasa, 14 Desember 2010

Guru Fathiyah menghubungi Fadly dan mengabarkan bahwa Fathiyah mengilang saat sedang kemping bersama teman sekolahnya. Fadly syok mendengar itu.

Saat Fathiyah dan Kiko terjatuh ke lubang dan tak bisa keluar, Vina bersorak senang melihatnya. Fathiyah dan Kiko mendongak dan terkejut melihat Vina.

Episode 10, Rabu, 15 Desember 2010

Lastri tersenyum licik penuh arti sambil memegang foto Maya di tangannya. Sambil melihat foto itu, Lastri berkata bahwa Maya tidak akan pernah tahu siapa anak Maya yang sebenarnya.

Fathiyah merasa cemburu saat melihat Kinar bersama Gibran. Fathiyah pun merasa sedih. Fathan lalu mengajari Fathiyah tentang bagaimana bersikap layaknya seorang gadis agar disukai cowok.

Episode 11, Kamis, 16 Desember 2010

Fathiyah, Gibran, Fathan dan Vina diusir satpam dari kelab malam karena membuat keributan. Tiba-tiba Fathiyah terkilir dan kakinya pun harus digips.

Sementara itu secara kebetulan Vony melihat Rahma di mal. Vony syok dan ketakutan. Kinar mendengar cerita Vony dan bertanya padanya, apa yang sudah dia lakukan pada Rahma dulu.

Episode 12, Jumat, 17 Desember 2010

Di sebuah taman, Kinar menangis karena dia teringat dengan Omanya. Tiba-tiba Gibran datang dan menghiburnya. Gibran menawarkan Kinar untuk makan malam dan bertemu dengan nenek Gibran. Menurut Gibran, setelah Kinar bertemu dengan neneknya, Kinar bisa melupakan Omanya.

Saat hujan deras, Fathiyah menyelamatkan Fathan yang pingsan di mobilnya. Fathiyah terlihat panik melihat keadaan Fathan.

Episode 14, Senin, 20 Desember 2010

Maya mengingatkan Fadly untuk tidak selalu membela Fathiyah karena hal tersebut bisa membuatnya besar kepala.

Lasti marah saat mengetahui Hasan mencoba memberitahu Maya tentang identitas anak kandung Maya. Lasti khawatir apabila rencana yang sudah disusunnya sejak lama bisa gagal.

Episode 15, Selasa, 22 Desember 2010

Vina yang berada di samping Maya penasaran dengan orang yang berbicara dengan Fathiyah. Maya menoleh ke arah tersebut dan tampak penasaran. Mereka memutuskan untuk melihat.

Untuk menghapus kesedihan Kinar, Gibran mengajaknya mengunjungi sebuah tempat sirkus.

Episode 16, Kamis, 23 Desember 2010

Maya berusaha membangunkan Fadly dari tidurnya karena dia mendengar seseorang meneriakkan kebakaran.

Rahma baru keluar dari salon dan memasuki mobilnya yang sudah menunggu di depan pintu salon. Vina terkejut karena Oma Rahma masih hidup.

Episode 17, Jumat, 24 Desember 2010

Fathiyah akhirnya berhasil membantu seorang wanita melahirkan di mobil Fathan. Ketika Fathan datang dengan bidan, dia kaget sekaligus kagum pada Fathiyah.

Kinar pun jadi bertanya-tanya apa mungkin Rahma masih hidup, apakah ada kemungkinan orang yang mati bisa hidup lagi.

Suatu hari, Gibran melihat Vony membuntuti Rahma di mal. Kemudian Gibran bertanya pada Vony kenapa mengikuti Rahma, neneknya.

Episode 18, Minggu, 26 Desember 2010

Suatu hari, Fathiyah berusaha membuatkan sarapan untuk Maya. Namun karena kecerobohannya, Fathiyah malah membuat dapur kebakaran.

Fadly malah meminta Maya untuk menganggap Fathiyah sebagai anaknya. Maya tak mau dan malah menghina-hina. Fathiyah sedih mendengar itu.

Episode 20, Selasa, 28 Desember 2010

Fathiyah berlari mengejar seorang copet di jalanan. Fathan pun ikut mengejar Fathiyah. Ketika pencopet itu hampir meloloskan diri, Fathiyah tiba-tiba naik ke atas kap mobil dan melemparkan batu pada pencopet itu hingga terjatuh.

Ninin kaget melihat Fathan dan Fathiyah sedang duduk berduaan di atas pohon. Ninin pun merasa cemburu dan mengambil kerikil lalu melemparnya pada Fathiyah dan Fathan. Fathiyah pun terjatuh dan tenpa sengaja tangannya menarik Fathan, sehingga mereka berdua jatuh ke bawah dan menimpa Ninin.

Episode 21, Rabu, 29 Desember 2010

Fathiyah tercekat sedih ketika Maya memarahi dirinya di depan Fadly dan Fathan. Fathan merasa sedih dan kasihan melihat Fathiyah menangis.

Fathan pun berusaha menghibur Fathiyah dan menjelaskan bahwa sebenarnya Maya tidak bermaksud galak padanya.

Vina menunjukkan tangannya yang bengkak pada Vony akibat ulah Fathiyah. Vony pun marah dan menyuruh Vina untuk membalas perbuatan Fathiyah.

Episode 23, Friday, 31 December 2010

Maya sees Rahma with Vina. She wants to go and meet them but then she realizes that she is still not ready to speak about her secret.

Whilst being chased by Ninin, Fathiyah bumps into Fathan. At that moment, he is looking at a painting of Ninin's face which has been scribbled on by Fathiyah.

Episode 24, Selasa, 4 Januari 2011

Vina mengancam tidak akan membuka pintu dan akan melaporkan semuanya kepada Maya apabila Fathiah tetap berteriak kencang sehingga hukumannya ditambah semakin berat.

Sementara itu, di rumah Rahma, Vony marah karena Kinar berani memajang foto Rahma. Kinar didorong sampai tangannya berdarah terkena pecahan bingkai foto Rahma.

Episode 25, Rabu, 5 Januari 2011

Vina berusaha menyakinkan Vony bahwa perbuatan jahat mereka tidak akan diketahui oleh siapapun juga. Maya mencuri dengar pembicaraan itu dan merasa penasaran.

Vony tanpa sengaja melihat Gibran dan Rahma di rumah sakit. Vony yang menguping pembicaraan mereka, akhirnya tahu bahwa nenek Gibran tersebut kehilangan ingatannya.

Episode 27, Jumat, 7 Januari 2011

Maya memperingatkan Fathiyah untuk tidak menyentuh barang-barang dalam rumahnya, apabila tetap dilakukan Maya tidak akan pernah berbicara kepadanya.

Maya tersentuh dan ingat kepada anak kandungnya sendiri saat melihat Fathiyah berdoa memohon untuk mengembalikan ibunya.

Episode 30, Senin, 10 Januari 2011

Fathan mengajarkan Fathiyah bagaimana caranya memerah sapi. Fathiyah terlihat bersemangat, namun dirinya kesulitan ketika mencoba memerah sapi tersebut.

Sementara itu, Maya berteriak histeris ketika dirinya melihat hantu pocong. Teriakan Maya membuat Fadly terkejut karena khawatir akan keadaan Maya.

Episode 31, Selasa, 11 Januari 2011

Dalam kegelapan, Fathiyah memukul Vina karena ia menyangka Vina adalah seorang pencuri. Vina berteriak karena kesakitan.

Ketika Maya merawat Vina, Fathiyah melihat dari belakang. Fathiyah merasa iri karena dirinya ingin sekali mendapat perhatian seperti yang didapatkan Vina.

Episode 32, Rabu, 12 Januari 2011

Rahma menghampiri Gibran yang terlihat sedang bingung memikirkan sesuatu. Gibran pun memberitahu bahwa dia mencari sebuah foto yang hilang di dalam mobilnya. Rahma bertanya apakah foto itu adalah foto yang mirip dengan Rahma? Gibran langsung terlihat syok.

Episode 33, Kamis, 13 Januari 2011

Fadly menelepon Fathan dan memberitahu bahwa dia belum dapat menemukan keberadaan Fathiyah. Fathan pun memberitahu bahwa dirinya akan meminta bantuan polisi.

Maya memergoki Vina hendak menggunting rambut Fathiyah saat Fathiyah sedang tidur. Maya tak suka melihatnya dan langsung memarahi Vina.

Episode 34, Jumat, 14 Januari 2011

Vony memberitahu rahma bahwa dia sedang stres karena keponakan perempuanya sering membuat masalah.

Sementara itu, Fathan mengajak Maya untuk melihat Fathiyah lomba drumband. Fathan terlihat antusias.

Maya melihat Fathiyah yang sedang tertawa. Fathiyah bertanya-tanya kepada dirinya sendiri, siapakah sebenarnya ibu kandungnya.

Episode 36, Sunday, 16 January 2011

Maya is shocked to see Fathiyah holding a necklace which resembles the one she used to have. Vina then says that it is her necklace which she had lent to Fathiyah.

Meanwhile, Vony advices Vina to find out what sort of a girl Fathan likes so that Vina can be that type of girl.

Hasan and Lastri are unable to find Kinar. They are shocked when Vony tells them that she has held Kinar hostage somewhere.

Episode 37, Senin, 17 Januari 2011

Fadly meminta Maya untuk mengingat-ingat seseorang yang pernah bertemu dengannya dan berusaha mendeskripsikan ciri-ciri orang tersebut. Maya berpikir orang yang dimaksud adalah Hasan.

Fathan, Vina dan Fathiyah pergi ke peternakan. Di sana Vina mengalami berbagai kesialan. Mulai dari dibawa lari kuda, sampai tercebur di kubangan lumpur.

Episode 38, Selasa, 18 Januari 2011

Di depan Maya dan Fathan, Fathiyah memberitahukan bahwa Vina telah hamil. Vina yang mendengar hal tersebut terlihat sangat kaget.

Maya meminta penjelasan dari Hasan, mengapa Hasan memberitahu Fadly bahwa Fathiyah adalah anak kandung Maya. Hasan terlihat bingung menjawab pertanyaan Maya itu.

Episode 39, Rabu, 19 Januari 2011

Ketika Rahma di dalam mobil, supirnya kaget melihat ada orang menyeberang jalan di depan mobil. Supir itu reflek mengerem mendadak.

Hasan menghentikan motornya di depan rumah Gibran. Hasan bertanya pada Lastri, apakah itu rumah yang mirip dengan rumah Rahma.

Sementara itu, perlahan, ingatan Rahma mulai kembali. Kelebatan bayangan dari masa lalu Rahma bermunculan dalam benaknya.

Episode 40, Kamis, 20 Januari 2011

Fathan, Fathiyah dan Vina membawa si bayi ke klinik anak untuk diperiksa. Saat mereka sedang lengah, ada dua orang menculik si bayi. Fathiyah yang melihat itu berusaha mengejarnya.

Fathan, Fathiyah dan Vina mengejar kedua penculik sampai ke areal bermain, ternyata diam-diam Vina mengambil si bayi dan membawanya ke mobil.

Episode 41, Jumat, 21 Januari 2011

Fathiyah ikut acara uji nyali di TV bersama Fathan, Vina, dan Yoga. Ninin juga ikut acara itu agar bisa masuk TV dan dilirik oleh produser. Acara itu bertempat di sebuah rumah sakit.

Di dalam rumah sakit, Fathiyah dan yang lain ditakut-takuti oleh para kru yang menyamar menjadi hantu. Tapi Fathiyah tidak takut.

Sementara itu, Ninin dan Vina memanfaatkan kesempatan di rumah sakit itu untuk mendekati Yoga dan Fathan.

Episode 42, Sabtu, 22 Januari 2011

Di dalam ruangan tertutup dan gelap, Fathiyah seorang diri melihat ke sekeliling dan mulai panik.

Sementara itu, Ninin mulai bertingkah aneh di depan Yoga. Ninin memeluk Yoga dan berteriak-teriak seolah ingin mencari perhatian. Yoga yang melihat sikap aneh Ninin, terlihat cuek.

Fathan akhirnya tahu kalau Vina pergi ke dukun untuk memelet dirinya. Fathan pura-pura tergila-gila pada Vina.

Episode 43, Minggu, 23 Januari 2011

Fathiyah yang dibacakan komik Superman oleh Fathan lantas ingin menjadi Superman. Fathiyah lalu mengambil kain batik dari jemuran dan bergaya seperti Superman.

Vina yang mengetahui hal itu tak mau kalah. Ia juga ingin menjadi super hero. Ia pun menggunting baju Ninin dan menjadikannya sebuah kostum.

Fathan, Fathiyah dan Vina pergi ke bank. Tapi tepat saat itu, bank itu sedang dirampok, Fathiyah pun berusaha meringkus kawanan perampok.

Episode 44, Senin, 24 Januari 2011

Fathan dan Fathiyah berkeliling menyebarkan undangan agar orang-orang menghadiri acara mereka.

Sementara itu, Maya bertanya-tanya kegiatan yang dilakukan oleh Fathiyah, Fathiyah pun menjelaskan bahwa dirinya mengundang orang-orang untuk menonton kuda lumping.

Episode 45, Selasa, 25 Januari 2011

Hasan sangat kaget ketika Rahma memanggilnya. Dia mengira ingatan Rahma sudah kembali pulih.

Vina yang baru mau pulang dari rumah Fathan, tiba-tiba dijambret tasnya. Tepat pada saat itu, Fathiyah baru keluar dari rumah Fathan.

Ketika mengejar-ngejar penjambret dengan bajaj, bajaj itu menabrak pohon sampai membuat sopirnya keseleo.

Episode 46, Rabu, 26 Januari 2011

Fathan memberitahu Fathiyah bahwa Fathiyah tidak pantas menjadi Superboy, Fathan lebih suka jika Fathiyah menyebut dirinya sebagai Superfathiyah. Fathiyah menyukai nama tersebut.

Sementara itu, di hadapan Vina, Fathiyah memperkenalkan namanya sebagai Superpathiyah.

Vina tak mau kalah. Ia juga ingin menjadi super hero. Ia pun menggunting baju Ninin menjadi kostum Wonder Woman. Vina pun akhirnya menyebut dirinya sebagai Wonder Vina.

Episode 47, Kamis, 27 Januari 2011

Maya merasa adanya ikatan batin ketika Fathiyah menciumnya. Tiba-tiba saja Maya merasa dekat, sementara Fathiyah tersenyum senang setelah mencium Maya.

Sementara itu, Fathiyah yang masih belum bisa naik sepeda, tidak bisa menghentikan laju sepedanya. Fathan berteriak karena panik melihat Fathiyah. Fathiyah pun akhirnya menabrak pohon dan terjatuh.

Episode 48, Jumat, 28 Januari 2011

Fathiyah coba-coba mengemudikan bajaj, sementara Fathan yang ada di dalamnya terlihat panik ketika Fathiyah mengemudikan bajajnya dengan ugal-ugalan. Vina yang ada di atas bajaj ikut berteriak ketakutan.

Sementara itu Hasan merasa bersyukur karena Rahma masih hidup, namun ia sedih karena ingatan Rahma masih belum pulih.

Ramlan yang memakai seragam napi tampak sedang memegang sebuah foto di tangannya. Foto itu adalah foto Ramlan bersama Rahma.

Episode 51, Senin, 31 Januari 2011

Fadly menemukan foto Ramlan di kamar tidurnya. Maya berusaha memberikan alasan yang tepat dan untungnya Fadly dapat menerima alasan tersebut.

Taksi yang ditumpangi Rahma melewati Ramlan yang sedang ada di pinggir jalan.

Fathan menghukum Vina dan Ninin untuk berjalan kaki ke rumah mereka dan terus menggunakan wig dan kacamata yang sedang mereka pakai.

Episode 52, Selasa, 01 Februari 2011

Rahma dan Ramlan nyaris saling melihat. Tapi ketika taksi yang ditumpangi Rahma lewat di depan Ramlan, Ramlan mengalihkan pandangannya ke arah lain.

Fathiyah berhasil menjual banyak jamu kepada para pegawai Fathan di kantor Fathan. Fathan senang melihat Fathiyah bisa menjual hampir semua jamunya.

Vony mengurung Hasan dan Lastri karena Lastri kepergok sudah membaca sms tentang Kinar di HP Vony.

Episode 53, Rabu, 02 Februari 2011

Maya menjemput Fathiyah di sekolah bersama Vina untuk makan siang di restoran. Saat tiba di restoran, terjadi kebakaran. Maya terjebak di toilet.

Fathan, Yoga dan Ninin mengantar Vina pulang. Tapi saat hendak pulang, mereka bertemu dengan seorang pria bule yang mirip dengan Justin Bieber.

Episode 54, Rabu, 03 Februari 2011

Di depan Fathiyah, Fathan mendekatkan wajahnya seperti hendak mencium Fathiyah. Jarak mereka semakin berdekatan, tetapi tiba-tiba Gibran datang dan mengalihkan perhatian Fathiyah. Fathiyah pun meninggalkan Fathan yang merasa kesal.

Rahma yang terbaring sakit, diberitahu oleh Hasan, bahwa Kinar masih hidup. Hasan berusaha memberikan semangat kepada Rahma yang terlihat lesu.

Episode 55, Kamis, 04 Februari 2011

Fathiyah dibantu Gibran akhirnya membawa Ramlan ke rumah sakit. Fathan yang mengetahui Fathiyah belum pulang, lantas mencarinya.

Fathan berhasil menemukan Fathiyah di rumah sakit, namun Fathan yang bertemu dengan Gibran, akhirnya malah berkelahi.

Episode 58, Senin, 07 Februari 2011

Vony menendang kursi roda Rahma sampai meluncur. Lastri dan Hasan mengejarnya. Tapi kursi roda Rahma terus meluncur kencang.

Gibran bebas dari penjara atas jaminan pengacaranya. Gibran lalu bertekad akan menyelidiki keberadaan Rahma di rumah Vony.

Episode 60, Rabu, 09 Februari 2011

Vina terkejut ketika ia membuka pintu rumahnya, tiba-tiba Gibran berdiri dengan tegas bersama beberapa petugas polisi.

Sementara itu, Fathiyah syok saat ia tahu bahwa Gibran ditahan polisi karena tuntutan dari Vina dan Vony.

Fathiyah berlari kencang sambil mendorong kursi roda Vony saat mereka melewati jalanan menurun. Kursi roda meluncur dengan kencang.

Episode 62, Jumat, 11 Februari 2011

Vony dan Vina mengancam Rahma untuk menandatangani surat pengambilalihan harta milik Rahma untuk Vony.

Di kantor Fadly, Ramlan kaget melihat Maya, karena selama ini Ramlan mengira Maya sudah tewas dalam kecelakaan pesawat.

Fathiyah membawa Gibran dan Fathan ke klinik. Dokter mengatakan bawah keduanya baik-baik saja.

Episode 63, Sabtu, 12 Februari 2011

Ramlan mengantarkan kopi untuk Maya ke ruangan Fadly. Tetapi, Maya tak melihat Ramlan saat itu, karena kebetulan Maya sedang tertunduk.

Di tepi jurang, Vina menyeret Rahma menuju pinggir tebing. Rahma tampak menangis-nangis dan berusaha meronta tapi ia tidak bisa karena lumpuh.

Fathan perlahan mendekatkan wajahnya ke wajah Fathiyah. Fathiyah pun memandang Fathan dengan bingung, namun tiba-tiba Fathiyah mendorong Fathan dan langsung berdiri.

Episode 64, Minggu, 13 Februari 2011

Vina dan Vony mengancam Hasan dan Lastri akan memotong jari Kinar kalau mereka tidak mau mencari Rahma.

Ramlan berkata andai saja istri dan anaknya bisa berkumpul bersamanya sekarang, pasti hidupnya akan terasa lebih bahagia.

Fathan membuka kunci gembok, tapi karena kesal dan buru-buru, gembok itu jadi susah dibuka. Fathan terus teriak-teriak memanggil Fathiyah sambil membuka gembok.

Episode 66, Selasa, 15 Februari 2011


Fathiyah menyiapkan makan malam romantis untuk Fathan, dibantu Ninin dan Yoga. Fathan senang sekali melihatnya.

Vony sedang memimpin rapat umum pemegang saham di perusahaan Rahma, tiba-tiba Ramlan muncul dan segera meminta rapat dihentikan.

Sementara itu, Fathiyah minta tolong Fathan untuk membantunya mencari Ramlan di semua rumah sakit yang ada.

Episode 68, Kamis, 17 Februari 2011

Sambil tersenyum licik, Vony merencanakan sesuatu dengan Vina. Vony berniat akan mengerjai Mak Ninin yang sedang menjaga Gibran di rumah sakit. Sementara Vony akan mengurus Gibran.

Sementara itu, sebuah tangan wanita memakai jam tangan berwarna emas terjulur dari luar jendela dan tampak mengganti botol obat Gibran dengan cairan suntikan.

Ketika Fathiyah sedang menjaga Gibran di kamar perawatan, suster menyuntikkan cairan ke infus Gibran. Fathiyah nampak curiga dan memperhatikan hal itu dengan seksama.

Episode 69, Jumat, 18 Februari 2011

Ramlan melihat Fathiyah bersama Maya. Ramlan tampak rindu pada keduanya. Disaat itulah, Maya hampir melihat wajah Ramlan.

Vony dan Vina mendapat teror. Ada orang yang mengirim ayam mati ke rumah mereka. Vony dan Vony menduga Ramlan pelakunya.

Fathiyah sangat sedih karena Gibran belum sadar juga sampai-sampai ia pingsan karena tidak makan. Fathan merasa sedih melihat Fathiyah.

Episode 70, Sabtu, 19 Februari 2011

Di rumah sakit, Lastri dan Hasan menyesali perbuatan mereka yang telah menukar Kinar dengan Fathiyah. Hasan memeluk Lastri dan berusaha menenangkannya.


Rahma yang bersembunyi di semak-semak, mendengar pembicaraan antara Vony dan Vina. Vony ingin memastikan apakah Gibran memang sudah mati. Rahma shock di balik semak.

Episode 71, Minggu, 20 Februari 2011

RAMLAN berterus terang pada FATHIYAH kalau ia adalah bapak kandung FATHIYAH. FATHIYAH malah bingung, tak mengerti.

RAMLAN dan FATHIYAH mengambil kunci safe deposit box milik RAHMA di rumah VONY. Mereka kemudian pergi ke bank

MAYA yang menunggu YOGA di mobil, tak sabar dan akhirnya menyusul ke rumah RAMLAN. Disana, MAYA akhirnya bertemu RAHMA.

Episode 72, Senin, 21 Februari 2011

Ramlan yang mengira kotak di brankas Vony itu berisi emas, lantas membuka kotak itu. Betapa terkejutnya Ramlan melihat ular di dalamnya.

Di luar rumah, Vony dan Vina berhasil meringkus Fathiyah. Mereka bahkan berhasil mengikat Fathiyah. Ramlan ingin menolong, tapi tak bisa karena tubuhnya lemas

Ramlan bertemu Maya dan menanyakan soal anaknya. Ketika Maya baru mau menjawab, Ramlan lihat Vina dan buru-buru kabur

Episode 73, Selasa, 22 Februari 2011

Vina sangat cemburu ketika melihat Fathan bersama Fathiyah. Vina lalu menelepon Fathiyah dan berpura-pura sebagai orang lain, ia bilang Fathan mengalami kecelakaan.

Fathan dan Vina dibawa ke rumah sakit. Fadly dan Maya datang, mereka panik dan ketakutan melihat keadaan Fathan.

Episode 74, Rabu, 23 Februari 2011

Fathiyah sedih melihat Fathan mengelus-elus kepala Vina. Fathiyah tampak cemburu. Gibran yang menyamar jadi Kakek sedih melihat Fathiyah bersedih seperti itu.

Saat melihat Vina sudah tidur, Fathan diam-diam pergi dari kamar perawatan Vina dan dia mencari Fathiyah.

Vina berusaha memanfaatkan kesempatan di hadapan Maya dan Fadly dengan meminta Fathan untuk terus mendampinginya.

Episode 75, Kamis, 24 Februari 2011

Fathiyah hendak merobek hati buatan Fathan. Tetapi Fathan malah memeluk hati itu.

Saat Fathiyah mau pergi dari rumah Fathan, tiba-tiba ada tangan perempuan yang memergoki Fathiyah. Fathiyah terkejut.

Sementara itu, Vina mengancam ingin bunuh diri karena Fathan tak mau menikahinya. Maya memohon-mohon ke Fathan agar Fathan mau menikahi Vina.

Episode 76, Jumat, 25 Februari 2011

Fathiyah mulai tinggal di rumah Gibran yang menyamar sebagai kakek. Di sana, hampir saja penyamaran Gibran ketahuan oleh Fathiyah.

Sementara itu, Fathan curiga pada kakek (Gibran) dan berpikir kalau kakek punya niat jelek pada Fathiyah.

Vina merasa kesal karena Fathan masih terus mengurusi Fathiyah. Akhirnya Vina melarang Fathan untuk bertemu lagi dengan Fathiyah.

Episode 77, Sabtu, 26 Februari 2011

Pada hari pertunangan Fathan dan Vina, Maya terkejut ketika melihat kamar Fathan sudah kosong. Hanya ada surat dari Fathan yang mengatakan kalau dia terpaksa pergi.

Vina menerima kabar dari Maya bahwa Fathan kabur, Vina pun sangat terkejut dan berpikir bahwa Fathan pasti kabur gara-gara Fathiyah.

Sementara itu, Fathiyah menemukan sebuah bungkusan yang berisi gaun, alat make up dan sepatu. Ternyata di dalamnya ada tulisan untuk Fathiyah agar menemui sesorang di restoran pukul 7 malam.

Episode 79, Senin, 28 Februari 2011

Fathiyah mengajak Kakek (Gibran) menemui Gibran di rumah sakit. Saat itu Fathiyah tidak menemukan Gibran di kamarnya.

Kakek (Gibran) datang menemui Vony di kantor dan berpura-pura sebagai klien yang mau bekerjasama dengan perusahaan Vony.

Saat Fathiyah dan Fathan saling bergandengan tangan dan baru beberapa langkah berjalan, tiba-tiba sebuah taksi berhenti di depan mereka.

Episode 80, Selasa, 1 Maret 2011

Fadly begitu geram melihat Maya sedang bersama Ramlan. Maya terkejut saat melihat kehadiran Fadly.

Fathan, Fathiyah dan Vina bekerja di warung makan sebagai pelayan. Tetapi diam-diam Vina mengerjai Fathiyah hingga membuat Fathiyah disalahkan oleh pemilik warung makan.

Maya menerima surat-surat cinta dari Ramlan. Maya pun mengira itu adalah surat dari Fadly.

Episode 81, Rabu, 2 Maret 2011

Begitu merasa sembuh, Fathan segera keluar dari rumah sakit karena ingin cari kerja agar dia bisa membayar utang pada kakek (Gibran).

Fathan dan Fathiyah membangun rumah kecil untuk tempat tinggal mereka. Fathan dan Fathiyah sangat bahagia melihat rumah yang mereka bangun bersama-sama.

Fadly merasa rindu pada Maya. Sementara itu, Ramlan ingin sekali mendapatkan Maya lagi.

Episode 82, Kamis, 3 Maret 2011

Kakek (Gibran) mulai bekerjasama dengan Lastri dan Hasan untuk balas dendam ke Vony. Kakek (Gibran) pura-pura jatuh cinta pada Vony.

Kakek (Gibran) mengajak Vony makan di sebuah restoran. Di meja mereka tampak makanan yang sudah habis dan minuman yang tinggal setengah.

Ketika Fathan dan Fathiyah bekerja jadi maskot ayam di restoran ayam, Fadly memergoki Fathan dan langsung menyuruhnya pulang.

Episode 83, Jumat, 4 Maret 2011

Ketika kakek sedang kencan dengan Vony, Rahma tiba-tiba muncul. Vony syok. Rahma membeberkan kebusukan Vony.

Vina kembali minta bantuan Vonny untuk mengerjai Fathiyah, supaya Fathiyah dan Fathan salah paham dan bertengkar.

Dengan diawasi kakek, Rahma mendapat pengobatan yang dibiayai oleh Vony. Ramlan bahkan mendapat modal dari Vony.

Episode 84, Sabtu, 5 Maret 2011

Maya meminta Fathiyah agar membujuk Fathan untuk pulang. Tapi Fathan tiba-tiba datang dan menolaknya. Fathan bilang ke Maya bahwa ia tak akan pulang.

Vony mengajak Rahma mengikuti terapi agar Rahma cepat sembuh. Rahma pun menanggapi hal itu dengan positif.

Vony dan Vina diam-diam menyogok pegawai restoran untuk mengambil maskot ayam milik Fathan dan Fathiyah.

Episode 84, Sabtu, 5 Maret 2011

Maya meminta Fathiyah agar membujuk Fathan untuk pulang. Tapi Fathan tiba-tiba datang dan menolaknya. Fathan bilang ke Maya bahwa ia tak akan pulang.

Vony mengajak Rahma mengikuti terapi agar Rahma cepat sembuh. Rahma pun menanggapi hal itu dengan positif.

Vony dan Vina diam-diam menyogok pegawai restoran untuk mengambil maskot ayam milik Fathan dan Fathiyah.

Episode 85, Minggu, 6 Maret 2011

Kakek (Gibran) akhirnya bisa mengalihkan perhatian Vony sehingga Lastri dan Hasan tidak ketahuan kalau mereka sedang mencuri berkas-berkas aset harta Rahma.

Fathan cs. bergotong royong membuat gerobak bakso. Sementara itu Ninin dan Vina diam-diam berencana menghancurkan usaha Fathan dan Fathiyah.

Vina dan Ninin menghasut orang-orang kalau bakso yang dijual Fathan dan Fathiyah dari daging tikus. Orang-orang menghancurkan gerobak bakso mereka. Fathiyah dan Fathan sedih sekali.

Episode 86, Senin, 7 Maret 2011

Yoga akhirnya bertemu lagi dengan Fathan, dan dengan bantuan Yoga, Ninin dan emak Ninin, Fathan berhasil membangun rumah pohon untuk tempat tinggalnya, Fathiyah dan Vina.

Kakek (Gibran) tak sengaja bertemu Rahma yang menangis karena baru tahu Gibran dikirim ke luar negeri untuk berobat.

Ramlan janjian dengan Maya bertemu di restoran. Ramlan terkejut karena Maya datang bersama Fadly. Di hadapan Fadly, Maya berkata pada Ramlan bahwa ia sudah melupakannya.

Episode 88, Rabu, 9 Maret 2011

Fathan berusaha turun dari atap angkot untuk mengendalikan angkot dengan bantuan Fatiyah karena angkot mereka berjalan sendiri tanpa arah.

Ramlan terjaga dari tidurnya. Wajah Ramlah seakan-akan habis bermimpi buruk tentang Fatiyah yang mengalami musibah.

Dari kejauhan Vina terlihat bahagia setelah mengerjai Fathan dan Fatiyah.

Episode 89, Kamis, 10 Maret 2011

Fatan mengikuti balapan liar untuk mendapatkan uang demi pengobatan Fatiyah.

Rahma menanyakan tujuan Vony datang ke rumahnya. Kakek menjelaskan mereka akan membawa Rahma untuk menjalankan terapi di rumah sakit.

Episode 90, Jumat, 11 Maret 2011

Gibran menyuruh Lastri dan Hasan berpura-pura menjadi casting director dari Hollywood. Mereka berdua berhasil membuat Vony percaya.

Vony tersenyum tersendiri saat melihat profil dirinya di majalah yang memampangkan Vony sebagai simbol pengusaha wanita sukses.

Sementara itu, Fathan ingin melamar Fathiyah dan membuat kejutan untuk Fathiyah.

Episode 91, Sabtu, 12 Maret 2011

Ramlan merasa sedih keadaan kini tak sama lagi, karena saat ini Maya telah menjadi milik orang lain. Ramlan hanya berharap bisa berkumpul lagi dengan istri dan anaknya.

Maya datang ke apartemen Fathan dan berkata ke Fathan bahwa ia ingin tinggal di tempat Fathan untuk sementara waktu.

Episode 93, Senin, 14 Maret 2011


Di dalam mobil, Tarzan yang duduk di jok belakang, berteriak seperti kera. Vony yang sedang menyetir merasa terganggu, sementara Vina menutup kupingnya karena berisik.

Fathan dan Fathiyah membawa kucing peliharaan Fathiyah, si Ewer, ke dokter hewan karena keracunan makanan. Dokter menjelaskan bahwa kucing peliharaan Fathiyah dalam keadaan baik-baik saja. Namun Fathiyah kesal pada Fathan karena menurutnya, kucing kesayangannya keracunan karena ulah Fathan.

Episode 95, Rabu, 16 Maret 2011

Fathiyah tampak senang saat bermain bersama dengan Rimba sampai suatu saat secara tiba-tiba Rimba memeluk Fatiyah dengan erat.

Bimo bergegas mendekat ke sungai dan menghanyutkan keranjang bayi laki-laki mungil itu ke sungai sambil tersenyum penuh kemenangan.

Episode 97, Jumat, 18 Maret 2011

Vina berhasil menculik Fathiyah dan menyerahkannya kepada Rimba. Sejak saat itu, Rimba terus menjaga Fathiyah agar Fathiyah tidak kabur.

Sementara itu, Fathan bingung saat ia mengetahui bahwa Fathiyah tidak ada di kamarnya. Fathan pun segera mencari Fathiyah.

Episode 99, Minggu, 20 Maret 2011

Ramlan bertanya pada Vony soal siapa sebenarnya Vina itu. Vony pun baru akan menjawab apabila Ramlan memberinya uang. Vony pun mengatakan bahwa Vina bukanlah anaknya, karena dia hanya mengasuh Vina saja dari kecil. Ramlan kaget.

Gibran dan Fathan berkelahi karena mempermasalahkan siapa yang lebih dicintai Fathiyah. Gibran baru saja akan memukul Fathan, namun tiba-tiba saja Fathiyah muncul dan menghentikan Gibran.

Sementara itu, Rimba baru saja akan mencium Vina, namun Vina terkejut dan menjerit karena ketakutan.

Episode 100, Senin, 21 Maret 2011

Di jalan, Rimba yang tengah berjalan sendirian kaget ketika Hasan memukulnya dari belakang dengan balok kayu. Tapi Rimba bukannya jatuh pingsan, ia malah menoleh kearah Hasan dan Lastri.

Sementara itu, Fathan dan Fathiyah kaget ketika mereka bertemu dengan Rimba. Segera saja Fathan dan Fathiyah kabur. Rimba pun segera mengejar mereka berdua.

Episode 102, Rabu, 23 Maret 2011

Vina mulai menjalankan aksinya. Dia berhasil menjebak Fathiyah untuk ikut datang bersamanya ke rumah kontrakan Vony. Di sana dia bertemu dengan emak Ninin yang menyamar sebagai pacarnya tentara.

Fathan sempat sebal karena diledek oleh Fathiyah saat dirinya kalah berantem dengan Rimba yang badannya jauh lebih besar. Namun saling ledek itu bukannya menjauhkan keduanya, malah membuat Fathan dan Fathiyah makin dekat dan mesra.

Episode 103, Kamis, 24 Maret 2011

Maya menyuruh Ramlan untuk pergi menjauhi dirinya, namun Ramlan menolak permintaan itu karena dirinya ingin tahu soal kebenaran anak mereka.

Fathiyah terke dan ketakutan saat ia melihat foto Gibran yang sudah dicoret-coret dengan spidol merah.

Fadly meminta maaf pada Maya atas sikap kasarnya selama ini. Fadly menginginkankan kehidupan mereka kembali rukun seperti dulu. Maya hanya terdiam namun terlihat senang.

Episode 104, Jumat, 25 Maret 2011

Gibran mulai menghipnotis Ninin dan beberapa waktu kemudian Ninin berperilaku seperti kambing.

Vina dan Vony langsung menoleh. Mereka terkejut melihat kemunculan pemburu yang menodongkan senapan ke arah mereka.

Rimba langsung berlari menuju ke arah Vina yang meminta pertolongan karena Rimba tidak ingin wanita yang dicintainya celaka.

Episode 106, Minggu, 27 Maret 2011

Fathan terkejut ketika Minah memberitahunya bahwa Fathiyah sudah kembali ke hutan. Gibran yang kebetulan ada di sana, buru-buru pergi untuk mencari Fathiyah. Fathan pun tidak ingin ketinggalan, ia pergi mencari Fathiyah.

Maya memberitahu Ramlan bahwa walaupun Fadly sudah bangkrut dia akan tetap memilih Fadly, karena Fadly adalah suaminya.

Sementara itu, di sebuah hotel, Fadly tidak sengaja bertubrukan dengan seorang wanita hingga tas wanita itu terjatuh. Fadly pun berkenalan dengan wanita itu.

Episode 107, Senin, 28 Maret 2011

Di kamar hotel, Fadly menerima kartu ucapan dari Safira yang isinya menerangkan bahwa Safira sangat senang memiliki rekan kerja seperti Fadly.

Vina kesal ketika Vony memaksanya untuk masuk ke pesantren. Namun Vony menegaskan bahwa hal itu harus dilakukan Vina, agar Maya tidak curiga sehingga Vina tidak masuk penjara karena kasus penipuan.

Safira masuk diam-diam ke kamar hotel Fadly ketika Fadly sedang mandi. Fadly sama sekali tidak mengetahui kedatangan Safira.

Episode 107, Senin, 28 Maret 2011

Di kamar hotel, Fadly menerima kartu ucapan dari Safira yang isinya menerangkan bahwa Safira sangat senang memiliki rekan kerja seperti Fadly.

Vina kesal ketika Vony memaksanya untuk masuk ke pesantren. Namun Vony menegaskan bahwa hal itu harus dilakukan Vina, agar Maya tidak curiga sehingga Vina tidak masuk penjara karena kasus penipuan.

Safira masuk diam-diam ke kamar hotel Fadly ketika Fadly sedang mandi. Fadly sama sekali tidak mengetahui kedatangan Safira.

Episode 109, Rabu, 30 Maret 2011

Gibran menemukan rol film milik Vina. Bersama Fathan, Yoga dan Fathiyah, mereka berencana untuk mencuci rol film itu.

Pak Haji senang melihat kekompakan antara Maya dan Fathiyah. Dalam hati Maya berpikir apabila Fathiyah benar-benar anaknya.

Episode 110, Kamis, 31 Maret 2011

Fathiyah tampak terkejut ketika Hasan dan Lastri memberitahunya bahwa sebenarnya anak Maya adalah Fathiyah, karena hasil DNA Fathiyah telah tertukar.

Sementara itu, Vina bingung soal statusnya bersama Fathan. Vony yang ada bersama Vina memberitahu bahwa Vina masih boleh mencintai Fathan.

Fathan dan Gibran kembali bertengkar soal Fathiyah. Fathan merasa tidak suka kalau Gibran ikut-ikutan mencari Fathiyah.

Episode 112, Sabtu, 02 April 2011

Maya langsung mengambil koper dan mengemasi pakaiannya ke dalam koper dengan asal. Fadly berusaha memberikan penjelasan tetapi Maya tidak mau mendengarnya.

Vina tampak tidak dapat menerima saat Vony menjelaskan bahwa Fathan sudah melamar Fathiyah.

Fathiyah membuat sepiring pisang goreng untuk Fathan sebagai tanda permintaan maafnya.

Episode 114, Senin, 04 April 2011

Vony terkejut saat Vina memberitahu bahwa Maya meminta kalung yang pernah diberikannya untuk Vina. Vony bingung karena kalung itu sudah dijual.

Sementara itu, ketika Rahma sedang di toko emas, dirinya melihat kalung emas milik Vina di salah satu etalase toko. Rahma berfikir bahwa kalung itu mirip dengan kalung yang diberikan Ramlan kepada Kinar, saat Kinar masih bayi.

Episode 115, Selasa, 05 April 2011

Beberapa karyawan berusaha menenangkan Fadly yang berusaha untuk menyerang Ramlan karena Ramlan akan merebuat posisinya.

Fathan dan Fatiyah mempersiapkan strategi perang untuk melawan seseorang yang dianggap pengganggu oleh Fatiyah.

Fathan turun dari mobil lalu mendekat ke pagar. Fathanlalu hendak mendorong pagar dan membukanya. Saat itu dia melihat sesuatu di pagar. Fathan tercekat. Seketika ia berhenti, tak jadi membuka pagar.

Episode 117, Kamis, 07 April 2011

Gibran memaksa Vina untuk memberitahu di mana keberadaan Fathiyah sekarang. Vina yang menolak memberitahu, akhirnya dengan kesal menarik tangan Vina dan terus memaksanya.

Rahma merasa kecewa dengan sikap Ramlan yang menurutnya sifat Ramlan telah berubah menjadi buruk.

Di depan Safira, Gibran berjanji bahwa dirinya tidak akan membiarkan Safira dan Ramlan menyakiti Fathiyah. Safira kaget.

Episode 119, Sabtu, 09 April 2011

Rahma terkejut mendengar ucapan Vina yang mengatakan bahwa Vina akan menjadi pemilik rumahnya. Rahma geram dan akhirnya menampar Vina.

Fathiyah dan Fathan kebingungan karena Maya tidak ada di rumah. mereka pun memutuskan mencari Maya bersama dengan Gibran dan Minah.

Episode 122, Selasa, 12 April 2011

Rahma meminta seorang perawat mengambil darah Vina untuk didonorkan kepada Fathiyah karena Rahma ingin mengetahui apakah Vina dan Fathiyah memiliki golongan darah yang sama.

Vina sedang mencari alasan untuk menghindari permintaan Rahma agar darahnya diambil karena dia tidak menginginkan golongan darahnya diketahui.

Episode 124, Kamis, 14 April 2011

Rahma mencari cara agar Vina dan Vony ikut ketika dia ingin mengantarkan Maya ke suatu tempat. Akhirnya Rahma meninggalkan Vony dan VIna di jalanan.

Fathiyah sedang melihat kedatangan Rahma bersama Maya. Rahma menyerahkan Maya ke Fathiyah karena Rahma mengetahui Maya akan lebih bahagia bersamanya.

Episode 126, Sabtu, 16 April 2011

Fathan dan Gibran sama-sama bingung karena mereka tidak tahu lagi di mana mereka harus mencari Fathiyah.

Sementara itu, Ramlan berusaha meyakinkan pihak kepolisian bahwa anaknya bukanlah perampok seperti yang sudah dituduhkan.

Rahma yang punya firasat buruk tentang Maya dan Fathiyah, segera kembali ke danau mencari mereka.

Episode 127, Minggu, 17 April 2011

Maya dan Fathiyah diceburkan ke danau oleh kedua perampok yang menyandera mereka. Fathiyah pun susah payah berusaha menyelamatkan Maya.

Sementara itu, setelah Rahma ditelepon oleh Vina, Rahma mengikuti Ramlan menuju rumah Linda.

Episode 128, Senin, 18 April 2011

Saat Vina dan Vony pulang ke rumah, tiba-tiba televisi mereka menyala sendiri dengan volume keras. Spontan saja Vina dan Vony berteriak kencang.

Sementara itu, Rahma dan Fathiyah tertawa cekikikan melihat Vina dan Vony yang ketakutan. Rupanya Rahma dan Fathiyah yang sengaja menjebak Vina dan Vony.

Fathan yang tengah bekerja menyapu jalanan tanpa sengaja menoleh ke arah taksi yang sedang melintas, ternyata di dalamnya ada Fathiyah. Fathan pun buru-buru mengejar taksi tersebut.

Episode 129, Selasa, 19 April 2011

Rahma setuju mengeluarkan mereka dari RSJ dengan syarat Vina mau membuat pengakuan kalau dirinya bukan anak kandung Maya dan Ramlan. Vina dan Vony tak mau.

Maya menawarkan bantuan kepada Fatiyah agar Fatiyah tidak terlalu lelah. Tetapi Fatiyah menolak karena khawatir nantinya Maya yang akan kelelahan.

Fathan mendekat ke arah Maya, tapi tiba-tiba ada pasien RSJ yang berlarian di depannya hingga menabrak Fathan.

Episode 130, Rabu, 20 April 2011

Fathan yang datang bersama Fathiyah langsung membantu Fathiyah berdiri sambil marah-marah pada Gibran karena sudah membanting Fathiyah. Gibran terkejut karena Fathiyah ternyata masih hidup.

Fathan menjelaskan semua pengorbanan Fadly demi Maya. Fadly hanya berpura-pura berselingkuh dengan Safira agar Maya bisa mendapatkan pengobatan dan melihat lagi.

Episode 132, Jumat, 22 April 2011

Fathiyah terharu ketika Fathan memberitahunya bahwa saat ini Maya sudah mengakui Fathiyah sebagai anak kandungnya. Fathiyah merasa senang.

Sementara itu, pihak kepolisian bingung ketika terdapat sekelompok massa yang menuntut pembebasan tahanan bernama Vina dan Vony.

Episode 134, Minggu, 24 April 2011

Vonny kelelahan karena terus dikejar oleh Fathiyah. Vonny pun akhirnya melempari Fathiyah dengan kaleng dan ban bekas untuk menghambat Fathiyah.

Vina memaksa Fathiyah untuk mengikuti segala permintaan Vina, jika Fathiyah menolak, Vina akan membuat Fathiyah masuk ke penjara. Fathiyah terkejut.

Di kamar Safira, Gibran menemukan Foto Fathan ketika masih bayi. Gibran bingung karena dirinya tidak mengenali foto bayi tersebut.

Episode 135, Senin, 25 April 2011

Fathan terkejut ketika dokter memberitahu bahwa nyawa Safira tidak dapat diselamatkan lagi. Perasaan Fathan begitu sedih, begitu pula dengan Maya dan Fadly yang kebetulan ada di rumah sakit.

Sementara itu, Vina memberitahu Vony bahwa Safira memiliki permintaan terakhir yang harus dipenuhi. Vony yang mengetahui hal tersebut, semakin penasaran dengan wasiat terakhir Safira.

Episode 136, Selasa, 26 April 2011

Fathiyah khawatir jika nanti Gibran dan Fathan menyangkanya telah membunuh Safira. Fathiyah tidak mau masuk penjara.

Sementara itu, akhirnya dua orang polisi menangkap dan menyeret Fathiyah ke mobil polisi. Gibran yang ada di sana, menatap dengan penuh kemarahan ke arah Fathiyah. Gibran menyuruh polisi tersebut membawa pergi Fathiyah.

Episode 137, Rabu, 27 April 2011

Vina meminta Fathiyah untuk segera angkat kaki dari rumah Maya. Vina juga menakut-nakuti Fathiyah akan masuk penjara karena tuduhan telah mencelakai Safira.

Maya merencanakan sebuah pesta pertunangan antara Fathiyah dengan Fathan. Fathiyah terkejut dan terharu dengan niat Maya itu. Fathiyah lalu memeluk Maya.

Episode 138, Kamis, 28 April 2011

Vony dan Vina terbirit-birit ketika dikejar oleh supir taksi. Namun Vony dan Vina terus berlari sambil sesekali menoleh ke belakang. VIna yang berlari duluan, memberi isyarat ke Vony untuk bergegas kabur.

Fathan sedih ketika melihat kalung pemberian Safira. Fathan berkata pada Gibran, bahwa dia menginginkan kehadiran Safira saat Fathan menikah nanti. Namun Safira telah tiada.

Episode 139, Jumat, 29 April 2011

Fathan berencana ingin membawa Vina ke kantor polisi agar Vina bisa memberi kesaksian atas kematian Safira. Vina pun terlihat panik.

Sementara itu, akhirnya di depan penghulu, Fathan dan Fathiyah melangsungkan pernikahan. Wajah Fathan terlihat tegang, sementara Ramlan terlihat sangat bahagia.

Episode 140, Sabtu, 30 April 2011

Fathan berkata pada Maya dan Fadly bahwa dirinya mulai berfikir Fathiyah adalah orang yang telah mengakibatkan Safira meninggal.

Di depan Rahma, Ramlan bersumpah bahwa dirinya akan membuat Vina dan Vony membayar perbuatan mereka atas apa yang telah mereka lakukan pada Fathiyah.

Fadly menelepon Rahma dan memberitahu kalau Fathiyah jatuh pingsan. Rahma kaget mendengar hal itu.

Episode 141, Minggu, 01 Mei 2011

Ramlan memukul wajah Fathan setelah menyatakan bahwa Fathiyah memiliki orang tua yang akan membela apabila ada orang yang ingin menyakitinya.

Fathan menceritakan kabar terbaru kepada Gibran bahwa Safira adalah pendonor mata untuk Maya dan apabila terbukti Fatiyah yang mencelakai Safira maka Fathan tidak pantas menikah dengan Fatiyah.

Episode 142, Senin, 2 Mei 2011

Fathiyah dihipnotis oleh seseorang yang misterius. Orang tersebut menggunakan semacam kalung bandul agar Fathiyah terhipnotis.

Sementara itu, di rumah Gibran, Fathiyah hampir saja kepergok dengan Fathan dan Gibran yang ada di sana.

Episode 143, Selasa, 3 Mei 2011

Aulia memaksa Fatiyah untuk membayar durian yang sudah dimakan oleh teman-teman Fatiyah, tetapi Fatiyah tidak setuju karena dirinya tidak ikut makan.

Salmah membela diri bahwa dia adalah tipe orang yang bertanggung jawab saat Gibran menuduh Salmah akan kabur.

Episode 144, Rabu, 4 Mei 2011

Fathiyah meyakinkan Aulia bahwa mereka tetap bisa makan walaupun majikan mereka masih ada di rumah karena Lulu akan membantu mereka untuk mengambil makanan.

Maya bersikeras melihat Fahiyah dan meyakinkan Fadly bahwa dia pasti bisa mengenali anaknya sendiri.

Episode 145, Kamis, 5 Mei 2011

Maya bertanya-tanya sampai kapan Fathiyah akan bersandiwara. Fathiyah menjelaskan bahwa dirinya akan tetap berpura-pura hilang ingatan sampai Fathan mau melakukan apapun untuk mengembalikan ingatannya.

Salma sepertinya besar kepala saat melihat Gibran ada di dekatnya, apalagi Salma berpikir Gibran yang sudah meletakan selimut untuk menyelimutinya.

Episode 146, Jumat, 6 Mei 2011

Fathiyah panik melihat Fathan yang terkapar lemah tak sadarkan diri. Fathiyah terus berusaha membangunkan Fathan, namun dia tidak bergerak.

Sementara itu, Vony dan Vina bersembunyi di dalam bagasi mobil dibantu oleh Ninin. Namun ketika itu, Maya meminta Ninin membuka bagasi untuk mengecek barang bawaaannya. Ninin pun panik.

Episode 147, Sabtu, 7 Mei 2011

Vina berkata pada Vony bahwa dirinya yakin kebohongan Fathiyah tentang pernikahannya dengan Fathan akan ketahuan. Namun Vony berkata bahwa tidak ada yang akan percaya omongan Vina.

Sementara itu, Maya terkejut melihat Fathan dan Fathiyah yang sedang di ranjang berdua, Maya berfikir mereka belum menikah. Akhirnya Fathan mengaku bahwa dirinya dengan Fathiyah sudah menikah. Maya terkejut.

Episode 148, Minggu, 8 Mei 2011

Fathan yang sedang mengantuk, kaget ketika Fathiyah mencubitnya. Fathan hendak naik ketempat tidur, karena dia mengantuk, namun Fathiyah mengatakan bahwa mereka tidak boleh tidur seranjang, karena pernikahan mereka hanya pura-pura.

Fathan kaget ketika Maya menelponnya dan memberitahu bahwa Maya ingin datang ke apartement. Fathan tampak sangat panic.

Episode 149, Senin, 9 Mei 2011

Rahma terkejut ketika Fathiyah datang dengan pipi memerah dan bengkak. Fathiyah pun memberitahu bahwa dirinya kabur dari dokter gigi, karena Fathiyah tidak berani giginya dicabut.

Fathan kebingungan mencari dimana Fathiyah setelah kabur dari dokter gigi. Fathan pun bertanya pada Gibran, tapi Gibran tidak mengetahui keberadaan Fathiyah.

Dokter Jaya mengajak Vina untuk mengatur jadwal pasien, Vina pun senang. Kali ini Vina berencana untuk mendapatkan simpati dokter Jaya.

Episode 151, Rabu, 11 Mei 2011

Vina yang menyamar jadi dokter Keti pura-pura mampir di saat Fathiyah pingsan di rumah, padahal pingsannya Fathiyah karena dikontrol Vina lewat remote kalung.

Rahma yang curiga pada dokter Keti (Vina), lantas mengikuti Vina bersama Gibran. Vina yang tahu itu, segera pulang ke rumah dokter Jaya.

Fathan, Fathiyah, Gibran, Yoga, Salmah dan Aulia mendatangi Vina-Vony yang sedang asyik belanja. Mereka minta Vina ikut mereka untuk bertemu dengan dokter Keti.

Episode 154, Sabtu, 14 Mei 2011

Fathiyah sedih dan ketakutan di atas tempat tidur karena takut rambutnya botak, Fathan pun berusaha menenangkan Fathiyah.

Sementara itu, dokter Keti alias Vina, berpura-pura simpati dan memeriksa keadaan Fathiyah. Dokter Keti memberitahu kalau penyakit Fathiyah bertambah parah.

Episode 155, Minggu, 15 Mei 2011

Rahma memberitahu Maya dan Fadly bahwa dirinya ada janji makan bersama dokter Jaya di restoran Bogarasa dekat klinik dokter Jaya. Maya terlihat cemas.

Ramlan bingung ketika dokter Iwan memberitahunya bahwa dokter Keti bisa selamat dari kecelakaan 2 tahun lalu.

dokter Iwan tidak tahu bahwa sebenarnya dokter Keti sudah meninggal, namun Vina menyamar sebagai dokter keti.

Episode 156, Senin, 16 Mei 2011

Fathan dan Fathiyah terkejut ketika petugas medis memberitahu bahwa korban kecelakaan bajaj dengan kereta telah hangus terbakar. Fathiyah histeris karena penumpang bajaj tersebut adalah Vina.

Sementara itu, Vony terkejut ketika ia melihat Fathan dan Fathiyah datang ke tempatnya. Vona mulai berfikir, mungkin saja Fathan dan Fathiyah sudah tahu bahwa dokter Keti adalah Vina.

Episode 157, Selasa, 17 Mei 2011

Fadly berusaha menenangkan Maya yang masih saja khawatir apabila Fatiyah tidak tertolong dan meninggal.

Fatiyah sujud di depan kaki Maya untuk menciumnya. Maya heran dengan yang dilakukan Fatiyah. Fatiyah menjelaskan surga di telapak ibu, karena itulah Fatiyah menciumnya.

Episode 159, Kamis, 19 Mei 2011

Vina yang menyamar sebagai dokter Keti kaget ketika Ramlan memberitahunya bahwa Ramlan sudah mengatur pertemuan antara dokter Keti dengan dokter Iwan.

Vina panik karena jika sampai dia bertemu dengan dokter Iwan maka penyamarannya bisa terbongkar.

Vina pun makin panik ketika dia melihat Fathiyah dan Rahma sedang berbicara di luar dengan dokter Jaya.

Episode 160, Jumat, 20 Mei 2011

Vonny terkejut ketika dokter Jaya menjatuhkan badannya sendiri ke lantai untuk membuat kegaduhan, hal itu dokter Jaya lakukan agar Maya dan Rahma dapat mengetahui keberadaannya.

Akhirnya Vonny mengancam dokter Jaya yang dalam keadaan lemah untuk tidak membuat kegaduhan lagi, atau Vony akan menghabisi dokter Jaya. Mendengar ancaman itu, dokter Jaya terlihat takut.

Dokter Iwan merasa bahwa dokter Keti telah berubah. Tidak hanya wajahnya yang telah berubah, namun sifat dokter Keti juga berubah.

Episode 161, Sabtu, 21 Mei 2011

Di jalan, Gibran melihat Fathiyah yang sedang sedih menangis di pemakaman Fadly. Gibran pun berusaha mendekat, namun Fathiyah sudah masuk ke dalam mobil.

Vina sedih menangisi kematian Fadly, namun Vony mencegah Vina untuk datang ke acara pemakaman Fadly. Akhirnya Vina nekat datang sendiri.

Episode 163, Senin, 23 Mei 2011

Ramlan terkejut ketika Ninin tiba-tiba saja datang dan memberitahunya bahwa Maya telah kabur dari rumah. Hal itu diperkuat dengan ditemukannya surat yang ditulis oleh Maya sebelum ia pergi. Ramlan sangat terpukul.

Sementara itu, Vina didatangi oleh seseorang yang mengaku sebagai penghulu untuk menikahkan Vony. Vina tambah terkejut ketika ia melihat Vony keluar dari kamar mengenakan baju pengantin.

Episode 164, Selasa, 24 Mei 2011

Azka menemukan pamflet berisi berita kehilangan Fathiyah dan Maya. Azka menyuruh anak buahnya mencabut pamflet-pamflet yang ada.

Fathiyah makin dekat dengan Maya dan selalu membela Maya dari Azka. Saat mau bicara dengan Azka, tanpa sengaja Fahtiyah melihat pamflet yang sudah dicopoti anak buah Azka. Fathiyah heran melihat fotonya ada di pamflet.

Episode 165, Rabu, 25 Mei 2011

Gibran, Ramlan, Fathan, dan Rahma akhirnya menemukan dokter Jaya di rumahnya sendiri dalam keadaan lumpuh tak berdaya. Pada saat itu dokter Jaya akhirnya mulai bisa bicara dan bercerita soal Vony dan Vina.

Fathan beremu lagi dengan Shakira saat Shakira mau menghampiri Azka di rumah Fadly. Fathan kaget karena ternyata mantan pacar Shakira adalah Azka.

Episode 166, Kamis, 26 Mei 2011

Ketika di jalan, Vony kaget ketika ia melihat Azka membawa foto Tanti di tangannya. Azka pun memberitahu Vony, bahwa Tanti adalah ibunya. Vony makin kaget.

Ketika Fathan sedang membuka sebuah dus, dia terkejut ketika melihat ular hidup di dalamnya. Fathan pun terlonjak kaget, karena ular tersebut cukup besar.

Episode 168, Sabtu, 28 Mei 2011

Maya terkejut saat tak sengaja mendengar rencana Azka dan Vonny. Rupanya Azka mau menikahi Fathiyah untuk merebut harta Ramlan.

Sementara itu, Maya pun bertanya kepada Fathiyah apakah dirinya sudah yakin untuk menikah dengan Azka, Fathiyah pun bilang bahwa dirinya mencintai Azka.

Episode 169, Minggu, 29 Mei 2011

Di sebuah gedung tua, Vina berkata bahwa dirinya ingin sekali bertemu dengan teman Fathiyah yang sedang sakit. Fathiyah pun meminta agar Vina bersabar.

Ternyata, Vina dan Fathiyah melihat Fathan sedang duduk di kursi roda dengan perban menutupi sebagian wajahnya.

Maya mengetahui bahwa Azka berencana untuk segera menikah dengan Fathiyah, Maya pun panik. Ia berniat memberitahu Ramlan tentang hal tersebut.

Episode 170, Senin, 30 Mei 2011

Di sebuah jalan, Gibran dan Yoga berteriak memanggil-manggil Fathan. Mereka mulai putus asa mencari keberadaan Fathan.

Sementara itu, Fathan pun merasa ada seseorang yang memanggil-manggil namanya, namun suara itu tidak terdengar jelas.

Maya dan Vina mengajak Fathiyah pergi dari rumah dan meninggalkan Azka, namun Fathiyah menolak permintaan mereka.

Episode 171, Selasa, 31 Mei 2011

Gibran masih tidak percaya dengan kebaikan Vina yang sudah berpihak pada Fathiyah, karena dari dulu Vina selalu berusaha membuat Fathiyah sengsara.

Namun Vina berusaha meyakinkan Gibran bahwa dirinya sudah berubah dan tobat, dan dia sudah menyesali dosa-dosanya.

Azka berhasil menemukan Maya dan Fathiyah. Azka pun memaksa Fathiyah pulang, tapi Maya tidak setuju jika Fathiyah pulang.

Episode 172, Rabu, 1 Juni 2011

Vony ingin melancarkan rencananya agar Azka dapat membuat Fathiyah hamil. Azka pun mengikuti rencana Vony.

Fathan berkata pada Ramlan bahwa dirinya ingin mencari cara untuk mengeluarkan Maya dan Fathiyah dari rumah Azka.

Ramlan pun memberitahu bahwa dirinya sudah menyewa pengacara untuk mengatur agar Maya dan Fathiyah bisa segera keluar dari rumah

Episode 173, Kamis, 2 Juni 2011

Azka habis-habisan dikerjain Fathiyah dan Vina. Sampo Azka diberi cairan pewarna rambut sampai rambut Azka berwarna pink.

Azka geram karena dikerjai habis-habisan. Dia melampiaskan kekesalannya pada Maya. Ia menyuruh Maya jadi OB di bekas kantor Fadly, sampai Maya malu dan menangis

Episode 174, Jumat, 3 Juni 2011

Azka meminta Vony menandatangani surat penuntutan Fathiyah atas apa yang terjadi pada Vony. Vony mau tapi dengan syarat Azka menyerahkan 50% hartanya kepadanya.

Azka yang tak mau dipenjara, akhirnya nekat melompat dari jembatan. Fathan-Gibran syok melihatnya.

Episode 175, Sabtu, 4 Juni 2011

Fathiyah mengucapkan terima kasih kepada Fathan yang selalu mencintainya dalam suka dan duka.

Vina terus memojokkan Fathiyah yang membuat Maya menanggung malu karena Fathiyah mengalami kehamilan di luar nikah.

Fathiyah berusaha untuk keluar dari rumah, tetapi Ninin berteriak-teriak untuk mengagalkan usahanya.

Episode 177, Senin, 6 Juni 2011

Vina dan Kepala Desa tampak berdiri di halaman rumah sambil membagi-bagikan bungkusan berisi sembako pada beberapa warga yang sudah masuk ke halaman dengan tujuan agar mereka memilih Hartawan ketika pemilu.

Seorang warga marah saat pintu rumahnya diketuk seseorang. Tenyata orang tersebut adalah Vina yang sedang membagikan uang agar mereka memilih pasangan Hartawa dan Vina dalam pemilu.

Episode 178, Selasa, 7 Juni 2011

Semua orang kaget saat melihat ternyata isi amplop di tangan Fathiyah hanya berisi daun. Fathiyah yang melihat tanah warga telah menjadi kering, mengajak semuanya sholat untuk minta hujan.

Sementara itu, Vony diam-diam masuk ke rumah kontrakan Maya untuk meracuni makanan mereka.

Episode 179, Rabu, 8 Juni 2011

Semua orang bingung karena Fathiyah tidak bisa membacakan kata sambutannya di atas panggung.

Akhirnya diam-diam Vina berbuat jail dengan cara meletakkan kecoak di dekat kaki Maya. Maya pun kaget.

Episode 180, Kamis, 9 Juni 2011

Warga kaget dan marah saat Fathiyah mengakui kalau dia bukanlah guru yang ditugaskan untuk mengajar di desa mereka.

Fathiyah dan Fathan menyelengggarakan pesta pernikahan di lapangan desa. Vina yang tak rela, berusaha keras menyabotase pesta pernikahan itu.

sumber: (Terima kasih dan kredit diberikan kepada
http://www.mdentertainment.net/
http://niazuramaria.blogspot.com/
and all sources for the information and pictures)

8 comments :

sweety smile said...

critanya kok ga kyak dlu yg lcu lg skrg ? kok mlah yang sdih"an gtu ?bgusan dlu lcu"an ..yg ad fathan, fathiyah, yoga, ninin, dan vina ..

SM. said...

cerita yang mbulet dan menyebalkan. TITIK.

dhe_giell said...

kapan sich maya tau kalau fathiyah itu anaknya,,,,,oy kalau bisa ceritanya lebih lucu age n jgn sampai habis2,,,ok

Leny sweety said...

kpan sich fathan tuh tau klau yg sbnarnya slah itu vina bkn fatiyah
and kapn yach fathan dan fathiyah itu menikah?ksihan mau nikh g jdi pkoknnya apapun yg trjdi aku ttap suka koq sma DIA ANAKKU aku ska bangetz ma critanya pa lgi pmainnya bgus" bangetz,pkoknya yg pzty aku mnta lbih seru and lbih lucu agie key and critannya jngn cpat hbis" okey.............

Leny sweety said...

aku makin suka aja dech sama dia anakku soalnya makin lucu aja and bagus bangetz aku jdi gak sabar ingin nnton kira2 kpan yach fathan dan fatiyah itu menikah??? pkoknnya crtinya okey abizz. crtinya jngan cpt hbiez dech pkoknnya and yg psti tmbah lucu and seru aja semoga sukses yach................

rasma said...

episode terakhir kapan...krn udah banyak yg ninggalin tuch flem...krn kayak flem tersanjung aja...jng sampai kayak cinta fitri,bru selesai ni mlm...

Leny sweety said...

kok critanya jd kyak gni cih msak critnya sdih2an trus jd mles ngliatnya kpan cih kbhongan vina tuh akan trbngkar smunya,yg kumau fatan and fatiyah tuh nikah bneran msak nikahnya bhongan ja jdnya ga seru dech,msak fatiyah kna pnyakit knker otak prcya ja gtu di bhongin ma vina voni............
jd ga asyik deh and ga seru kyak dlu
msak fatiyah kalah trus sma vina dan voni mles buangetzzz lhatnya klau kyak gtu, truss msak vina and voni yg slalu mnang

ajjoss said...

kenp ya,mulainya selalu telat?amp 19.15 mnt.

Online Visitors

Thank you for dropping by