Friday, March 1, 2013

Episode 1 - 12 (1 Mac 2013) - Sinetron Ali James Bon mula menemui penonton pada 18 Februari 2013 setiap hari pukul 17.00 WIB di MNCTV



Dibintangi oleh/Pemain:

SHIREEN SUNGKAR; IBNU JAMIL;HARLAN CHANIAGO HELMI;

Sinopsis Global

Namanya Ali (Ibnu Jamil). Anak muda ini tinggal di masjid Ar-Rohman, sebagai penJaga Masjid, sekaligus Tukang Kebon milik Haji SUKUR (Zainal Abidin Domba). Itu sebabnya dia dijuluki ALI JAMES BON/Ali si Penjaga Mesjid dan Tukang Kebon.

Awalnya Ali anak orang kaya. Sarbini (Akri Patrio), sang ayah, adalah seorang pebisnis sukses, namun karena tergiur menjadi anggota legislatif, ia mencalonkan diri menjadi Calon Legislatif (Caleg) tanpa berbekal wawasan politik sedikit pun. Dukungannya tidak mendapat dukungan dari siapapun, jangankan masyarakat, keluarganya sendiri pun tidak mendukungnya. Namun, Sarbini tetap nekad karena ada desakan pihak tertentu yang menghasutnya untuk tetep maju dan yakin terpilih menjadi anggota dewan. Sarbini tidak terpilih. Uang yang sudah dihambur-hamburkan saat kampanye menjadi sia – sia. Akhirnya ia tinggal di rumah petak kontrakan milik Syukur, musuh bebuyutannya.

Maya (MERIAM BELLINA), istri Sarbini yang matre jadi sering marah – marah sehingga membuat Sarbini pusing dan kesal. Walaupun miskin, Maya tetap berpenampilan glamour dan sok kaya.

Ali terpaksa berhenti kuliah., akhirnya ia bertemu Ustadz Restu dan diberi nasehat agar tegar dan kuat menghadapi cobaan. Akhirnya Ustadz nawarin Ali utuk kerja sebagai penjaga mesjid sekaligus tukang kebon. Ali juga bisa belajar agama dan menenangkan diri. Pewakaf masjid itu memberi nama tambahan James Bon, artinya Penjaga mesjid dan tukang kebon

Ali merasa lebih adem dan lebih tenang tinggal di Masjid terlebih lagi ia mengenal seorang wanita yang sangat cantik dan baik hati, Jamila (Shireen Sungkar). Ternyata Jamila adalah anak Haji Syukur, pemilik masjid, sekaligus ketua yayasan yang. menyebalkan. Hubungan Ali dengan Jamila kian berkembang. Dari rasa simpatik, menjadi teman dan dari teman merebak ke arah yang lebih serius. Namun Jamilah sudah dijodohkan kepada Helmi (Harlan Chaniago), yang mengaku lulusan Kairo. Padahal Jamila nggak suka sama helmi. Selain kelulusannya meragukan sifatnya juga sombong tidak jauh beda dengan Haji Syukur, ayahnya. Perjalanan cinta Ali dan Jamilah ibarat berjalan di atas hamparan duri. Mereka mendapat tentangan tajam dari Helmi dan Syukur. Terlebih setelah Syukur tahu bahwa Helmi adalah anak Sarbini, musuh bebuyutannya.

Tapi, Ali adalah pemuda tangguh yang tegar, ia tetap menghadapi semua tantangan. Berhasilkah Ali memperjuangkan rasa cintanya kepada Jamilah? Saksikan cerita selengkapnya dalam “Ali James Bon” di MNC TV.

Episode 01, Senin, 18 Febuari 2013

Ali sedang jalan. Pakai pakaian muslim. Dari arah belakang tampak dua buah motor gede sedang melaju searah dengan Ali. Kedua motor itu berpenumpang empat pemuda keren. Mereka tertawa-tawa, membunyikan klason kenceng-kenceng. Ali kaget. Ali dan Ustadz Restu sedang duduk berdua. Ali menunduk, menceritakan masalahnya bahwa dia jenuh dan tidak betah di rumah. Ustads Restu bilang bahwa Semua orang pasti diuji dengan macam bentuk dan kadarnya, dia juga bilang untuk tidak putus asa dan lalui dengan sabar dan ihlas. Ali sedih.

Episode 02, Selasa, 19 Febuari 2013

Helmi sedang kebingungan, sibuk mencari-cari sesuatu. Buka laci, buka lemari, longok bawah meja dan sebagainya. Pak Gondo yang sedang duduk baca Koran di ruang tamu merasa heran dengan sikap Helmi yang sibuk tidak jelas itu. H.Sukur dan Helmi sedang jalan ke mesjid. Saat hendak melewati Rumah Sarbini dia melihat Sarbini sedang melamun. Lalu H. Sukur keluarin duit. Helmi merasa heran.

Episode 03, Rabu, 20 Febuari 2013

Sarbini berdiri di teras rumahnya. Pakaiannya mentereng, seolah ingin pergi ke kantor. Ia mengenakan dasi, bawa tas kerja. Fika keluar dari dalam rumah, heran liat penampilan Sarbini. Maya juga muncul dan memperhatikan Sarbini. Maya curiga. Sementara itu, Ali sedang berdiri bersandar pada tiang mesjid. Wajahnya sendu. Diam tak bicara sepatah kata pun. Namun, pikirannya berfikir soal perkataaan ibunya bahwa ia tak cocok tinggal di masjid. Ali sedih

Episode 04, Kamis, 21 Febuari 2013

Fika hendak melangkah masuk ke rumah. Namun, langkahnya terhenti, karena melihat mamanya sedang terima duit dari Kobar dan Iwan. Mereka tampak sedang transaksi. Kobar dan Iwan kemudian pergi. Fika curiga. Sarbini sedang duduk bersandar pada kursi di teras rumah, menikmati kegalauan pikirannya. Fika muncul dari dalam, perlahan mendekati Sarbini.

Episode 05, Jumat, 22 Febuari 2013

Di depan rumah Sarbini,Sarbini melihat Kobar dan Iwan sedang asik tidur di kursi tamunya. Sarbini yang kesal buru-buru masuk kedalam rumah, lalu kembali membawa segayung air dan langsung menyiram keduanya. Kobar dan Iwan kaget. Sarbini kesal, karena Maya lagi-lagi meminjam uang pada pihak rentenir. Ali pun menyuruh Sarbini dan Maya untuk kembali ke jalan yang benar, untuk sholat, namun Sarbini dan Maya malah marah-marah.

Ali James Bon Episode 1

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 
 
Ali James Bon Episode 2

Preview Ali James Bon Episode 2
  
Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 

Ali James Bon Episode 3

Preview Ali James Bon Episode 3

  Part 4

Ali James Bon Episode 4

Preview Ali James Bon Episode 4

 Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 

Ali James Bon Episode 5

Preview Ali James Bon Episode 5

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4

Ali James Bon Episode 6

Preview Ali James Bon Episode 6

Episode 08, Senin, 25 Febuari 2013

H.Sukur bersikeras untuk mendapatkan perawatan dirumah sakit yang lebih baik. Asnah meminta perawat untuk menengankannya dan seorang perawat datang dengan alat penyuntik dan menyuntik Sarbini juga H.Sukur. Tak lama keduanya menguap dan tertidur, barulah semua bisa bernafas lega. Warga Warga kampung dari berbagai penjuru menuju kesebuah arah yaitu tempat H.Syukur dan Sarbini berseteru. Warga mengabari Ustad Restu dan Pok Lulu untuk menghentikan perseteruan mereka. Ustad dan Pok Lulu Kaget, kemudian Ustad bergegas mengikuti.

Ali James Bon Episode 8
 
Part 1 / Part 2 / Part 3

Episode 09, Selasa, 26 Febuari 2013

Ali pulang menuju rumah, ia dikejutkan dengan benda-benda beterbangan dari dalam rumah. Tak lama berselang, Sarbini keluar sambil lari dan langsung tiarap. Sarbini belum sempat jawab pertanyaan Ali, tiba-tiba sebuah piring hampir saja melayang mengenai Ali. Rupanya Sarbini dan Maya bertengkar. Maya menginginkan supaya Sarbini kerja dan mulai berusaha mencari uang. Melihat istrinya teriak sambil mengangkat panci yang siap dilempar ke dirinya, Sarbini langsung lari menjauh.

Ali James Bon Episode 9

Preview Ali James Bon Episode 9

Episode 10, Rabu, 27 Febuari 2013

Maya menghampiri Sarbini yang duduk termangu di luar. Ia membawa Piring ikan dengan asap yang mengantar selera dan memang sengaja Maya lakukan depan Sarbini.. Dan tentu saja itu sangat menyiksa perut lapar Sarbini yang langsung berbunyi. Rupanya Maya masih belum mengijinkan Sarbini masuk ke dalam rumah. Sementara itu, Umi tampak girang mengetahui kala Rohaya menikah dengan Rojak bukan dengan Bilal. Umi segera menghubungi Bilal melalui handphone.

Episode 11, Kamis, 28 Febuari 2013

Ujang Hansip belagak seperti dukun. Duduk bersila sambil komat kamit membaca mantera. Tiba-tiba Iwan dan Kobar menunjuk ke satu arah. Mereka melihat di kejauhan ketika Menis berjalan menuju mereka. Iwan dan Kobar nampak kesenangan. Awi dan teman-temannya baru pulang mengaji bersama. Seperti biasa, sambil jalan beriringan mereka sambil menyanyi. Tetapi tiba-tiba lagu mereka terhenti ketika melihat Asep Endut yang datang dan menghalangi jalan. Dandanannya rapih dengan rambutnya klimis. Lagi-lagi ia membawa setangkai bunga. Rina ketakutan.

Episode 12, Jumat, 1 Maret 2013

Rojali menghentikan langkahnya ketika melihat Diego, Jambul dan Bobon. Diego beranjak dari duduknya lalu memperkenalkan Bobon pada Rojali. Bobon dan Jambul diam dan merasa takut. Udin dengan gaya nya keluar dari mobil Bilal. Udin tersenyum melambai ketika melihat Diego.Diego terkejut ketika melihat kedatangan Udin.



sumber: (Terima kasih dan kredit diberikan kepada
http://www.mdentertainment.net/
Danielwan001 Channel
dan semua pihak atas sumber maklumat dan gambar)

Thursday, February 28, 2013

Sinopsis Episode 58 (28 Februari 2013) - Sinetron Aliya menemui penonton di Slot Sinetron TV3 pada 21 November 2012 jam 2.00 petang setiap Isnin - Khamis

Pemain Sinetron Aliya

Dea Annisa sebagai Aliya
Irwansyah sebagai Gilang/Galang
Billy Davidson sebagai Faris
Afifa Syahira sebagai Marina
Gege Elisa sebagai Gisha
Marchia Caroline sebagai Bu Mutia
Primus Yustisio sebagai Pak Hendry
Shandy Isabella sebagai Dita
Jihan Fahira sebagai Shinta
Restu Sinaga sebagai Wisnu
Gunawan sebagai Anjar
Natasha Dewanti sebagai Winda
Marini Burhan sebagai Laila

Lagu Tema: Menyambut Janji
Penyanyi: Letto
Cerita & Skenario: Ina Rosamaya
Sutradara: Maruli Ara & Doddy Djanas
Produser: Titin Suryani
Produksi: Verona Pictures © 2011
Tayang: Mulai 21 November 2012
Jadwal Tayang: Setiap hari Isnin - Khamis di Slot Sinetron TV3

Sinopsis Global

ALIYA adalah sosok gadis baik dan jujur yang lahir dari pernikahan Anjar dan Shinta. Sayang, kisah hidup Aliya tidaklah semanis wajahnya. Berbagai konflik selalu menghiasi perjalanan hidup Aliya, termasuk masalah keluarga dan cerita kisah cintanya yang tragis.

Gadis malang itu harus merasakan kehidupan dalam penjara, karena dituduh membunuh Gilang, kekasihnya. Aliya menganggap lika liku kehidupan itu adalah sebuah pengorbanan untuk ibundanya. Di sisi lain, karena Gilang telah tiada, Aliya menganggap tidak ada lagi laki-laki lain yang dia cintai.

Bagaimana kisah selanjutnya? Apakah Aliya akhirnya mengetahui bahwa Shinta adalah ibu kandungnya? Mungkinkah Shinta akan kembali bersatu dengan Anjar? Lantas, kepada siapa Aliya akan melabuhkan cintanya? Fariz yang benar-benar mencintainya atau Galang yang mirip Gilang mantan kekasih Aliya?

Sinopsis ringkas penghujung Episode 57 sebelum bersambung dalam Episode 58 pada 28 Februari 2013

Anjar begitu gembira melihat Mutia masih hidup lalu dia memeluk Mutia. Anjar bersyukur kerana Mutia terselamat. Anjar tanya bagaimana Mutia dapat selamat. Menurut Mutia ceritanya panjang. Kata Mutia nanti dia akan ceritakan pada Anjar.

Mutia: Tapi sekarang kamu jangan senang dulu. Aliya diculik oleh perempuan licik ini (Kata-kata Mutia ditujukan pada Sandra yang juga berada di situ).
Sandra tanya pada mereka berdua apakah sudah cukup mereka lepaskan kerinduan mereka. Anjar tanya Sandra apa yang dia lakukan terhadap anaknya, namun jawab Sandra dia tidak akan melakukan apa-apa pada Aliya selagi Mutia akan menandatangai surat perjanjian yang ada dengannya itu.
Mutia: Saya gak akan menandatangani surat itu karna Marina udah bikin anak saya cacat. Anak saya gak bisa jalan.
Anjar: Mutia, saya mohon sama kamu. Tolong tandatangani semuanya. Usah diperpanjangkan masalah ini. Dendam dengan dendam tidak akan menyelesaikan masalah. Yang terpenting adalah kamu dan Aliya sihat dan selamat. Itu udah lebih cukup buat saya. Usah bikin permasalahan baru lagi.
Mutia: Enggak mas, saya bukan seperti kamu yang bisa dikendalikan orang begitu saja. Enggak!!

Sambil Mutia menoleh ke belakang memandang wajah Sandra dia berkata bahawa dia akan membalas perbuatan mereka.Mutia juga ingin melihat Marina hidup menderita dan dengan suara yang tinggi, Mutia berkata Marina akan mendapat hukuman yang setimpal.
Sandra menganggap Mutia seorang perempuan yang begitu keras kepala. Sambung Sandra lagi Mutia cuma perlu menandatangani surat itu dan anaknya akan selamat.
Sandra: Sayang nggak sih sama anak kamu? Mau selamat nggak, Aliya?
Bersambung...

Sambungan sinopsis ringkas Aliya Episode 58

Sandra suruh Mutia segera menandatangani surat tersebut. Namun jawab Mutia "Nggak akan". Anjar mohon pada Mutia agar selesaikan masalah itu dengan baik-baik. Tetapi menurut Mutia dia tidak akan pernah menandatangani surat itu. Sekali lagi Sandra cuba memaksa Mutia untuk melakukannya. Kata Mutia kenapa harus anaknya yang jadi korban dalam hal itu. Kata Sandra gara-gara Mutia menyebabkan Marina kehilangan satu janin dalam kandungannya. Sandra mengancam Mutia anaknya, Aliya akan mati kalau Mutia enggan menandatangani surat itu. Anjar sekali lagi mohon pada Mutia. Kata Anjar untuk apa Mutia buat semua itu kalau itu akan melukakan Aliya.

Mutia akhirnya bersetuju untuk menandatangani surat itu. Tetapi apabila surat itu diberikan kepada Mutia, Mutia mengoyakkannya dan membaling surat tersebut ke arah Sandra. Kata Mutia dia tidak akan pernah menandatangani surat itu sampai kapan pun. Malah dia ingin menyakiti Marina dan biarkan Marina mendapat hukuman setimpal dengan apa yang dilakukannya. Mutia suruh Anjar mencari Aliya saja. Sandra menelefon konco-konconya tetapi hpnya tidak aktif.

Mutia tidak mahu menandatangani surat itu kerana menurutnya Sandra juga tidak akan dapat menjamin keselamatan Aliya. Oleh itu sambung Mutia lagi lebih baik mereka mencari Aliya saja. Aliya menelefon Anjar sambil menangis-nangis ketakutan. Tiba-tiba hp Aliya terjatuh disebabkan ketidak seimbangan perjalanan lori yang Aliya berada. Mutia dan Anjar menyusul mencari Aliya.

Dana ingin mengambil salinan tes DNA. Dalam hati Dana dia tahu Anindita sudah mengambilnya terlebih dahulu. DAna pergi menemui Dita untuk mengambil tes tersebut. Dana mencari tes DNA tersebut dan akhirnya dia menjumpainya di laci kamar Dita. Kata Dita ternyata Dana berbohong dan ayah anak yang dikandung Marina adalah Dana. Terus ikuti Aliya dalam episode yang semakin mencemaskan ini..


Sinopsis ringkas penghujung Episode 58 sebelum melangkah ke Episode 59 yang akan disiarkan pada 1 Mac 2013

Gisha menerima panggilan dari Oma Puspa. Oma Puspa memberitahu Gisha bahawa Hendri terus mengiggau nama Gisha dan sepertinya dia hendak ketemu sama Gisha.
Oma Puspa: Kamu bisa nggak sekarang ke rumah sakit? Hello Gisha? Kamu bisa nggak?
Kata Gisha dia nggak bisa.
Oma Puspa: Er... ya.. ya. oma ngarti sekarang udah malam ya? Ok gini aja. Kalau kamu nggak bisa datang sekarang, besok pagi juga nggak apa-apa. Kamu usahakan ya?
Gisha: Oma, maaf tapi Gisha benar-benar nggak bisa, oma. Walaupun malam atau pagi-pagi tapi Gisha tetap nggak bisa, oma.
Oma Puspa: Tapi Gisha..
Gisha: Gisha minta satu hal sama oma. Jangan pernah menghubungi Gisha lagi. Gisha nggak mahu berhubungan dengan oma, Kak Dana dan Om Hendri. Maaf, ya oma.. Makasih.
Oma Puspa: Hello.. Hello Gisha?
Apabila panggilan ditamatkan, Oma Puspa berasa marah dan dia memanggil Gisha anak tak sedar diri, naik kepala pula. Awas dia.. begitulah kata-kata Oma Puspa.



Babak yang lain menceritakan Anjar dan Mutia pergi menemui Shinta dan Wisnu. Shinta mempelawa mereka masuk ke dalam dahulu namun Anjar kata "nggak usah bu, saya di sini aja" Anjar dan Mutia ingin berhenti bekerja.
Anjar: Saya ingin bicara sama ibu dan bapak.  Saya mengundurkan diri dari pekerjaan saya di sini sebagai supir bapak dan istri saya ingin behenti sebagai pembantu rumah. 
Wisnu: Kenapa? Padahal kamu udah cocok banget dengan pekerjaan kalian. Dan kalian udah kami anggap sebagai keluarga kami sendiri. Apa lagi kita berhasil melewati masalah keluarga kita bersama-sama.
Mutia: Saya rasa keputusan kita keluar dari rumah ini yang terbaik, pak. Karna yang terpenting Aliya sekarang butuh perhatian kita.
Anjar: Ya, pak. Kami berdua ingin merawat Aliya sampai sembuh.
Wisnu: Sebenarnya saya berat harus melepaskan kalian.Tapi kami nggak mungkin memaksa kalian tinggal di sini. Maaf tapi saya harus buru-buru ke kantor. Tapi kalo kalian butuh apa pun hubungin kami karna kalian udah kami anggap seperti keluarga kami sendiri, ya!


Setelah Wisnu beredar dari situ hendak ke kantor, Anjar minta diri untuk pergi dari situ. Sewaktu Mutia dan Anjar hendak pergi, Shinta memanggil mereka.  
Shinta: Kalian benar-benar mau keluar? 
Mutia: Kamu pikir kami main-main, Shinta? Atau jangan-jangan kamu mau mencari masalah sama saya? Iya?
Shinta: Enggak-enggak bukan itu, Mutia. Cuma aku bingung apa yang menyebabkan kalian keluar dari rumah saya. Terima kasih untuk semuanya karna kalian udah banyak membantu saya dan suami saya. 
Anjar mendoakan semoga keluarga Shinta akan selalu bersatu dan Anjar juga minta maaf seandainya dia ebrsalah. Kata Anjar, Pak Wisnu adalah seorang yang baik dan dia tidak mahu mengecewakannya. Sekali lagi Shinta mengucapkan terima kasih pada mereka berdua. 


Shinta memanggil nama Mutia lalu dia terus memeluk Mutia.  
Shinta: Terima kasih ya, Mut. Apa pun yang telah terjadi, saya tetap terima kasih dan saya juga minta maaf kalo saya pernah menyakiti hati kamu. 
Mutia melepaskan pelukan Shinta dengan perasaan yang kurang menyenangkan di hatinya lalu beredar dari situ bersama Anjar. Mutia tidak pernah berasa senang dengan keberadaan Shinta.  

Babak akhir Episode 58 menceritakan bahawa Marina dibebaskan dari penjara. Marina merungut kerana tiada yang menjemputnya keluar.  Marina mencari-cari di mana perginya Sandra. Marina menelefon Sandra dan tanya di mana Sandra berada. Marina juga tanya kenapa dia tidak menjemputnya keluar. 
Marina: Aku lagi hamil, tante. Kalo misalnya  si perempuan gila tiba-tiba jebak aku, gimana? Tante jahat ya sama aku?
Sandra muncul dari belakang Marina. Marina kaget.  Kata Sandra dia selalu mencari masalah. 

 
Sandra: Sekarang masalah kamu jadi banyak gara-gara ulah kamu sendiri. 
Tetapi menurut Marina dia tidak suka mencari masalah tetapi kalau ada orang gila terus berdendam dengannya, dia harus berbuat apa.  Tanya Marina pada Sandra. 
Sandra: Dengar, ya. Ini kali terakhir kamu mencari masalah dan repotin tante.  Kalo sekali lagi kamu bikin msalah, tante nggak akan segan-segan membiarin kamu dan peduli sama kamu. 
Sandra juga mengatakan rasa muaknya dengan kelakuan Marina. Kalau bukan kerana bayi Gilang dia tidak akan peduli. Sambung Sandra lagi dia nggak akan mengotorkan tangannya dengan melakukan hal konyol buat Marina. Marina berjanji pada Sandra dia tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Sandra beredar dari situ.

Dita mencari Sandra di rumahnya dan tanya Marina padanya kenapa dia berada di situ. Dita mahu tahu apa hak Marina untuk melarangnya ke situ.
Dita: Apa aku nggak boleh ketemu sama calon mertua gue?
Marina: Calon mertua? Dengar ya, sebentar lagi Galang akan jadi suami gue. Jadi kamu jangan suka mengharap. 


Marina mengusir Dita pergi dari situ  dengan segera.
Dita: Pergi? Berani banget kamu mengusir gue. Iya kasihan banget ya loe. Mengharap-harap jadi istrinya Galang. Padahal Galang pun nggak penah menganggap kamu jadi calon istrinya. 


Sambung Dita lagi tuan rumah pun diam saja kenapa pula Marina juga yang meradang.  Dita mengingatkan Marina lagi bahawa dia cuma menumpang di situ. 

Episode 58 berakhir dengan Marina berasa geram mendengar kata-kata Dita. Bersambung dalam Episode 59.

Sinetron Aliya Episode 58 pada 28 Februari 2013

Sinetron Aliya Episode 58 Part 1

Sinetron Aliya Episode 58 Part 2

Sinetron Aliya Episode 58 Part 3

Sinetron Aliya Episode 58 Part 4-4

Terlebih dahulu saya ingin meminta maaf kerana terdapat banyak kesilapan dalam ejaan, struktur ayat dan tatabahasa sewaktu saya menulis sinopsis ini. Terima kasih kepada semua yang telah singgah di sini.

sumber: (Terima kasih dan kredit diberikan kepada
http://www.sctv.co.id
http://www.tv3.com.my/
http://id.wikipedia.org/ 
SenCy_TVkoe:  http://www.lautanindonesia.com/
http://clorofilawards.wordpress.com
 http://pangeran229.wordpress.com/
http://niazuramaria.blogspot.com/
lynnalynn01 Channel
dan semua pihak atas sumber maklumat dan gambar)

Online Visitors

Thank you for dropping by