Monday, November 30, 2009

EPISODE 112 & 113 - SAMBUNGAN SINETRON SEKAR PADA 30/11/09: SYIFA MENJADI BUTA DALAM EPISODE 113


Sinetron Sekar mula menemui penonton pada 23 Jun 2009 pukul 2.00 petang dan 11.00 malam setiap hari Isnin hingga Jumaat dan siaran ulangannya pada keesokan hari pada pukul 4.00 petang - Episode 112 & 113 dari Isnin hingga Jumaat pukul 3.00 petang dan siaran ulangan pada 11.00 malam


Gambar dan Biodata/Profile Pelakon Yang Membintangi Sinetron Sekar:
(Terima kasih dan kredit diberikan kepada http://id.wikipedia.org)

**********************************************************************

Tema Pembukaan Baru Sekar

Sinetron SekarEpisode 112 pada 26 November 2009

Sekar memberitahu keluarga mereka bahawa mereka akan bernikah pada 9 haribulan. Kata Rimba segalanya sudah terkumpul termasuk wang yang mencukupi. Karina dengan tidak rela mengucapkan tahniah kepada mereka. Mirta pura-pura gembira mendengar berita itu juga. Mirta beritahu Karina dia ingin ke rumah sakit. Karina hairan kenapa mamanya ingin pergi ke sana. Doktor memeriksa Mirta yang telah mengadu sakit kepala yang teramat sangat. Dia ingin dirawat lagi walaupun doktor kata dia berada dalam keadaan baik saja. Doktor minta Mirta rehat dahulu sementara tunggu laporan kesihatannya.

Karina minta wang daripada Andrean lagi untuk membayar kos perubatan Mirta di rumah sakit. kata Karina itu adalah untuk mencegah Rimba dan Sekar daripada bernikah. Karina pura-pura menangis dan kata mama mereka tiba-tiba pengsan dan dia bingung kerana mama mereka asyik memanggil nama Rimba saja. Mirta minta Rimba tundakan pernikahan mereka hingga dia sembuh. Sekar mendapat tahu mama Rimba pengsan. Kata Rimba mamanya lemah. Sekar rela tunggu hingga mama Rimba sihat untuk menghadiri majlis pernikahan mereka. Karina gembira rancangan mereka berhasil. Dia beritahu mamanya Rimba dan Sekar telah batalkan pernikahan mereka. Di rumah sakit, Sekar hairan mama Rimba kelihatan begitu sihat tetapi menurut Rimba mamanya sedang sakit. Sekar tidak faham. Mirta pura-pura baring dan kelihatan sakit apabila Rimba dan Sekar tiba. Kata Mirta dia tidak dapat berjalan. Dia cuba berdiri tetapi dia tidak kuat. Rimba minta mamanya sabar saja dan harap-harap mamanya cepat sembuh.

Sekar cuba menjelaskan apa yang sebenarnya berlaku kepada Mirta tetapi Rimba rasa marah kepada Sekar dan kecewa terhadapnya dan Rimba salah faham. Sekar jelaskan kepada mamanya dia tidak berniat langsung berfikiran jahat tentang Mirta. Di penghujung episode 112 menceritakan Rendra dan Syifa menunjukkan bukti kepada Rimba bahawa mama Rimba pura-pura sakit. Bagaimanakah kesudahan cerita ini?
Video klip sinetron Sekar Episode 112


Sambungan kisah sinetron Sekar Episode 112 Part 1


Sambungan kisah sinetron Sekar Episode 112 Part 2


Sambungan kisah sinetron Sekar Episode 112 Part 3

**********************************************************************
Sambungan kisah sinetron Sekar Episode 113


Sambungan kisah sinetron Sekar Episode 113 Part 1


Sambungan kisah sinetron Sekar Episode 113 Part 2


Sambungan kisah sinetron Sekar Episode 113 Part 3


Sambungan kisah sinetron Sekar Episode 113 Part 4


Sambungan kisah sinetron Sekar Episode 113 Part 5


Sambungan kisah sinetron Sekar Episode 113 Part 6

**********************************************************************
(Terima kasih dan kredit diberikan kepada Astro Prima, http://www.rcti.tv, Sinemart, http://id.wikipedia.org dan semua pihak atas semua sumber atas maklumat dan gambar sinetron Sekar)

EPISODE 37 (Dewi Bulan) - SAMBUNGAN KISAH SINETRON SI CANTIK DAN SI BURUK RUPA PADA 30 NOVEMBER 2009 PUKUL 2.00 PETANG DI TV3


Sambungan kisah sinetron Si Cantik dan Si Buruk Rupa Episode 37 yang berjudul Dewi Bulan

Sinopsis Si Cantik dan Si Buruk Rupa Episode 36 pada 30 November 2009

Tia diminta beristirehat dahulu sementara Kendil mencari makanan. Tia ternampak kupu-kupu yang cantik berjalan mengikuti arah kupu kupu hingga ia terperosok dan jatuh ke sebuah lubang. Kendil tidak tahu di mana perginya Tia. Kencil panik mencarinya dan menjerit nama Tia. Tia memanggil-manggil nama Kendil dan dia tersesat dalam hutan. Kendil di halau apabila dia cuba bertanyakan tentang Tia. Semua orang di desa itu takut melihat Kendil dan mintanya pergi dari situ.




Di desa itu, semua warga panik, diantara mereka seorang peramal dan kepala suku. Terjadinya padi-padi yang hangus terbakar serta sawah yang mengering dan hal lainnya membuat warga semakin yakin akan ramalan sang peramal tentang kutukan Dewi Bulan.


Sang peramal menawarkan solusi untuk mencegah kutukan itu, yaitu dengan menikahkan Dewi Bulan dengan Datu, putra kepala suku yang sudah mempunyai kekasih bernama Inar.

Ternyata dibalik semua bencana di desa itu. Sang peramallah yang merancangkan semua ini. Demi meningkatkan kesaktiannya, dia harus menikah dengan gadis tercantik di desa itu, pilihannya jatuh pada Inar, kekasih Datu. Untuk memisahkan mereka Datu harus dijodohkan dengan orang lain, Sang Peramal pun mencari orang untuk dijadikan Dewi Bulan seperti rencananya.

Tepat saat bulan purnama, yang diramalkan Dewi Bulan akan muncul, Ayah Datu, kepala suku dan Sang Peramal melihat seorang wanita tertidur di sebuah batu besar, dibawah bulan purnama. Sang Peramal memanfaatkan saat itu, dia mengatakan bahwa itulah Dewi Bulan. Padahal itu Tia yang tersesat. Mereka lalu menyambut dan membawa Tia ke rumah kepala suku. Tia cuba menjelaskan bahawa dia bukan Dewi Bulan tetapi mereka tidak mempercayainya. Tida tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Datu pergi menemui Inar dan mintanya jangan menangis. Mereka tidak mahu kehilangan satu sama lain. Sang peramal muncul dan Inar ditangkap. Inar disebat dengan teruk. Datu cuma dapat melihatnya dan tidak terdaya untuk membuat apa-apa. Sang Peramal kata kepada Inar sekiranya dia bernikah dengannya semuanya pasti tidak akan terjadi dan dia tidak akan diseksa tetapi Inar kata lebih baik dia mati daripada harus bernikah dengannya.


Kendil terjumpa Inar dan Inar menceritakan apa yang sedang berlaku. Kendil pergi ke rumah kepala suku dan menjumpai Tia di situ tetapi amat merbahaya untuk Kendil menyelamatkannya pada waktu itu. Tia minta Kendil datang kembali lagi untuk selamatkannya pada waktu yang lebih sesuai. Sewaktu kepala suku hendak menikahkan Datu dengan Tia, Sang Dewi Bulan asli datang dan membongkar rancangan Sang Peramal. Kisahnya bersambung...


Sambungan kisah Si Cantik dan Si Buruk Rupa Episode 37



Sambungan kisah Si Cantik dan Si Buruk Rupa Episode 47: Dewi Bulan Part 1


Sambungan kisah Si Cantik dan Si Buruk Rupa Episode 47: Dewi Bulan Part 2


Sambungan kisah Si Cantik dan Si Buruk Rupa Episode 47: Dewi Bulan Part 3


Sambungan kisah Si Cantik dan Si Buruk Rupa Episode 47: Dewi Bulan Part 4



Gambar-gambar Inar, Datu, Kendil dan Tia dalam Episode 37 Si Cantik dan Si Buruk Rupa berjudul Dewi Bulan.

***********************************************************************
(Terima kasih dan kredit diberikan kepada TV3, http://sinemart.com, dan semua pihak atas sumber maklumat dan gambar)

Online Visitors

Thank you for dropping by